Asupan Makanan Kucing agar Tetap Sehat dan Hidup Lama

Andrew FrancoisAndrew Francois - Kamis, 29 Juni 2023
Asupan Makanan Kucing agar Tetap Sehat dan Hidup Lama

Aktivitas kucing menentukan pola asupan makanannya. (Unsplash/Yerlin Matu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENDAPATKAN makanan kucing yang bergizi dan berkualitas tinggi dan sesuai dengan anggaran adalah sebuah tantangan. Kucing dapat hidup lama dan sehat baik diberi makan makanan kucing kering maupun basah yang baik atau kombinasi keduanya.

Hal yang terpenting adalah selama makanan tersebut lengkap dan seimbang sesuai dengan standar Asosiasi Pejabat Kontrol Pakan Amerika (AAFCO). Makanan tersebut juga harus mencakup kecukupan gizi, kandungan kalori, dan bahan-bahan.


Baca Juga:

Makanan Basah atau Kering, Mana Lebih Baik untuk Kucing?

Kucing harus menerima asupan protein yang tepat. (Unsplash/Eric Han)

Laman Insider pada Rabu (28/6) menyebutkan, rata-rata kucing dewasa seberat 8 hingga 10 pon harus mengonsumsi antara 230 dan 270 kilokalori (kkal) per hari untuk mempertahankan berat badan yang sehat, menurut Pedoman Nutrisi Global dari Asosiasi Veteriner Hewan Kecil Dunia (WSAVA).

Kucing yang sangat aktif atau tidak aktif mungkin memiliki kebutuhan yang berbeda. Sebelum mengubah pola makan kucing, pastikan berkonsultasi dengan dokter hewan Anda.

Makanan kering adalah cara paling hemat biaya untuk membuat kucing kenyang. Pastikan makanan tersebut memiliki keseimbangan protein yang tepat minimal 26 persen, lemak minimal 9 persen, dan vitamin dan mineral penting, seperti vitamin A dan magnesium.

Beberapa bentuk daging utuh atau tepung daging harus dicantumkan di antara bahan-bahan tersebut mengingat kucing merupakan hewan karnivora. Biji-bijian juga sebagai sumber karbohidrat penting untuk membantu meminimalkan hairball, menjaga berat badan yang sehat, dan membantu buang air besar kucing kesayangan.

Sementara untuk makanan basah, cenderung lebih mahal namun memiliki umur simpan yang lama tetapi cepat rusak setelah dibuka.


Baca Juga:

Apa yang Menarik Kucing Selain Makanan?

Kucing yang hanya di dalam ruangan tak butuh terlalu banyak lemak dan kalori. (Pexels/Arina Krasnikova)

Makanan kucing basah mengandung lebih banyak kelembapan, biasanya 75 hingga 78 persen, dibandingkan makanan kering. Karena kadar air tersebut, makanan basah lebih mengenyangkan dan bisa menjadi pilihan yang baik untuk kucing yang suka makan.

Sementara itu, kucing yang hanya di dalam ruangan mungkin tidak harus memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda dari kucing yang keluar rumah, kata Dr. Korinn Saker, profesor nutrisi klinis di College of Veterinary Medicine di North Carolina State University.

Makanan yang diformulasikan untuk kucing rumahan seringkali lebih rendah kalori dan lemak untuk membantu mereka menjaga berat badan yang sehat.

Frekuensi pemberian makan tergantung pada faktor-faktor seperti usia, gaya hidup, dan kesehatan secara keseluruhan. Misalnya, anak kucing paling baik makan dalam porsi kecil sepanjang hari, sedangkan kucing dewasa biasanya baik-baik saja dengan makan hanya dua kali sehari.

Menyediakan makanan pada waktu tertentu dalam sehari dan dalam jumlah tertentu akan membantu mengontrol asupan makanan kucing Anda dan mencegah makan berlebihan. (waf)

Baca Juga:

Sprinkles, Kucing Terberat di Amerika Serikat

#Kesehatan #Hewan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 8 menit lalu
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Bagikan