APK 'Raja Jokowi' Tersebar di Jawa Tengah, TKN KIK: Ini Cara Kotor Gembosi Elektabilitas
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Abdul Kadir Karding. Foto: MP/Fadhli
MerahPutih.Com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) Abdul Kadir Karding, ikut menanggapi tersebarnya Alat Peraga Kampanye (APK) bergambar Presiden Jokowi beratribut Raja Jawa di sejumlah lokasi Provinsi Jawa Tengah.
Menurutnya, pemasangan APK tersebut merupakan cara-cara kotor yang bertujuan menggembosi elektabilitas Capres Petahana Joko Widodo.
"Saya kira ini adalah satu kegiatan yang terencana yang tujuannya adalah menggerogoti elektabilitas Pak Jokowi begitu pula dengan PDIP," kata Karding kepada awak media, Selasa (13/11).
Diakuinya, baik Tim Kampanye Nasional (TKN) maupun Tim Kampanye Daerah (TKD) sendiri tidak pernah memerintahkan pemasangan APK seperti itu.
"Tentu ini cara-cara kotor yang dilakukan untuk mengalahkan lawan. Siapapun yang melakukan ini, ini adalah tindakan politik yang kotor, yang berbahaya," tandasnya.
Pemasangan APK itu, jelas Politisi PKB ini, seolah-olah mencitrakan Capres Petahana Jokowi seperti orang yang gila kekuasaan dan akan mempertahankannya dengan segala cara.
"Bahwa seakan-akan Pak Jokowi itu orang yang gila kekuasaan, orang yang mau disembah-sembah seperti raja, melakukan segala sesuatu untuk mempertahankan kekuasaannya," ucap Karding.
Terkait hal itu, tambah Karding, pihaknya meminta agar kasus ini diusut siapa dalang yang bermain di balik kampanye hitam ini.
"Tidak hanya cukup diklarifikasi, itu harus ditangkap. Harus ditangkap supaya tidak ke mana-mana. Dan harus diusut siapa dalang sebenarnya, apakah dilakukan oleh tim kampanye tertentu atau oleh tokoh-tokoh tertentu yang coba melakukan setting terhadap ini," pungkas dia. (Fdi)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Kiai Ma'ruf Beberkan Fakta Lain Dibalik Kedekatan Jokowi dengan Para Ulama dan Santri
Bagikan
Berita Terkait
Tunjangan Hakim Naik Mulai 2026, PKB: Saatnya Bersihkan Mafia Peradilan
Pengamat Nilai Candaan Prabowo soal PKB Bukan Guyonan, Ada Pesan untuk Cak Imin
Saat Retret Kabinet, Prabowo Berkelakar PKB dan Cak Imin Harus Diawasi
Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, PKB Harap Bisa Hasilkan Kebijakan yang Bikin Rakyat Sejahtera
Uji Kelayakan Calon Ketua DPW PKB, Gus Halim Tegaskan Pemimpin Wajib Tahu Diri
Golkar Usul Pilkada Dipilih DPRD, PKB: Ide Lama Cak Imin
DKP-DKW Panji Bangsa Resmi Dilantik, Cak Imin Tekankan Keberanian dan Loyalitas
PKB Dukung Langkah Prabowo Perkuat Ekosistem Koperasi, Bentuk Nyata Wujudkan Pasal 33
Cerita Perangkat Desa Tidak Ada Kejelasan Status Pegawai, Gaji Hanya Rp 700 Ribu Sampai Ditund-Tunda
Tutup Dikbar, Cak Imin Ingin Perempuan Bangsa Banyak Mewarnai PKB