Headline

Atas Nama Demokrasi, Taiwan Ajarkan Bahaya China kepada Generasi Muda

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 24 Maret 2018
Atas Nama Demokrasi, Taiwan Ajarkan Bahaya China kepada Generasi Muda

President of the All-China Federation of Taiwan Compatriots (ACFTC) Huang Zhixian (tengah) berbicara dalam diskusi grup Taiwan di Beijing (ANTARA FOTO/REUTERS/Jason Lee)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pemerintah Taiwan mulai merancang sebuah gerakan sosial untuk menjaga generasi mudanya dari pengaruh China.

Sebuah lembaga pemerintah Taiwan yang bertanggung jawab terhadap kebijakan dengan China menyatakan, negara itu harus memberikan pengetahuan kepada generasi muda akan risiko yang ditimbulkan jika mereka berada dibawah pengaruh China. Salah satu bahaya yang paling nyata yakni tidak adanya kebebasan atau demokrasi.

Menariknya, kebijakan itu dikeluarkan pada saat hubungan Taipei dan Beijing tengah memburuk. China telah meningkatkan upayanya merebut demografi kunci Taiwan atau generasi muda misalnya menawarkan insentif untuk mendirikan bisnis di China.

China mengklaim Taiwan sebagai wilayah kedaulatannya dan menganggap orang-orang dari pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu sebagai warga negara China.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan membahas opsi parlementer yang baru-baru ini berakhir di China, Dewan Urusan Daratan Taiwan mengatakan pemerintah harus melakukan upaya untuk melawan China yang mencoba untuk menarik bakat personal, seperti siswa dan guru.

"Beberapa anggota dewan mengatakan bahwa pemuda di Taiwan memiliki perasaan besar pada demokrasi dan kebebasan, berbeda dengan lingkungan di masyarakat China daratan yang tidak memiliki perasaan tersebut," katanya, Sabtu (24/3).

"Pemerintah dapat memperkuat dan memamerkan keunggulan Taiwan, dan membantu kaum muda memahami risiko yang mungkin terjadi." Pemerintah Taiwan saat ini bergerak ke dalam kekuasaan dengan bantuan Gerakan Bunga Matahari yang didorong oleh pemuda yang memprotes pakta perdagangan dengan China, sesuatu yang pemerintah Taiwan katakan menarik perhatian China dan mengapa China sekarang berfokus pada pemuda Taiwan.

Sebagaimana dilansir Antara dari Reuters, Taiwan adalah salah satu isu yang paling sensitif di China, dan permusuhan keduanya telah meningkat sejak Tsai Ing-wen dari Partai Progresif Demokrat yang pro-kemerdekaan memenangkan kursi kepresidenan pada tahun 2016.

China khawatir dia ingin mendorong kemerdekaan formal, meskipun Tsai mengatakan dia ingin mempertahankan status quo dan perdamaian.

Presiden China Xi Jinping pada hari Selasa memperingatkan Taiwan akan menghadapi "hukuman sejarah" untuk setiap upaya separatisme yang dilakukan, sebuah peringatan keras ke pulau itu.

China juga marah dengan undang-undang baru Amerika Serikat yang mendorong kontak dan pertukaran antara pejabat AS dan Taiwan meskipun mereka tidak memiliki ikatan formal.

Komitmen AS untuk Taiwan tidak pernah lebih kuat dan pulau ini menjadi inspirasi bagi kawasan Indo-Pasifik lainnya, kata seorang diplomat senior AS di Taipei pekan ini.

Dewan Urusan Daratan mengatakan telah mencatat bahwa para pejabat China telah menggunakan istilah yang "parah" akhir-akhir ini untuk merujuk hubungan di selat Taiwan.

"Perkembangan hubungan masa depan di Selat Taiwan masih penuh tantangan, dan tidak mudah untuk menuju arah yang positif," tambahnya.(*)

#Taiwan #Xi Jinping #Tiongkok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Sinopsis 'The Tao Exorcist', Film Horor Taiwan tentang Ritual Sesat dan Pengusiran Setan
Adegan pembuka The Tao Exorcist langsung menghadirkan teror yang mengusik. Film horor Taiwan ini memadukan ritual sesat, pengusiran setan, dan misteri orang hilang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Sinopsis 'The Tao Exorcist', Film Horor Taiwan tentang Ritual Sesat dan Pengusiran Setan
Dunia
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Terkait keinginan Iran yang mengajukan penundaan (moratorium) pengayaan uranium selama dua dekade, Donald Trump menuntut kepastian yang mutlak.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Dunia
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Selain isu nuklir, Trump menyoroti ketegangan di Selat Hormuz yang mengganggu jalur perdagangan global
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Dunia
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Pertemuan tingkat tinggi ini turut menghadirkan raksasa teknologi AS seperti Elon Musk (Tesla), Jensen Huang (Nvidia), dan Tim Cook (Apple)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Dunia
Xi Jinping Semprot Trump Soal Taiwan, Minta Jangan 'Main Api' Jika Tak Ingin Hubungan AS-China Terbakar
Dalam kunjungan ini, Trump membawa gerbong pengusaha kelas berat Amerika Serikat untuk memperluas ekspansi bisnis
Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Mei 2026
Xi Jinping Semprot Trump Soal Taiwan, Minta Jangan 'Main Api' Jika Tak Ingin Hubungan AS-China Terbakar
Indonesia
Xi Jinping Ingatkan Donald Trump Isu Taiwan Bisa Picu Perang Besar
Selain membahas kedaulatan wilayah, pertemuan tersebut juga menyinggung ketegangan perdagangan dan konflik di Timur Tengah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Mei 2026
Xi Jinping Ingatkan Donald Trump Isu Taiwan Bisa Picu Perang Besar
Dunia
China-Taiwan Panas: Kapal Induk Terdeteksi, 7 Jet Tempur Langgar Zona Udara
Kementerian Pertahanan Taiwan mendeteksinya 24 pesawat dan tujuh kapal angkatan laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) beroperasi dekat wilayah mereka dalam 24 jam terakhir.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 April 2026
China-Taiwan Panas: Kapal Induk Terdeteksi, 7 Jet Tempur Langgar Zona Udara
Indonesia
Belajar dari Taiwan, DPR Ingatkan Bekal Skill dan Sosial PMI Harus Diperkuat
Keberhasilan penempatan pekerja migran tidak hanya ditentukan kebutuhan tenaga kerja, tetapi juga kesiapan sosial, budaya, dan komunikasi antarbangsa.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Belajar dari Taiwan, DPR Ingatkan Bekal Skill dan Sosial PMI Harus Diperkuat
Dunia
China Kerahkan 100 Kapal AL Imbas Pernyataan Kontroversial PM Jepang
PM Takaichi menyatakan Jepang dapat merespons secara militer jika China menyerang Taiwan.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Desember 2025
China Kerahkan 100 Kapal AL Imbas Pernyataan Kontroversial PM Jepang
Indonesia
Trump dan Xi Jinping Bakal Bertemu di Korea Selatan, Kedua Menlu Lakukan Pembicaraan Telepon
Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah meninggalkan Malaysia, Senin pagi seusai menghadiri sejumlah pertemuan di sela KTT Ke-47 ASEAN, di Kuala Lumpur, Malaysia, sejak Minggu (26/10).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Oktober 2025
Trump dan Xi Jinping Bakal Bertemu di Korea Selatan, Kedua Menlu Lakukan Pembicaraan Telepon
Bagikan