AS Serang Pulau Kharg, Iran Balas Tutup Semua Kontak Diplomatik

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
  AS Serang Pulau Kharg, Iran Balas Tutup Semua Kontak Diplomatik

Pulau Kharg di Island.(foto: Instagram @owen_strategies)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — WAKIL Presiden Amerika Serikat JD Vance mengonfirmasi bahwa AS telah melancarkan serangan terhadap Pulau Kharg di Iran. Meski begitu, Vance mengatakan serangan tersebut tidak menargetkan fasilitas minyak dan tidak mencerminkan perubahan strategi militer AS.

“Kami akan menyerang beberapa target militer di Pulau Kharg, dan saya yakin kami telah melakukannya. Kami tidak akan menyerang target energi dan infrastruktur sampai pihak Iran membuat proposal yang bisa kami dukung, atau tidak membuat proposal sama sekali,” kata Vance, dikutip Al Jazeera.

Seperti dilansir Reuters, dua sumber Pakistan menyebut upaya untuk memfasilitasi perundingan antara Amerika Serikat dan Iran masih terus berlangsung. Hal ini terjadi ketika serangan semakin meningkat dan tenggat waktu yang ditetapkan Donald Trump semakin mendekat.

Namun, dalam perkembangan terbaru setelah serangan ke Pulau Kharg, Iran telah menutup seluruh jalur komunikasi diplomatik maupun tidak langsung dengan Amerika Serikat. Demikian dilaporkan media pemerintah Tehran Times pada Selasa (7/4).

“Setiap dan seluruh pertukaran pesan juga telah dihentikan,” demikian bunyi laporan tersebut.

Baca juga:

Mengenal Pulau Kharg, Urat Nadi Ekonomi Iran yang Diincar Donald Trump



Presiden AS itu menetapkan Selasa (7/4) pukul 20.00 di Washington, DC (Rabu, 8 April pukul 07.00 WIB) sebagai tenggat bagi Iran. Pada Selasa, Trump juga masih membuka kemungkinan penyelesaian diplomatik meskipun mengeluarkan ancaman dramatis dengan mengatakan bahwa mungkin sesuatu yang sangat luar biasa secara revolusioner bisa terjadi.

“Sebuah peradaban akan musnah malam ini, tidak akan pernah bisa kembali lagi. Saya tidak ingin itu terjadi, tetapi mungkin itu akan terjadi,” ujar Trump di platform Truth Social miliknya.

Sementara itu, para pejabat Iran tetap bersikap menantang, memperingatkan bahwa setiap eskalasi dari AS akan dibalas dengan tindakan militer serupa di kawasan maupun di luar wilayah tersebut.(dwi)

Baca juga:

Presiden AS Donald Trump Ancam Iran: ‘Sebuah Peradaban akan Musnah Malam Ini’

#Iran #Donald Trump #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
ShowBiz
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Dugaan kepemilikan zat terlarang dan obat resep ilegal kembali mencoreng reputasi Sean 'Diddy' Combs di penjara.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Bagikan