AS, Jepang dan Korea Selatan Gelar Latihan Gabungan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Februari 2023
AS, Jepang dan Korea Selatan Gelar Latihan Gabungan

parade militer memperingati 75 tahun berdirinya Tentara Nasional Korea Utara di Lapangan Kim Il Sung di Pyongyang, Korea Utara, Rabu (8/2/2023). ANTARA FOTO/KCNA via REUTERS/rwa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jepang dan Amerika Serikat menggelar latihan udara gabungan atau sehari setelah Korea Utara menggelar uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM). Pasukan AS juga menggelar latihan udara gabungan bersama Korea Selatan pada hari yang sama.

Korea Utara mengaku telah menggelar latihan mendadak peluncuran ICBM Hwasong-15 di lintasan yang lebih tinggi. Latihan bersama ini, untuk menunjukkan kesatu paduan dalam melawan provokasi Korea Utara.

Baca Juga:

Korea Utara Masih Berutang Rp 4,47 Triliun ke Volvo

Tiga jet tempur F-15 dari Angkatan Udara Pasukan Bela Diri Jepang ikut serta dalam latihan bersama itu bersama dengan empat jet tempur F-16 dan dua pesawat pembom strategis B-1B milik AS.

Militer Korea Selatan mengatakan, sebuah pesawat pembom B-1B milik AS dan pesawat tempur siluman F-35A Korea Selatan terbang dalam formasi selama latihan udara gabungan kedua negara.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan, latihan tersebut menunjukkan kemampuan pertahanan aliansi Washington-Seoul yang luar biasa, dan bahwa kedua negara sudah meningkatkan kemampuan operasional.

Latihan gabungan tersebut dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan atas kemajuan teknologi rudal Korea Utara dan kekhawatiran bahwa negara itu bakal segera melakukan uji coba nuklir lainnya. Amerika Serikat dan Korea Selatan juga segera menggelar latihan gabungan lainnya nanti.

Korea Utara mengecam rencana kedua negara dalam membahas langkah-langkah melawan ancaman nuklir Korea Utara dan menggelar latihan gabungan Freedom Shield selama 11 hari pertengahan Maret mendatang.

Kantor berita resmi Korea Utara (KCNA) mengatakan rudal yang diluncurkan Pyongyang dengan jarak hampir 1.000 kilometer selama lebih dari satu jam sebelum mencapai perairan bebas di Laut Jepang. Rudal tersebut kemungkinan jatuh di zona ekonomi eksklusifnya di lepas pantai Hokkaido.

Menteri Pertahanan Jepang Yasukazu Hamada mengatakan, pada lintasan normal rudal itu berpotensi menempuh jarak lebih dari 14.000 km dan dapat menyerang wilayah daratan AS mana pun.

Pyongyang menggelar peluncuran ICBM untuk menunjukkan keandalan kemampuan penangkal nuklir mereka. Peluncuran terbaru rudal Korea Utara itu terjadi setelah pada 2022 negara itu meluncurkan 37 rudal.

Di tengah kekhawatiran bahwa Pyongyang mungkin bersiap menggelar uji coba nuklirnya yang ketujuh, Tokyo, Washington dan Seoul kian mencermati negara tersebut.

Baca Juga:

Deretan Musisi Korea Siap Rilis Karya Februari 2023

#Korea Utara #Jepang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Nyali Besar Kapal Tanker Jepang Terobos Selat Hormuz Tanpa Bayar ke Iran
Keberhasilan ini menyusul langkah serupa oleh anak perusahaan Idemitsu Kosan Co. yang juga menyelesaikan transit di Selat Hormuz
Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Mei 2026
Nyali Besar Kapal Tanker Jepang Terobos Selat Hormuz Tanpa Bayar ke Iran
Kuliner
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Dassai bekerja sama dengan Mitsubishi Heavy Industries untuk melakukan fermentasi bahan sake di angkasa luar.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Lifestyle
Maskapai Jepang Gunakan Robot untuk Operasional
Robot sebenarnya sudah digunakan di beberapa bandara di Jepang, termasuk untuk patroli keamanan dan layanan ritel.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
 Maskapai Jepang Gunakan Robot untuk Operasional
Dunia
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Puji Pasukan yang Ledakkan Diri demi Hindari Penangkapan Ukraina
Di Korea Utara, para tentara diajarkan bahwa tertangkap musuh merupakan tindakan pengkhianatan.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
  Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Puji Pasukan yang Ledakkan Diri demi Hindari Penangkapan Ukraina
Dunia
Gempa Jepang, Otoritas Turunkan Status Peringatan Tsunami di Wilayah Pesisir Timur Laut, Peringatkan Guncangan Besar dalam Sepekan Mendatang
Japan Meteorological Agency memperingatkan gempa dengan skala serupa dapat terjadi dalam sepekan mendatang.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
 Gempa Jepang, Otoritas Turunkan Status Peringatan Tsunami di Wilayah Pesisir Timur Laut, Peringatkan Guncangan Besar dalam Sepekan Mendatang
Dunia
Gempa Jepang M 7,4 Guncang Timur Laut, Tsunami Diperkirakan Segera Tiba
Gempa Jepang magnitudo 7,4 mengguncang 20 April 2026 dan memicu tsunami hingga 3 meter. Warga pesisir Aomori dan Iwate dievakuasi segera.
ImanK - Senin, 20 April 2026
Gempa Jepang M 7,4 Guncang Timur Laut, Tsunami Diperkirakan Segera Tiba
Dunia
Layanan Kereta Cepat Disetop, PM Jepang Imbau Warga Mengungsi Antisipasi Tsunami
Jepang menangguhkan operasional layanan kereta cepat (Shinkansen) antara Tokyo dan Prefektur Aomori menyusul gempa besar sore tadi.
Wisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
Layanan Kereta Cepat Disetop, PM Jepang Imbau Warga Mengungsi Antisipasi Tsunami
Dunia
Gempa Jepang M 7,4, Gelombang Tsunami Pertama Hantam Pelabuhan Miyako
Gempa terjadi pukul 16.53 dengan kedalaman sekitar 10 kilometer, berpusat di perairan dekat Prefektur Iwate.
Wisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
Gempa Jepang M 7,4, Gelombang Tsunami Pertama Hantam Pelabuhan Miyako
Dunia
Gempa M7,5 Guncang Jepang, JMA Keluarkan Peringatan Tsunami Setinggi 3 Meter
Gempa bermagnitudo 7,5 mengguncang Jepang utara, Senin (20/4). JMA keluarkan peringatan tsunami hingga 3 meter di Iwate, Aomori, dan Hokkaido.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Gempa M7,5 Guncang Jepang, JMA Keluarkan Peringatan Tsunami Setinggi 3 Meter
Dunia
Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Jepang, Tsunami Dilaporkan Menghantam Pesisir
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi meminta warga di daerah terdampak gempa untuk segera menuju tempat yang lebih tinggi.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
 Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Jepang, Tsunami Dilaporkan Menghantam Pesisir
Bagikan