Apple Hadirkan Kembali Media Sosial Rusia VK ke App Store
VKontakte telah kembali ke App Store. (Foto: Apple)
APPLE telah menghapus platform media sosial asal Rusia VKontakte dan Mail.ru dari App Store pada September 2022, seperti diungkapkan laman The Verge. Sekarang Apple mengatakan pengembang aplikasi memberikan bukti bahwa itu bukanlah aplikasi yang dimiliki mayoritas atau dikendalikan oleh entitas yang dikenai 'sanksi'.
Kini, Apple telah mengembalikan aplikasi yang dibuat oleh grup teknologi Rusia VK ke App Store. Sebelumnya dua aplikasi, VKontakte dan Mail.ru, dihapus dari toko aplikasi milik Apple lantaran diberikan sanksi oleh Inggris sebagai lembaga keuangan yang dimiliki perusahaan Rusia.
“Setelah penghapusan, pengembang telah memberikan informasi yang diperlukan untuk memverifikasi bahwa mereka tidak dimiliki atau dikendalikan mayoritas oleh entitas yang terkena sanksi. Dengan demikian, aplikasi telah dipulihkan ke App Store," kata juru bicara Apple Peter Ajemian.
Baca juga:
Jutaan Aplikasi Terbengkalai akan Dihapus dari Play Store dan App Store
VKontakte, padanan bahasa Rusia untuk Facebook, adalah salah satu jejaring sosial paling populer di negara itu. Pada 2021, Rusia mulai mewajibkan Apple untuk mengirimkan iPhone-nya dengan daftar aplikasi buatan Rusia yang dapat diinstal pengguna sebagai bagian dari proses penyiapan, termasuk VKontakte dan Mail.ru.
Menanggapi invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, Apple berhenti menjual produknya di negara tersebut dan pengguna dilarang menggunakan Apple Pay karena sanksi yang dikenakan pada beberapa bank Rusia.
Direktur Proyek Apple Censorship Benjamin Ismail mengatakan, pihaknya telah melakukan tindakan itu (mengembalikan aplikasi VKontakte ke App Store) sesuai dengan kebijakan dan peraturan yang ditetapkan oleh perusahaan, dan mengaku senang aplikasi itu telah kembali.
Baca juga:
'Fortnite' Segera Kembali ke App Store?
"Kami senang melihat aplikasi tersebut dipulihkan, karena beberapa aktivis dan anggota organisasi masyarakat sipil masih menggunakannya ketika aplikasi tersebut dihapus," katanya seperti diungkapkan Gizchina, Selasa (18/10).
Aplikasi VK lahir pada 2006 silam di Saint Petersburg, dan menjadi salah satu aplikasi media sosial paling laris di Rusia. Saat ini, VK sudah memiliki 86 pilihan bahasa, dan menawarkan berbagai fitur menarik. Sekilas, aplikasi itu sangat mirip dengan Facebook, namun ada sejumlah perbedaan yang membuatnya terasa lebih unik.
VK juga terkenal begitu menjaga privasi penggunanya, bahkan calon pengguna harus menyertakan nomor telepon saat mendaftar agar terlacak sebagai pengguna nyata dan bukan fiktif. Saat ini VK telah memiliki lebih dari puluhan juta pengguna di seluruh dunia. (waf)
Baca juga:
App Store Hadirkan Fitur Aplikasi 'Rahasia', Apa itu?
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
Kumpulan Ucapan Natal Cocok untuk WhatsApp dan Media Sosial
Imbas Konten Pornografi, X Harus Bayar Denda Rp 80 Juta ke Pemerintah
Polda Jabar Bakal Selidiki YouTuber Resbob Terkait Dugaan Ujaran Kebencian
iPhone 18 Bakal Uji Coba Face ID di Bawah Layar, Apple Siap Masuki Era Baru
DPR Usul Buzzer Bisa Langsung Diusut Tanpa Aduan, Revisi UU ITE Kembali Diungkapkan
Indonesia Resmi Atur Anak di Ruang Digital, Sanksi Bagi Platform Tengah Dirumuskan
Menkomdigi Tegaskan Batas Usia Pengguna Medsos Wajib Dipatuhi, PSE Siap Kena Sanksi
Larangan Medsos di Australia, Meta Mulai Keluarkan Anak-Anak dari Instagram dan Facebook
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Tim Cook Diprediksi Tetap Jadi CEO Apple hingga 2026, Sempat Diisukan Mengundurkan Diri