Atap Kelas MTs 4 Muhammadiyah di Sragen Ambruk, 8 Orang Luka-luka

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Atap Kelas MTs 4 Muhammadiyah di Sragen Ambruk, 8 Orang Luka-luka

Atap Ruang Kelas MTs 4 Muhammadiyah Bulu di Desa Karanganyar ambruk pada Selasa (12/5). Foto: Unsplash/ROCCO STOPPOLONI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak delapan orang mengalami luka-luka dilarikan ke rumah sakit akibat atap Ruang Kelas MTs 4 Muhammadiyah Bulu di Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, ambruk saat proses belajar mengajar berlangsung, Selasa (12/5).

Kapolsek Sambungmacan, AKP Warseno menyebutkan, pihaknya masih melakukan pendataan dan pengamanan di lokasi kejadian tersebut.

“Laporan masuk ada korban luka-luka ringan, termasuk laporan adanya korban yang mengalami patah tulang,” ujar Warseno, Selasa (12/5).

Ia mengatakan, data yang masuk ada 8 korban, 7 anak, dan 1 guru. Kemudian, ada yang dilaporkan mengalami patah tulang.

Baca juga:

Showcase MBG Solo Diserbu Warga, Ribuan Porsi Ludes di CFD

Atap Ruang Kelas MTs 4 Muhammadiyah Bulu di Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, ambruk, Selasa (12/5). Foto: Dok. media sosial
Atap Ruang Kelas MTs 4 Muhammadiyah Bulu di Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, ambruk, Selasa (12/5). Foto: Dok. media sosial

“Identitas korban pastinya masih kami data karena korban langsung dibawa ke rumah sakit umum. Kami masih fokus pada evakuasi dan mencari informasi lebih lanjut di lapangan," kata dia.

Berdasarkan informasi, delapan korban tersebut adalah Bima Davila Fahrudin (14); Mikel Fahmi El Aliim (12); Hafsah Aflaha (13); Wahyu Ajis Saputra (13); Bagus Budiarto (14); Eka Nurul Ismiyati (35); Natalia Nabila (13); dan Khaila Jesica Putri (14).

Sementara itu, Camat Sambungmacan, Edi Purwanto, membenarkan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Kejadian itu terjadi saat sedang kegiatan belajar mengajar (KBM) sedang berlangsung.

“Kejadian tersebut benar terjadi. Ada 8 orang menjadi korban, yang terdiri dari 7 siswa dan 1 orang guru. Seluruh korban saat ini telah dievakuasi ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk mendapatkan perawatan medis intensif,” ujar Edi, Selasa (12/5).

Baca juga:

Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar

Ia mengatakan, robohnya atap sekolah diduga kuat karena kondisi kayu penyangga yang sudah lapuk dimakan usia.

"Kejadian sekitar pukul 08.00 WIB. Atapnya kelihatannya sudah lapuk, jadi kayunya sudah lapuk. Kejadiannya pas proses belajar mengajar," kata dia.

Ia mengungkapkan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk Korwil Pendidikan, Kementerian Agama (Kemenag), dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sragen untuk langkah penanganan darurat.

"Evaluasi mendatangkan mobil mbulans baik dari Puskesmas Sambungmacan 1 dan 2, dari PDM, hingga Lazismu semua dikerahkan ke lapangan untuk membantu evakuasi,” katanya. (Ismail/Jawa Tengah)

#Atap Sekolah Ambruk #Kabupaten Karanganyar #Sragen #Sekolah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ratusan Senjata Ditemukan di Sekolah Jaksel, Komisi III DPR Minta Sistem Keamanan Dievaluasi
Komisi III DPR menyoroti temuan ratusan senjata di sekolah Jakarta Selatan. DPR meminta adanya evaluasi pengamanan.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Ratusan Senjata Ditemukan di Sekolah Jaksel, Komisi III DPR Minta Sistem Keamanan Dievaluasi
Indonesia
Nelayan Waduk Kedung Ombo Keluhkan Invasi Ikan Sapu-Sapu, Rugikan Petani Puluhan Juta
Jaring nelayan sekali dapat ikan sapu-sapu harus dipotong dan jaring tidak bisa dipakai lagi dan harus diperbaiki.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Nelayan Waduk Kedung Ombo Keluhkan Invasi Ikan Sapu-Sapu, Rugikan Petani Puluhan Juta
Indonesia
Cegah Trauma Siswa, Sekolah Pondok Pinang Terapkan PJJ Hingga Jumat Usai Temuan 995 Senjata
Sekolah swasta di Pondok Pinang, Jaksel, terapkan PJJ sepekan usai temuan 995 senjata, amunisi, dan narkoba di ruangan yayasan.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Cegah Trauma Siswa, Sekolah Pondok Pinang Terapkan PJJ Hingga Jumat Usai Temuan 995 Senjata
Indonesia
3 Fakta Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, hanya Satu Senjata Api
Lokasi yang seharusnya menjadi tempat belajar yang aman bagi siswa itu justru menyimpan ratusan senjata di salah satu ruangannya.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
3 Fakta Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, hanya Satu Senjata Api
Indonesia
Prabowo Soroti Kualitas Buku Pelajaran, Pemerintah Siapkan Pembaruan Buku Ajar Nasional
Prabowo Subianto menyoroti kualitas buku pelajaran. Pemerintah menyiapkan pembaruan buku ajar nasional, termasuk materi, tampilan, dan bahan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Prabowo Soroti Kualitas Buku Pelajaran, Pemerintah Siapkan Pembaruan Buku Ajar Nasional
Indonesia
Polisi Didesak Ungkap Jaringan Pemasok 996 Pucuk Senjata Disimpan di Sekolah Kebayoran Lama
Aparat perlu membongkar dari mana senjata-senjata tersebut berasal, bagaimana jalur distribusinya, hingga siapa saja pihak yang terlibat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi Didesak Ungkap Jaringan Pemasok 996 Pucuk Senjata Disimpan di Sekolah Kebayoran Lama
Indonesia
DPR Minta Kasus Penemuan Senjata di Sekolah Diusut Tuntas, Sebut Bisa Ancam Keamanan Negara
Senjata api yang jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab dapat membahayakan masyarakat bahkan mengancam keamanan negara.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
DPR Minta Kasus Penemuan Senjata di Sekolah Diusut Tuntas, Sebut Bisa Ancam Keamanan Negara
Indonesia
Polisi akan Panggil Eks Ketua Yayasan Sekolah Pondok Pinang Terkait Temuan 995 Senjata
Polres Metro Jakarta Selatan berencana memanggil eks Ketua Yayasan berinisial IWD untuk mendalami keterkaitannya dengan temuan 995 airsoft gun dan senjata lainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi akan Panggil Eks Ketua Yayasan Sekolah Pondok Pinang Terkait Temuan 995 Senjata
Indonesia
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
995 pucuk diduga senjata angin terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, 776 pucuk dan revolver angin kaliber 4,5 millimeter.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
Indonesia
Polisi Selidiki 995 Senjata di Yayasan Sekolah Pondok Pinang, Dalami Izin Kepemilikan
Polisi menyelidiki penemuan 995 senjata di yayasan sekolah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, termasuk kepemilikan, dokumen, dan perizinannya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi Selidiki 995 Senjata di Yayasan Sekolah Pondok Pinang, Dalami Izin Kepemilikan
Bagikan