Aset Rampasan BLBI Jadi Lahan Rumah Rakyat Tunggu Koordinasi Kemenkeu dan Bank Tanah

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 25 September 2025
Aset Rampasan BLBI Jadi Lahan Rumah Rakyat Tunggu Koordinasi Kemenkeu dan Bank Tanah

Satgas BLBI saat melakukan penyitaan terhadap aset The East Tower. (Foto: Satgas BLBI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah tengah menyiapkan skema pemanfaatan lahan bekas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dan aset rampasan negara untuk mendukung pembangunan rumah rakyat. Langkah ini dilakukan guna mempercepat penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengatakan proses persiapan saat ini telah memasuki tahap koordinasi dengan Kementerian Keuangan dan Bank Tanah.

“Kemenkeu sudah mempersiapkan bagaimana proses-prosesnya disinergikan dengan Bank Tanah. Itu juga bagian dari diskusi kami,” kata Ara, sapaan akrabnya, kepada media di Kantor Kementerian PKP, Jakarta, Rabu (24/9) malam.

Baca juga:

Strategi Menteri Maruarar Percepat Rumah Rakyat Pakai Tanah Koruptor, KPK Sampai Didesak

Menteri Ara berharap hasil koordinasi lintas lembaga tersebut dapat segera diumumkan, sehingga lahan dan aset yang dikelola oleh instansi di bawah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dapat dimanfaatkan untuk program perumahan rakyat.

“Semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama kami bisa membuat langkah nyata untuk memanfaatkan aset-aset dari bekas korupsi dan sebagainya yang ada di Kementerian Keuangan untuk perumahan rakyat,” papar eks kader PDIP itu, dikutip Antara.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Rionald Silaban, turut mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memulai sinergi dengan Bank Tanah terkait rencana tersebut.

Baca juga:

Menteri Maruarar Usul ke Prabowo Sulap Lahan 'Tidur' BLBI di Karawaci jadi Perumahan

Menurutnya, hasil koordinasi itu akan menjadi acuan bagi Kementerian PKP dalam menyusun rencana eksekusi pembangunan rumah subsidi bagi MBR.

Terkait aset rampasan negara, Rionald menyebut pihaknya masih menunggu daftar aset yang dinilai potensial untuk dimanfaatkan. “Untuk yang sifatnya rampasan negara, kami akan menunggu daftarnya dan kami berkomunikasi dengan Kejaksaan Agung,” tandasnya. (*)

#Program 3 Juta Rumah #BLBI #Maruarar Sirait
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Menteri Ara Minta Rp 57,29 Triliun Buat Bedah 2 Juta Unit Rumah
Pada tahun 2026, kuota BSPS meningkat signifikan menjadi 400.000 unit dari sebelumnya 45.000 unit pada tahun 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Menteri Ara Minta Rp 57,29 Triliun Buat Bedah 2 Juta Unit Rumah
Indonesia
Pemerintah Tagaskan Penataan Warga di Bantaran Rel bukan hanya di Pasar Senen
Program penataan kawasan ini tidak hanya difokuskan di Pasar Senen, tetapi juga akan diperluas ke wilayah lain secara bertahap.
Dwi Astarini - Senin, 27 April 2026
Pemerintah Tagaskan Penataan Warga di Bantaran Rel bukan hanya di Pasar Senen
Indonesia
Legislator PKB Dukung Pembangunan Rusun Subsidi di Kawasan Tanah Abang
Pembangunan rusun bersubsidi tersebut merupakan langkah strategis pemerintah dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
Legislator PKB Dukung Pembangunan Rusun Subsidi di Kawasan Tanah Abang
Indonesia
Prabowo Perintahkan Menteri Ara Bangun Perumahan Murah di Kawasan Strategis
Pemerintah telah mulai menyisir sejumlah lahan potensial milik negara bersama jajaran BUMN, termasuk di kawasan Tanah Abang, Jakarta, serta beberapa titik di Kota Bandung.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Prabowo Perintahkan Menteri Ara Bangun Perumahan Murah di Kawasan Strategis
Indonesia
Menteri PKP dan COO Danantara Tinjau Kawasan Bantaran Rel Kawasan Jakarta, Survei Lokasi Permukiman
Bagian dari pelaksanaan instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam percepatan penataan kawasan permukiman
Dwi Astarini - Minggu, 05 April 2026
Menteri PKP dan COO Danantara Tinjau Kawasan Bantaran Rel Kawasan Jakarta, Survei Lokasi Permukiman
Indonesia
152 Rumah di Permukiman Kumuh Menteng akan Direnovasi, Pemilik Diberi Bantuan Modal Usaha
Ara mengatakan ia bersama tim yang bertugas menargetkan rampung merenovasi 152 rumah pada 15 Juli.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
152 Rumah di Permukiman Kumuh Menteng akan Direnovasi, Pemilik Diberi Bantuan Modal Usaha
Indonesia
Prabowo Larang Tanah BUMN Dijual Harga Pasar, Satgas Perumahan: Itu Haram, Harus untuk Kepentingan Rakyat
Presiden Prabowo meminta tanah BUMN tidak dijual dengan harga pasar dan diprioritaskan untuk program perumahan rakyat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Prabowo Larang Tanah BUMN Dijual Harga Pasar, Satgas Perumahan: Itu Haram, Harus untuk Kepentingan Rakyat
Indonesia
Tenor Cicilan Rumah Bakal Diperpanjang Jadi 30 Tahun Dengan Bunga Tetap 7 Persen
Pemerintah juga tengah menyiapkan skema pembiayaan khusus bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung (MBT) dengan suku bunga tetap 7 persen selama 15 tahun dan tenor hingga 30 tahun.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 27 Februari 2026
Tenor Cicilan Rumah Bakal Diperpanjang Jadi 30 Tahun Dengan Bunga Tetap 7 Persen
Indonesia
Menteri Ara Janji Ratusan Rumah Susun Subsidi Dibangun di Tahun 2026, Dekat Perkotaaan
Presiden Prabowo melalui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman berkeinginan agar sebanyak mungkin warga Indonesia memiliki hunian layak yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Menteri Ara Janji Ratusan Rumah Susun Subsidi Dibangun di Tahun 2026, Dekat Perkotaaan
Indonesia
Lama Mangkrak, Meikarta Bakal Dialihkan Jadi Proyek Rusun Subsidi
Proyek Meikarta Cikarang yang lama mangkrak akan dialihkan menjadi lokasi rusun subsidi berdasarkan hasil rapat bersama Perumnas dan pengembang swasta.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Lama Mangkrak, Meikarta Bakal Dialihkan Jadi Proyek Rusun Subsidi
Bagikan