ASEAN di Bawah Kepemimpinan Malaysia Sasar Kemajuan Teknologi AI
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan pidato seusai menerima palu sidang sebagai simbol penyerahan Keketuaan ASEAN 2025. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/Spt/am.
MerahPutih.com - Kini, Malaysia resmi menjabat sebagai ketua Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) untuk 2025.
Sejak ASEAN didirikan pada 1967, Malaysia sebelumnya telah menjadi ketua pada 1977, 1997, 2005, dan 2015.
Dilansir dari Kantor Berita Malaysia, Bernama, Kamis (2/1), Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim akan memimpin ASEAN dengan mengusung tema kepemimpinan "Inklusivitas dan Keberlanjutan".
Baca juga:
Januari 2025 Ini, Malaysia Resmi Jadi Ketua ASEAN Untuk ke-5 Kali
Malaysia sendiri berinisiatif mengembangkan ASEAN di berbagai bidang seperti kecerdasan buatan (AI), energi baru terbarukan, pariwisata, dan perawatan kesehatan.
Untuk tahun 2025 ini dilansir dari Antara, Malaysia akan menjadi tuan rumah bagi lebih dari 300 pertemuan dan program utama ASEAN.
Pada Mei 2025, Malaysia akan menjadi tuan rumah KTT perdana ASEAN-Gulf Cooperation Council (GCC) Plus China.
Di akhir tahun, negara Jiran akan menyelenggarakan pertemuan para pemimpin ASEAN dengan negara-negara mitra. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Sentuhan AI Bikin Lagu 'Mari Bercinta' Terdengar Seperti Lagu Korea, Simak Liriknya
Indonesia dan Malaysia Blokir Grok Milik Elon Musk, Kementerian Komdigi Soroti Pelanggaran HAM
Viral! Lagu 'Bang Jono' Zaskia Gotik Hadir dalam Versi Bahasa Korea Berkat AI
Grok AI Belum Punya Filter Pornografi, DPR Tuntut Langkah Proaktif Kemkomdigi
Manipulasi Gambar Jadi Konten Porno, DPR Dukung Komdigi Blokir Grok AI
Kereta Whoosh Jadi Destinasi Wisata, Orang Malaysia Ramai ke Indonesia untuk Mencoba
Malaysia Panggil Menteri Luar Negeri se-Asia Tenggara Demi Redam Amarah Kamboja-Thailand di Perbatasan
Dian Sastrowardoyo: Peran Perempuan Krusial di Tengah Disrupsi Teknologi AI
Jet Junta Myanmar Jatuhkan Bom di Rumah Sakit, 33 Orang Meninggal
Pelajar Terdampak Bencana di Sumatera Dapat Bantuan Rp 2 Juta di Malaysia