Asal-Usul No Buy Challenge, Tantangan yang Bikin Saldo Tersenyum di Tengah Kenaikan Harga Januari 2025

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 02 Januari 2025
Asal-Usul No Buy Challenge, Tantangan yang Bikin Saldo Tersenyum di Tengah Kenaikan Harga Januari 2025

No Buy Challenge mulai populer di kalangan minimalis dan pencinta keuangan pribadi di internet pada tahun-tahun pandemi. (Foto: Pexels/Mikhail Nilov)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pernah dengar tentang No Buy Challenge? Kalau belum, siap-siap ketawa sambil menahan diri buat enggak belanja!

Tantangan ini sebenarnya bukan tentang jadi pelit, melainkan lebih ke arah menyelamatkan saldo dari jurang kehancuran finansial.

Asal-usul No Buy Challenge ini agak kabur, tapi kabarnya mulai populer di kalangan minimalis dan pencinta keuangan pribadi di internet pada tahun-tahun pandemi.

"Apa yang dimulai beberapa tahun lalu sebagai eksperimen yang dibahas di blog tentang penganggaran dan pengeluaran yang bijak, kini telah menjadi tren populer di media sosial. Ada grup Reddit dengan 51.000 anggota yang berbagi pengalaman mereka," tulis apnews.com.

Baca juga:

Sambut Tahun Baru dengan Mencoba 'No Buy Challenge'

Selain masa sulit pandemi, tantangan ini muncul sebagai respons terhadap kebiasaan konsumtif yang sering bikin kita beli barang-barang yang sebenarnya enggak perlu.

Tantangan ini jadi populer karena orang-orang mulai sadar bahwa mereka punya lebih banyak barang daripada ruang untuk menyimpannya.

Triknya? Kamu harus tahan godaan diskon, promo, dan kemewahan yang biasanya bikin saldo rekening menipis. Tapi jangan khawatir, banyak yang bilang kalau tantangan ini justru bikin mereka lebih kreatif.

Ada yang tiba-tiba jadi koki dadakan karena enggak bisa jajan di luar, atau mendadak jadi fashionista dengan mix-and-match baju lama.

Nah, belakangan di Indonesia pada akhir 2024, tantangan ini jadi viral lagi di TikTok. Sebabnya karena rencana pemerintah mengetok PPN 12%.

Baca juga:

Tidak Naikkan PPN Bahan Pokok, Prabowo Pahami Kondisi Perekonomian Masyarakat

Meski kemudian keputusan ini dibatalkan lewat instruksi Presiden Prabowo dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 131 Tahun 2024, harga-harga keburu naik duluan.

Buat kamu yang penasaran, coba aja sebulan mumpung situasinya lagi pas. Siapa tahu, kamu malah jadi lebih kaya secara finansial dan spiritual.

Dan kalau gagal? Yah, setidaknya kamu sudah berjuang.

Jadi, siap untuk tantangan ini? Ingat, saldomu pasti akan berterima kasih! (dru)

Baca juga:

PPN 12 Persen Hanya untuk Barang Mewah, Prabowo Dinilai Peduli Kepentingan Rakyat

#Tren Media Sosial #TikTok #Finansial
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Indonesia
Ekonomi Tertekan Situasi Global, INDEF Minta Pemerintah Perbaiki Kebijakan Domestik
Fleksibilitas fiskal dan stabilitas nilai tukar rupiah dinilai terus tergerus akibat respons kebijakan dalam negeri yang kurang kredibel dan minim sinkronisasi teknokrasi antarkementerian.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Ekonomi Tertekan Situasi Global, INDEF Minta Pemerintah Perbaiki Kebijakan Domestik
Tekno
Blink-182 Kembali ke MySpace, Bangkitkan Nostalgia Era 2000-an di Tengah Gempuran Algoritma TikTok
Keputusan Blink-182 ini bukan sekadar gimmick, melainkan bagian dari perayaan 25 tahun album legendaris Take Off Your Pants and Jacket.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Blink-182 Kembali ke MySpace, Bangkitkan Nostalgia Era 2000-an di Tengah Gempuran Algoritma TikTok
Lifestyle
Lirik Lagu 'Call Me Maybe' yang Mendadak Viral Lagi dan Menjajah FYP TikTok
Bagian hook yang mudah diingat serta nuansa lagu yang unik membuat trek berdurasi tiga menit itu semakin melekat di benak pendengar
Angga Yudha Pratama - Minggu, 31 Mei 2026
Lirik Lagu 'Call Me Maybe' yang Mendadak Viral Lagi dan Menjajah FYP TikTok
ShowBiz
'EVERYTHING HALLELUJAH' Viral di TikTok, Bentuk Refleksi Diri Justin Bieber
Lagu “EVERYTHING HALLELUJAH” banyak dipakai sebagai latar video karena memiliki nuansa emosional yang kuat sekaligus mudah melekat di telinga pendengar.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
'EVERYTHING HALLELUJAH' Viral di TikTok, Bentuk Refleksi Diri Justin Bieber
Fun
1 dari 3 Pengguna TikTok di Indonesia Suka Museum, 51% Suka Sejarah
Lebih dari 1 dari 3 pengguna TikTok di Indonesia tertarik pada museum.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
1 dari 3 Pengguna TikTok di Indonesia Suka Museum, 51% Suka Sejarah
Indonesia
Raup Rp 50 Juta Sebulan, NS Belajar Bikin Kosmetik Bermerkuri dari YouTube Dijual di 3 Akun TikTok Ini!
Tersangka NS mempelajari cara membuat kosmetik ilegal melalui video di YouTube dan memasarkan produknya melalui akun TikTok Lavia Skincare, Fiana Store, dan Hetty Skincare.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Raup Rp 50 Juta Sebulan, NS Belajar Bikin Kosmetik Bermerkuri dari YouTube Dijual di 3 Akun TikTok Ini!
Indonesia
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Jaringan produsen kosmetik ilegal mengandung merkuri yang dijual melalui sejumlah akun TikTok digerebek Bareskrim di Cirebon, Jawa Barat. Empat orang diamankan, termasuk pemilik akun TikTok.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Lifestyle
Ramalan Zodiak 5 Mei 2026: Yakin Asmara dan Keuangan Anda Aman?
Ramalan zodiak hari ini 5 Mei 2026 fokus asmara dan keuangan. Simak masalah yang muncul dan saran terbaik untuk setiap zodiak.
ImanK - Minggu, 03 Mei 2026
Ramalan Zodiak 5 Mei 2026: Yakin Asmara dan Keuangan Anda Aman?
Indonesia
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Kemkomdig) menegaskan, 6 Juni 2026 menjadi batas akhir bagi penyelenggara sistem elektronik (PSE) untuk melaporkan evaluasi mandiri atau self-assesment risiko
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Indonesia
TikTok Tutup 1,7 Juta Akun Anak, Jadi Pertama Penuhi Kewajiban PP Tunas
Selain menyampaikan angka deaktivasi akun anak di bawah usia 16 tahun, Meutya mengatakan bahwa TikTok juga telah menyampaikan rencana aksi kepatuhan yang lebih rinci dan terukur di masa mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
TikTok Tutup 1,7 Juta Akun Anak, Jadi Pertama Penuhi Kewajiban PP Tunas
Bagikan