Asyik, Jadi Caleg PSI Gratis Malah Dibiayai
Ketua Umum PSI, Grace Natalie (ketiga kiri) di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Minggu (27/8). (MP/Fadhli)
MerahPutih.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi anak muda khususnya perempuan untuk terjun ke ranah politik dengan mendaftarkan diri menjadi calon anggota legislatif (caleg).
Ketua Umum PSI, Grace Natalie mengatakan langkah tersebut diambil untuk mewadahi anak muda yang berkomitmen anti korupsi dan intoleransi berjuang bersama mengembalikan politik ke hakikatnya.
"Kami meyakini bahwa politik itu baik, kami hadir untuk mendekatkan kembali politik kepada kebajikan," katanya saat menggelar konferensi pers di DPP PSI Jakarta, Minggu (27/8).
Dikatakannya, untuk memperoleh kandidat kualitatif, maka cara yang ditempuh pun harus baru, transparan, jauh dari unsur manipulatif dan akuntable.
"Penjaringan calon wakil rakyat PSI dijamin bebas dari praktik pungutan dan korupsi. Prosesnya akan berlangsung transparan, dan akan menghadirkan tim panel independen," terangnya.
PSI, kata Grace, tidak akan melakukan pungutan sepeser pun bagi calon yang lolos seleksi, bahkan PSI akan ikut membiayai calon untuk dapat lolos menjadi anggota legislatif.
"Gratis, malah kami akan ikut biayai melalui sumbangan atau advertising," ujarnya.
Karenanya, kata mantan presenter TV itu, tahap seleksi yang harus dilalui calon anggota sangat ketat dan dinilai oleh juri panel serta masyarakat.
"Akan ada juri panel yang menilai, serta akan ada proses investigasi atau tracking profil, kalau gak bagus tentunya akan didiskualifikasi," ucapnya.
Adapun sejumlah nama yang akan menjadi juri panel independen di antaranya, mantan pimpinan KPK Bibit Samad Riyanto. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, Hamdi Muluk, dosen Psikologi Universitas Indonesia, entrepreneur muda yang sukses di industri kreatif, Wishnutama Putra. Selain itu, Jaleswari Pramodhawardani, pakar Pertahanan LIPI, Neng Dara Afifah, mantan Komisioner Komnas Perempuan, dan Sri Budi Eko Wardhani, Direktur Eksekutif Pusat Kajian Politik UI. (Fdi)
Baca juga berita lain terkait PSI di sini: Ingin Jadi Wakil Rakyat? Nih PSI Buka Pendaftaran
Bagikan
Berita Terkait
Plafon Rusak dan Rawan Ambruk, DPRD DKI Soroti Bangunan Pasar Sunan Giri Jaktim
Tiang Monorel Rasuna Said Mau Dibongkar, Dewan PSI Pertanyakan APBD dan Prosedur
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Rakorwil PSI Jateng, Kaesang Tekad Jateng Menang Telak di Kandang Gajah
PSI Jateng Gelar Rakorwil di Solo, Undang Jokowi Hingga Kaesang
Pimpinan PSI DKI Wanti-Wanti Pemprov DKI soal Longsor Sampah di TPST Bantar Gebang
PSI Desak Publik Cerdas: Peresmian Jokowi 2018 Itu Bandara Negara, Bukan Bandara yang Diributkan Menhan Sjafrie Sjamsuddin
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
Gimmick Baru PSI, Tinggalkan Sapaan Bro dan Sis Demi Kesan Lebih Egaliter