Aplikasi Tangerang LIVE Mudahkan Warga Bayar Pajak
Kepala Bapenda Kota Tangerang Kiki Wibhawa. ANTARA/HO
MerahPutih.com - Masyarakat Kota Tangerang kini dimudahkan dalam pembayaran pajak daerah. Warga bisa membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) melalui aplikasi Tangerang LIVE.
"Selain bisa mengambil fisiknya, masyarakat juga bisa mengecek SPPT yang diterbitkannya ini melalui aplikasi Tangerang LIVE," kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang, Banten Kota Tangerang Kiki Wibhawa.
Baca Juga:
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Jakarta dan Tangerang Selatan
Ia mengatakan, untuk SPPT PBB-P2 yang fisik telah diserahkan Bapenda kepada setiap kecamatan dan kelurahan untuk diberikan kepada masyarakat.
"Masyarakat bisa mengambil di kelurahan jika membutuhkan yang fisik karena sudah diserahkan pekan lalu oleh Bapenda Kota Tangerang," ujarnya.
Ia berharap, dengan telah disalurkannya SPPT PBB-P2 ini maka masyarakat sudah bisa membayarkan pajak untuk kelanjutan pembangunan Kota Tangerang ke depan.
"Pajak yang dibayarkan adalah untuk pembangunan kota," ujarnya.
Camat Cibodas Buceu Gartina mengatakan pada akhir pekan lalu telah digelar gebyar pelayanan kepada masyarakat di antaranya pembayaran PBB.
"Antusias sekali masyarakat yang datang ke loket pembayaran Bapenda. Ini sangat membantu karena warga juga bisa menyebutkan NOP yang dimilikinya," ujarnya.
Lurah Tajur, Kecamatan Ciledug, Sakri mengungkapkan, telah selesai mendistribusikan 4.938 buku SPPT PBB 2023 ke-58 RT se-Kelurahan Tajur yang terdiri dari 873 buku I dan 4.605 buku II.
"Masyarakat Kelurahan Tajur pun bisa mengetahui dan tergugah untuk melakukan pembayaran pajak sedini mungkin. Apalagi, Bapenda menghadirkan program diskon yang bisa dimanfaatkan hingga 31 Maret mendatang," katanya. (*)
Baca Juga:
Gempa Terjadi di Bogor dan Tangerang
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
6 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Dilanda Banjir, Ada 18 Titik
3 Pegawai Pajak Diberhentikan Sementera Setelah Terjaring OTT KPK
Pegawai Pajak Terjaring OTT KPK Potong Pembayaran Pajak Sampai 80 Persen
KPK Sita Logam Mulia dan Valas di OTT Pegawai Pajak Jakut, Totalnya Rp 6 Miliar
OTT Pegawai Kanwil Pajak Jakut Terkait Modus Pengaturan Pajak Pertambangan
DJP Bakal Pecat Pegawai Pajak yang Terjaring OTT KPK di Jakarta Utara
Jubir KPK Budi Prasetyo Benarkan KPK OTT Delapan Orang dalam Kasus Suap Pajak
KPK Tangkap 8 Orang dalam OTT di Kanwil Pajak Jakarta Utara
Negara Rugi Rp 4 T, Menkeu Purbaya Mau Gerebek Perusahaan Baja China Curangi PPN
5 Tren Utama Kripto 2026: Dari Dominasi Neobank Hingga Lonjakan Pasar Prediksi