Kado Kecil Video Musik 'Daun Surgawi' dari Ardhito Pramono
Ardhito Pramono beri kado kecil berupa video musik. (Foto: Dok/Ardhito Pramono)
SETELAH sukses dengan album Wijayakusuma, Ardhito Pramono memberikan kado manis kecil berupa video musik dari salah satu trek di album tersebut berjudul Daun Surgawi pada akhir Desember.
Baca juga:
'Wijayakusuma', Album Perdana Berbahasa Indonesia dari Ardhito Pramono
“Daun Surgawi menceritakan tentang kecintaan terhadap sayur-sayuran yang pastinya menyehatkan tubuh, mencerahkan pikiran, mudah didapat di mana saja, dan bisa dinikmati kapan saja,” ucap Ardhito dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, Senin (19/12).
Seperti penggalan lirik, 'terjaga sukmaku/hilang gundah ragu/tawa hiasi malam syahdu', yang mewakili kecintaan Ardhito terhadap sayur-sayuran. Meski buka seorang vegetarian, Ardhito gemar memadupadankan sayur-sayuran dalam setiap masakan yang ia masak sendiri.
“Gue selalu suka perpaduan sayu-sayuran di setiap makanan yang gue masak sendiri, ataupun ketika gue makan di luar,” lanjut Ardhito.
Dalam video musik yang disutradarai oleh Bintang Guno (Allgood Creative) ini dikemas dengan memasukan unsur-unsur komedi yang ringan, namun bermakna. Diperankan oleh Regina Jessica sebagai Bunga, Rendy Umar sebagai Pak Daun si Tukang Sayur, dan masih banyak lagi.
Menceritakan tentang kisah seorang wanita yang jatuh hati kepada seorang pedagang sayur keliling di komplek rumahnya, yang mana ia berusaha menyimpan hubungan yang sedang dibangun. Video musik ini dikemas dengan memasukan unsur-unsur komedi yang ringan namun bermakna.
Baca juga:
Ardhito Pramono Bicara Kekayaan Alam Indonesia di Single "Wijayakusuma"
Lihat postingan ini di Instagram
“Melihat video ini, keseruan dalam mengagumi. Perasaan yang tidak bisa dinilai salah satu atau benarnya. Mengagumi seseorang membuat perasaan menjadi berbunga-bunga, namun juga tentunya bisa menularkan rasa bahagianya kepada orang sekitar,” ujar Bintang.
Sementara itu, album Wijayakusuma dirilis melalui Aksara Records. melalui delapan lagu dalam Wijayakusuma, Ardhito melahirkan karya sendiri dengan sentuhan Indonesia sebagai dasar utamanya.
“Gue melihat banyak sekali dampak kurang baik dari karya gue selama ini yang menggunakan bahasa Inggris,” ungkap Ardhito dalam siaran pers yang diterima Merah Putih. “Misalnya, teman-teman musisi baru yang akhirnya ikut memilih menggunakan bahasa Inggris dalam karyanya. Gue tidak ingin bahasa kita lenyap digantikan oleh bahasa asing dalam sebuah pengaryaan,” sambungnya. (far)
Baca juga:
Cerita Ardhito Pramono, Pernah Hampir Overdosis Hingga Depresi
Bagikan
Berita Terkait
Lirik Lagu 'Close to You/Jauh' dari Reality Club, Punya Makna Mendalam soal Rasa Gelisah
Ameena Hadirkan Lagu Baru 'Cipak Cipuk', Gandeng BaLiTa dan Tampilkan Azura
Arvian Dwi Tuangkan Kisah Cinta Tak Terbalas lewat 'Hatimu Milik Dia', Simak Lirik Lagunya
Febinda Tito Rilis Album 'Terbentur, Terbentur, Terbentur', Kisah Bertahan dari Kegagalan
Lewat Album 'taste', PYC Hadirkan Perjalanan tentang Cinta dan Ketergantungan Emosi
Single Baru no na 'work' Padukan Energi Pop Global dan Ritme Indonesia
Lirik "Big Girls Don’t Cry” dari Fergie, Lagu Kritik Sosial Dibalut Kisah Patah Hati
Primitive Monkey Noose Hadirkan Single 'Panen Raya', Suarakan Identitas Agraris dan Maritim Indonesia
Vadesta Rilis 'Aku Tetep Bali', Kisah Keteguhan Hati untuk Bertahan demi Cinta
Kolaborasi Bareng Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel, Silet Open Up Hadirkan Single 'Taguling Guling'