Apple Hadirkan Kembali Media Sosial Rusia VK ke App Store

Andrew FrancoisAndrew Francois - Rabu, 19 Oktober 2022
Apple Hadirkan Kembali Media Sosial Rusia VK ke App Store

VKontakte telah kembali ke App Store. (Foto: Apple)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

APPLE telah menghapus platform media sosial asal Rusia VKontakte dan Mail.ru dari App Store pada September 2022, seperti diungkapkan laman The Verge. Sekarang Apple mengatakan pengembang aplikasi memberikan bukti bahwa itu bukanlah aplikasi yang dimiliki mayoritas atau dikendalikan oleh entitas yang dikenai 'sanksi'.

Kini, Apple telah mengembalikan aplikasi yang dibuat oleh grup teknologi Rusia VK ke App Store. Sebelumnya dua aplikasi, VKontakte dan Mail.ru, dihapus dari toko aplikasi milik Apple lantaran diberikan sanksi oleh Inggris sebagai lembaga keuangan yang dimiliki perusahaan Rusia.

“Setelah penghapusan, pengembang telah memberikan informasi yang diperlukan untuk memverifikasi bahwa mereka tidak dimiliki atau dikendalikan mayoritas oleh entitas yang terkena sanksi. Dengan demikian, aplikasi telah dipulihkan ke App Store," kata juru bicara Apple Peter Ajemian.

Baca juga:

Jutaan Aplikasi Terbengkalai akan Dihapus dari Play Store dan App Store

VKontakte sempat dihapus karena terkena sanksi Inggris. (Foto: Unsplash/James Yarema)

VKontakte, padanan bahasa Rusia untuk Facebook, adalah salah satu jejaring sosial paling populer di negara itu. Pada 2021, Rusia mulai mewajibkan Apple untuk mengirimkan iPhone-nya dengan daftar aplikasi buatan Rusia yang dapat diinstal pengguna sebagai bagian dari proses penyiapan, termasuk VKontakte dan Mail.ru.

Menanggapi invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, Apple berhenti menjual produknya di negara tersebut dan pengguna dilarang menggunakan Apple Pay karena sanksi yang dikenakan pada beberapa bank Rusia.

Direktur Proyek Apple Censorship Benjamin Ismail mengatakan, pihaknya telah melakukan tindakan itu (mengembalikan aplikasi VKontakte ke App Store) sesuai dengan kebijakan dan peraturan yang ditetapkan oleh perusahaan, dan mengaku senang aplikasi itu telah kembali.

Baca juga:

'Fortnite' Segera Kembali ke App Store?

VKontakte jadi salah satu aplikasi terlaris di Rusia. (Foto: VKontakte)

"Kami senang melihat aplikasi tersebut dipulihkan, karena beberapa aktivis dan anggota organisasi masyarakat sipil masih menggunakannya ketika aplikasi tersebut dihapus," katanya seperti diungkapkan Gizchina, Selasa (18/10).

Aplikasi VK lahir pada 2006 silam di Saint Petersburg, dan menjadi salah satu aplikasi media sosial paling laris di Rusia. Saat ini, VK sudah memiliki 86 pilihan bahasa, dan menawarkan berbagai fitur menarik. Sekilas, aplikasi itu sangat mirip dengan Facebook, namun ada sejumlah perbedaan yang membuatnya terasa lebih unik.

VK juga terkenal begitu menjaga privasi penggunanya, bahkan calon pengguna harus menyertakan nomor telepon saat mendaftar agar terlacak sebagai pengguna nyata dan bukan fiktif. Saat ini VK telah memiliki lebih dari puluhan juta pengguna di seluruh dunia. (waf)

Baca juga:

App Store Hadirkan Fitur Aplikasi 'Rahasia', Apa itu?

#Media Sosial #Apple #Rusia
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Fun
Kumpulan Ucapan Natal Cocok untuk WhatsApp dan Media Sosial
Kumpulan 25 ucapan Natal yang hangat dan menyentuh, cocok dibagikan di media sosial dan WhatsApp untuk keluarga, teman, dan rekan kerja.
ImanK - Rabu, 24 Desember 2025
Kumpulan Ucapan Natal Cocok untuk WhatsApp dan Media Sosial
Indonesia
Imbas Konten Pornografi, X Harus Bayar Denda Rp 80 Juta ke Pemerintah
X telah membayar denda Rp 80 juta ke pemerintah. Hal itu imbas dari konten pornografi yang tersebar di platform tersebut.
Soffi Amira - Minggu, 14 Desember 2025
Imbas Konten Pornografi, X Harus Bayar Denda Rp 80 Juta ke Pemerintah
Indonesia
Polda Jabar Bakal Selidiki YouTuber Resbob Terkait Dugaan Ujaran Kebencian
Kasus ini mencuat setelah dalam salah satu siaran di YouTube, Resbob melontarkan ucapan bernada penghinaan terhadap pendukung Persib dan masyarakat Sunda. Tayangan tersebut kemudian viral dan memicu kemarahan publik.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 12 Desember 2025
Polda Jabar Bakal Selidiki YouTuber Resbob Terkait Dugaan Ujaran Kebencian
Fun
iPhone 18 Bakal Uji Coba Face ID di Bawah Layar, Apple Siap Masuki Era Baru
iPhone 18 akan menguji coba Face ID di bawah layar. Artinya, Apple siap memasuki era baru lewat teknologi tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 09 Desember 2025
iPhone 18 Bakal Uji Coba Face ID di Bawah Layar, Apple Siap Masuki Era Baru
Indonesia
DPR Usul Buzzer Bisa Langsung Diusut Tanpa Aduan, Revisi UU ITE Kembali Diungkapkan
Agar dilakukan revisi terhadap Undang-Undang ITE, agar konten dari buzzer yang berpotensi memicu kerusuhan dapat ditindak tanpa harus melalui delik aduan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Desember 2025
DPR Usul Buzzer Bisa Langsung Diusut Tanpa Aduan, Revisi UU ITE Kembali Diungkapkan
Indonesia
Indonesia Resmi Atur Anak di Ruang Digital, Sanksi Bagi Platform Tengah Dirumuskan
PP Tunas juga tidak hanya mengatur media sosial, tetapi juga mengatur seluruh penyelenggara sistem elektronik (PSE) mengingat semua platform digital juga memiliki fitur komunikasi dengan orang tidak dikenal.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Desember 2025
Indonesia Resmi Atur Anak di Ruang Digital, Sanksi Bagi Platform Tengah Dirumuskan
Indonesia
Menkomdigi Tegaskan Batas Usia Pengguna Medsos Wajib Dipatuhi, PSE Siap Kena Sanksi
Meutya Hafid menegaskan batas usia anak untuk akun media sosial dalam PP Tunas. PSE wajib mematuhi aturan atau menerima sanksi dari pemerintah.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Desember 2025
Menkomdigi Tegaskan Batas Usia Pengguna Medsos Wajib Dipatuhi, PSE Siap Kena Sanksi
Dunia
Larangan Medsos di Australia, Meta Mulai Keluarkan Anak-Anak dari Instagram dan Facebook
Diperkirakan, 150 ribu pengguna Facebook dan 350 ribu akun Instagram akan terdampak.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Desember 2025
 Larangan Medsos di Australia, Meta Mulai Keluarkan Anak-Anak dari Instagram dan Facebook
Dunia
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Negara anggota UE akan berbagi risiko secara kolektif terkait eskalasi konflik Rusia-Ukraina
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Fun
Tim Cook Diprediksi Tetap Jadi CEO Apple hingga 2026, Sempat Diisukan Mengundurkan Diri
Tim Cook diprediksi tetap menjadi CEO Apple hingga 2026. Sebelumnya, ia dikabarkan bakal mengundurkan diri.
Soffi Amira - Senin, 24 November 2025
Tim Cook Diprediksi Tetap Jadi CEO Apple hingga 2026, Sempat Diisukan Mengundurkan Diri
Bagikan