Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

APPMI Dorong Potensi Ekonomi Industri Fashion Lewat Ramadan Runway 2025

Soffi AmiraSoffi Amira - Minggu, 23 Maret 2025
APPMI Dorong Potensi Ekonomi Industri Fashion Lewat Ramadan Runway 2025

Ramadan Runway digelar kembali. (Foto: Dok/Ramadan Runway)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Industri fashion muslim saat ini menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat di dunia, baik di pasar global maupun domestik.

Pasar ini tidak hanya mencakup kebutuhan gaya berpakaian yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam, tetapi juga mulai menjelma menjadi tren mode yang diminati di banyak negara, bahkan di luar populasi muslim.

Sayangnya, saat pandemi menyerang kondisi ekonomi untuk arus fesyen muslim pun mengalami goncangan. Namun, di tengah kondisi pelambatan ekonomi, APPMI optimistis penyelenggaraan Ramadan Runway 2025 dapat memberi potensi ekonomi dan mendorong UMKM fashion, terutama fashion muslim agar dapat melebarkan jangkauannya.

Menurut Ketua Umum APPMI, Poppy Dharsono, pihaknya selalu mendukung segala usaha pengembangan modest fashion Tanah Air.

Baca juga:

Ramadan Rhapsody 2025 Digelar Pertama Kalinya, Dukung UMKM Bekasi di Industri Fashion

Tak hanya menjadi tuan rumah di negerinya, tetapi juga bisa mendunia dengan membawa karakteristik atau kekhasannya sehingga punya unique selling point di pasar global.

"Sejak 31 tahun lalu, APPMI mempelopori modest fashion agar mendapat tempat di dunia fashion Tanah Air. Kami sempat bikin Tren Busana Muslim. Setelahnya, kemudian berlanjut jadi Ramadan Runway," jelas Poppy Dharsono.

Selain itu, pagelaran fashion Ramadan Runway 2025, menghadirkan koleksi terkini dari desainer dan merek modest lokal, seperti Abeey, Chintami, Atmanagara, Clue, Dana Duriyatna, Defrico Audy, Dimas Mahendra, Dwi Letari Kartika, Erdan, Ian Andrian, Jeny Tjahyawati, Koyko, Kunce Manduapessy, Leny Rafael, Melookmel, Naniek Rachmat, Nieta Hidayani, Poppy Dharsono, Rryni House, SI.SE.SA, Tuty Adib, Yoyok Prasetyo, ROS.MA.LINA, dan masih banyak lagi. (far)

Baca juga:

Desainer Syukriah Rusydi Tampilkan Kain Khas Baduy Jawa di Moscow Fashion Week

#Fashion #Trend Fashion #Ekonomi Kreatif
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
Dari batik hingga bordir buatan tangan, Lakon Indonesia menghadirkan HARSA sebagai koleksi terbaru yang merayakan proses, craftsmanship, dan kebahagiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
Indonesia
Investasi Aplikasi di Indonesia Capai Rp 54,18 Triliun, Ekonomi Digital Berkembang Pesat
Indonesia tidak kekurangan ide, Indonesia tidak kekurangan talenta, Indonesia juga tidak kekurangan kreatifitas.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Investasi Aplikasi di Indonesia Capai Rp 54,18 Triliun, Ekonomi Digital Berkembang Pesat
ShowBiz
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Band alternatif Supple merilis single 'In A Mess' sebagai pembuka album terbaru sekaligus berkolaborasi dengan BOOspace lewat I AM BOOCLOTH EXHIBITION.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Fashion
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Tahun ini, JF3 membawa tema 'Recrafted: Shaping the Future'.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
BTN Indonesia Fashion Week 2026 menghadirkan inovasi baru lewat kolaborasi dengan Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
Fashion
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Isa Boulder dikenal sebagai label fesyen yang mengedepankan eksplorasi material, teknik tekstil eksperimental, serta pendekatan body-conscious silhouette.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
BTN Indonesia Fashion Week 2026 memperkuat kolaborasi Indonesia dan Italia melalui Italian Trade Agency dan ASSOMAC untuk mendorong inovasi industri mode nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
Fashion
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Koleksi ini terdiri dari atasan kemeja, tee, kaus lengan panjang, celana panjang dan pendek, celana bermuda, serta dua sepatu spesial.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Fashion
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
ESMOD Jakarta memberikan panggung bagi para mahasiswa untuk memamerkan kemampuan mereka dalam menerjemahkan ide kreatif menjadi rancangan busana.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
Fashion
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fenomena sepatu pink di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan. Ternyata, ada beberapa alasan mengapa warna pink mendominasi ajang bergengsi tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Bagikan