Atasi 'Jet Lag' dengan Konsumsi Makanan ini

Febrian AdiFebrian Adi - Senin, 11 September 2023
Atasi 'Jet Lag' dengan Konsumsi Makanan ini

Konon cabai dan cokelat bisa mengurangi jet lag dan meningkatkan kualitas tidur pada penumpang jarak jauh. (Unsplash/alvito danendra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT kembali dari perjalanan luar negeri, hal yang paling membuat lelah adalah potensi mengalami jet lag. Kondisi yang membuat seseorang merasa kelelahan, mengantuk pada siang hari namun sulit tidur di malam hari.

Dikutip dari Hindustan Times pada Jumat (8/9), tak ada obat yang bisa menyembuhkan jet lag. Charles Perkins Centre dari Unviversitas Sydney dan maskapai penerbangan Australia Qantas sudah meneliti faktor-faktor seperti menu dalam penerbangan, paparan cahaya, dan olahraga untuk mempelajari bagaimana penumpang merespons perubahan yang terjadi selama jet lag.

Baca Juga:

Kenali Jet Lag agar Perjalanan Lebih Asyik

'Jet Lag' biasa dialami oleh orang yang melakukan perjalanan berbeda zona waktu. (Unsplash/Kevin)

Adapun kesimpulan menarik yang ditemukan adalah makanan yang mengandung bahan-bahan tertentu. Seperti cabai dan cokelat bisa mengurangi jet lag dan meningkatkan kualitas tidur pada penumpang jarak jauh.

“Makanan berprotein tinggi merangsang katekolamin kamu yang biasanya aktif di pagi hari. Itulah yang membangunkan kamu sebelum jam alarm berbunyi dan berfungsi untuk merangsang fase aktif tubuh. Makanan tinggi karbohidrat menstimulasi jalur indoleamine kamu, yang biasanya terjadi pada malam hari siklus sirkadian saat kamu hendak tidur malam,” jelas ahli gizi dan ahli diet Garima Loyal.

Jet lag adalah kondisi fisiologis yang ditandai dengan rasa lelah dan kebingungan setelah melakukan perjalanan jauh saat melintasi beberapa zona waktu yang berbeda.

Berikut beberapa makanan yang bisa membuat kamu tidur lebih nyenyak di perjalanan jauh menggunakan pesawat untuk menghindari jet lag.

Baca Juga:

Jet Lag Bisa Diatasi dan Diantisipasi

Buah pisang bisa jadi salah satu untuk mengurangi rasa 'jet lag'. (Rodrigo)

1. Jahe, bumbu ini sangat ampuh untuk melawan rasa mual saat jet lag dan kamu bisa mendapatkannya dengan membuat teh jahe, kopi jahe, atau mencarinya di pinggir jalan yang menjual susu jahe merah.

2. Pisang, karena asam amino esensial triptofan yang mengurangi waktu yang kamu butuhkan untuk tidur. Selain itu, magnesium dalam pisang membantu mengendurkan otot dan membantu mendapatkan tidur nyenyak.

3. Lemon, untuk mengurangi jet lag tambahkan beberapa tetes jus lemon ke dalam air panas dan minum atau cukup mengonsumsi sepotong lemon saja.

4. Kiwi, mengonsumsi buah ini mentah atau dijus merupakan pilihan terbaik untuk mengatasi jet lag. Karena mengandung serotonin yang diubah menjadi melatonin, hormone yang membantu mendorong tidur. (far)

Baca Juga:

Atasi Jetlag dengan Pola Makan

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan