MerahPutih.com - Kekeringan yang melanda Kabupaten Kulonprogo dan Gunung Kidul di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bertambah parah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY telah meminta tambahan bantuan air bersih kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Tambahan air dibutuhkan guna menghadapi kekeringan yang masih berlangsung hingga beberapa pekan kedepan.
Kepala BPBD DIY Kido Suprayitno mengatakan, pihaknya sudah meminta bantuan sekitar lima ribu tangki air ke BNPB. "Sudah kami minta minggu lalu. Untuk semua daerah DIY yang mengalami kekeringan," kata Krido di Kantor DPRD DIY, Rabu (6/10).
Pihaknya meminta bantuan ini dikarenakan dana untuk bantuan air bersih yang berasal dari Pemda DIY telah habis dalam beberapa hari kedepan. Padahal kemarau diprediksi masih berlangsung hingga akhir September.
"Puncaknya kekeringan diprediksi awal September ini. Banyak embung yang sudah mengering. Kami butuh bantuan dari luar pemda," tandasnya.
Hingga kini, sudah ada sekitar seribu tangki air bersih yang sudah disalurkan ke seluruh wilayah DIY sejak awal Agustus lalu.
Data terkini, ada sekitar 12 ribu warga di 17 desa yang terletak di empat kecamatan di Kabupaten Kulonprogo yang terdampak kekeringan.
Sementara itu, di Gunung Kidul ada 132.681 warga yang tersebar di 44 desa atau 331 dusun yang kesulitan air bersih. (*)
Berita ini merupakan laporan dari Teresa Ika, kontributor Merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya pada artikel: Kisah Bule Amerika Yang Nyicipin Jadi Abdi Dalem Keraton Yogakarta