Kesehatan

Apakah Madu Beku Baik bagi Kesehatan?

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 28 Juni 2022
Apakah Madu Beku Baik bagi Kesehatan?

Madu memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh. (Foto: Unsplash/Arwin Neil Baichoo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TREN terbaru di TikTok adalah #Frozenhoneychallenge, yakni membekukan madu dan kemudian memakannya. Madu beku itu banyak yang dijadikan seperti es loli. Meski tantangan ini telah menarik perhatian lebih dari 600 juta pengguna Internet, mengonsumsi madu dalam jumlah banyak tidak disarankan, kata para ahli seperti dikutip dari laman Health Digest.

Selain itu, bagi mereka yang mencoba tren madu beku hanya sekali saja, para ahli nutrisi mengatakan, konsekuensi besar tidak mungkin terjadi, selain sakit perut. Hanya saja menjadi tidak baik ketika mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan.

Baca Juga:

Jangan Galau Bestie, Tepis Stres Lewat Meditasi Cokelat

madu
Dampak konsumsi madu berlebihan dapat menyebabkan diare dan kembung. (Foto: Unsplash/Teklara Avsenik)

Dalam berbagai video yang diunggah sebagai challenge itu membekukan madu dan menjadikannya sebagai permen. Kemudian memakannya dalam jumlah banyak demi kebutuhan konten. Ini menurut para pakar kesehatan dapat membuat tubuh bertambah bobotnya. memakannya, dapat berisiko mengalami kenaikan berat badan.

Para ahli mengatakan mereka juga khawatir sisa-sisa dari madu yang terselip di gigi dapat merusak gigi atau menyebabkan gigi berlubang.

Menurut pakar gizi dari Klinik Cleveland, bahwa madu dalam jumlah sedang adalah tambahan yang bagus untuk diet sehat. Madu memiliki banyak manfaat kesehatan, karena mengandung mineral, enzim, dan antioksidan. Antioksidan secara khusus membantu melindungi tubuh dari radikal bebas.

Menurut peneliti Pharmacognosy Research, menemukan bahwa efek antioksidan begitu kuat sehingga dapat melindungi berbagai sistem dalam tubuh. Ini termasuk sistem kardiovaskular, gastrointestinal, pernapasan, dan saraf.

"Jika seseorang mengonsumsi beberapa sendok makan madu beku setelah latihan yang intens, dapat membantu untuk membantu glikogen otot kita," kata ahli gizi Jackie Newgent kepada Everyday Health.

Baca Juga:

Begini Dampak Makan Sambil Berdiri

madu
Challenge madu beku selama dikonsumsi dalam batas normal tidak ada masalah. (Foto: Unsplash/Alexander Mils)

Berkat kandungan karbohidrat (juga tinggi gula), es loli madu beku dapat membantu pemulihan otot pasca-latihan karena karbohidrat adalah komponen utama pengisian bahan bakar.

Sebenarnya adakah kerugian dari tantangan madu beku? Mengonsumsi gumpalan besar madu beku kemungkinan akan memberi dampak pada sistem pencernaan kita dan menyebabkan masalah pencernaan yang serius menurut pakar kesehatan.

Para ahli memperingatkan efek samping mengonsumsi kebanyakan madu mulai dari diare, kram perut, kembung.

Ahli nutrisi menginformasikan bahwa Makan es loli madu beku dalam jumlah besar melebihi alokasi gula harian, dan itu dapat meningkatkan kadar darah sekaligus menurunkan tekanan darah.

Jika kita ragu apakah harus mencoba tren ini, mungkin batasi diri kita dengan sesendok beku saja. (Mrf)

Baca Juga:

Anggur Tak Hanya Baik untuk Kesehatan Jantung

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Bagikan