Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi mengaku terkesan dengan kerja Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID) Pemprov DKI Jakarta yang mampu menekan inflasi pangan pada saat Ramadan dan Idulfitri lalu.
Menurutnya, kinerja Tim TPID patut diapresiasi karena mampu membahas dan mengeksekusi kerja-kerja.
"Inflasi yang begitu rendah, padahal ini momen yang selalu bergejolak. Ini perlu diperlihatkan ke Pemda lainnya, untuk bisa ditiru," kata Rosmaya di Balai Kota, Jakarta, Rabu (5/7).
Ia menjelaskan, dengan rendahnya inflasi, tentunya akan sangat berpengaruh bagi daya beli masyarakat, dengan demikian dapat memenej pengeluaran dengan bijaksana.
"Inflasi Juni-Juli rendah, sehingga daya beli masyarakat ada, mereka juga bisa mengatur pengeluaran dan tidak terpengaruh gonjang-ganjing," terangnya.
Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian DKI Jakarta Sri Haryati mengaku telah melakukan berbagai upaya guna menekan laju inflasi di ibu kota.
Ia mengatakan bahwa kerja sama dengan berbagai pihak menjadi modal utama menjaga kestabilan harga.
"Secara umum kita berusaha, Bagaimana memotong rantai mafia tengkulak, manjaga stabilitas harga, petani, dan produsen tidak dirugikan, itu dibahas dan dilaksanakan dengan baik," katanya. (Fdi)
Baca berita terkait Pemprov DKI Jakarta lainnya di: Djarot: Transaksi Nontunai Bisa Tekan Tindak Korupsi