Apa itu Short Selling? Peluang Untung di Tengah Penurunan Saham

ImanKImanK - Senin, 07 Oktober 2024
Apa itu Short Selling? Peluang Untung di Tengah Penurunan Saham

Ilustrasi short selling. Foto Freepik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Apa itu short selling? Tentu bagi Anda yang baru mendengar istilah ini bisa langsung gagal paham.

Short selling merupakan satu strategi yang bisa dimanfaatkan oleh investor untuk berinvestasi di pasar saham.

Namun, strategi ini memiliki risiko yang cukup tinggi, karena pada dasarnya, investor melakukan transaksi dengan "meminjam" saham dari anggota bursa (AB) untuk kemudian dijual.

Strategi ini memungkinkan investor mendapatkan keuntungan jika harga saham yang dijual turun, tetapi jika prediksi salah dan harga saham naik, potensi kerugian bisa sangat besar.

Baca juga:

Apa Itu Salus Populi Suprema Lex Esto? Bergema di Debat Perdana Pilgub Jakarta 2024

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini mengumumkan bahwa mekanisme short selling direncanakan akan kembali diberlakukan pada Oktober 2024.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi, menyatakan bahwa kebijakan ini diharapkan dapat berjalan sesuai jadwal, guna mendorong likuiditas dan fair price discovery di pasar saham.

Bursa Efek Indonesia (BEI) juga telah bersiap untuk mengaktifkan kembali transaksi short selling dengan tujuan meningkatkan minat investor serta menyediakan peluang bagi mereka yang ingin mengambil keuntungan di tengah pasar yang sedang bearish.

Meskipun begitu, penting untuk dicatat bahwa tidak semua saham dapat ditransaksikan dengan metode ini. Hanya saham-saham tertentu yang ditentukan oleh BEI yang bisa digunakan untuk short selling.

Baca juga:

Apa itu Kematian Nokturnal Mendadak? Waspada Ini Biang Keroknya

Apa itu Short Selling

Apa itu Short Selling
Ilustrasi short selling. Foto Freepik

Banyak pedagang saham mencoba meraih keuntungan dari saham yang nilainya naik. Namun, beberapa justru melakukan hal sebaliknya mereka mencoba mendapatkan keuntungan dari penurunan nilai saham melalui strategi yang dikenal sebagai short selling.

Short selling melibatkan meminjam saham yang harganya diperkirakan akan turun, lalu menjualnya di pasar terbuka.

Kemudian, saham yang sama dibeli kembali di kemudian hari, dengan harapan harganya lebih rendah daripada saat dijual. Setelah itu, saham tersebut dikembalikan kepada pialang yang meminjamkannya, dan selisih harga tersebut menjadi keuntungan.

Sebagai contoh, misalkan harga saham saat ini adalah $50 per lembar (sekitar Rp 775.000 dengan asumsi kurs Rp 15.500 per dolar). Anda meminjam 100 lembar saham dan menjualnya seharga $5.000 (sekitar Rp 77.500.000).

Ketika harga turun menjadi $25 per lembar (sekitar Rp387.500), Anda membeli kembali 100 lembar saham tersebut untuk mengganti yang dipinjam, sehingga Anda mendapatkan keuntungan sebesar $2.500 (sekitar Rp 38.750.000).

Baca juga:

Apa Itu Lucky Vicky? Pola Pikir Positif ala Jang Won-Young

Meskipun short selling terlihat sederhana, jenis perdagangan spekulatif ini melibatkan risiko yang cukup besar. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara kerjanya dan mempertimbangkan segala risikonya sebelum memutuskan untuk melakukannya.

Cara Kerja Short Selling

Dalam transaksi short selling, seorang investor meminjam saham dari pihak lain, seperti pialang saham, untuk dijual pada harga yang lebih tinggi.

Ketika harga saham turun, investor membeli kembali saham tersebut dengan harga lebih rendah dan mengembalikannya kepada peminjam. Selisih antara harga jual dan beli itulah yang menjadi keuntungan investor.

Namun, kunci sukses dalam strategi short selling adalah kemampuan untuk memprediksi pergerakan pasar dengan tepat.

Jika harga saham malah naik, investor akan mengalami kerugian yang berpotensi tidak terbatas.

Baca juga:

Apa Itu Gabut? Ini Pengertian dan Contoh Penggunaannya

Regulasi Short Selling di Indonesia

Di Indonesia, transaksi short selling sudah diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 55 Tahun 2020 tentang Pembiayaan Transaksi Efek oleh Perusahaan Efek bagi Nasabah dan Transaksi Short Selling oleh Perusahaan Efek.

Selain OJK, perusahaan sekuritas atau anggota bursa juga menetapkan aturan terkait masa peminjaman saham dan kewajiban pengembalian sesuai perjanjian. Jika investor melanggar aturan ini, mereka bisa dikenakan denda atau penyitaan jaminan.

Short selling memang berpotensi memberikan keuntungan besar jika prediksi harga tepat, namun risiko kerugian tetap harus diperhitungkan karena harga saham bisa bergerak di luar perkiraan.

Oleh karena itu, strategi short selling ini umumnya digunakan oleh investor berpengalaman yang sudah memahami dinamika pasar saham dengan baik.

#Short Selling #Harga Saham #Pergerakan Saham #Apa Itu Short Selling
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Hari Ini Dibuka Loyo, Tarik-Ulur Subsidi APBN 2027 dan Suku Bunga Global Bikin Market 'Wait and See'
Prediksi IHSG hari ini diperkirakan bergerak sideways di kisaran 6.000 akibat sentimen wait and see. Simak analisis data inflasi domestik dan efek ekonomi AS di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Dibuka Loyo, Tarik-Ulur Subsidi APBN 2027 dan Suku Bunga Global Bikin Market 'Wait and See'
Indonesia
IHSG Hari Ini Merah Padam Meski Rupiah Menguat, Ada Apa Sebenarnya?
Cek pergerakan IHSG hari ini yang anjlok 0,83% ke level 6.071,14. Cari tahu juga prediksi IHSG besok, update rupiah, dan analisa tren harga minyak dunia!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
IHSG Hari Ini Merah Padam Meski Rupiah Menguat, Ada Apa Sebenarnya?
Indonesia
Prediksi IHSG Hari Ini: Investor Wajib Hati-hati Ambil Posisi Jelang Penutupan Kuartal III 2026
Cari tahu prediksi IHSG hari ini yang berpotensi konsolidasi akibat efek penutupan kuartal III 2026. Cek juga analisis lengkap sentimen pengesahan APBN 2027 di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Prediksi IHSG Hari Ini: Investor Wajib Hati-hati Ambil Posisi Jelang Penutupan Kuartal III 2026
Indonesia
Resmi Berlaku, Aturan Harga Saham Terendah Rp1 Bikin IHSG Ambrol? Ini Fakta Sebenarnya
Penasaran kenapa IHSG turun belakangan ini? Temukan fakta dari BEI soal aturan saham Rp1 yang membantah anggapan bahwa saham 'gocap' jadi penyebab utama.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Resmi Berlaku, Aturan Harga Saham Terendah Rp1 Bikin IHSG Ambrol? Ini Fakta Sebenarnya
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Mengekor Bursa Global, Benarkah Suku Bunga The Fed Jadi Biang Kerok?
IHSG anjlok hari ini terseret tren negatif bursa saham Asia dan global. Cari tahu penyebab IHSG turun, mulai dari sentimen The Fed hingga efek harga minyak di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Mengekor Bursa Global, Benarkah Suku Bunga The Fed Jadi Biang Kerok?
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Efek Aturan Baru Harga Saham Rp1, Saham-Saham 'Gocap' Berpotensi Runtuh
IHSG hari ini melemah akibat sentimen pemberlakuan harga saham terendah Rp1 oleh BEI. Simak analisis pergerakan IHSG, nasib saham gocap, dan sentimen global di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 28 September 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Efek Aturan Baru Harga Saham Rp1, Saham-Saham 'Gocap' Berpotensi Runtuh
Indonesia
IHSG Hari Ini Merah Padam! Drama Trump-Xi Jinping Bikin Pasar Saham Asia Rontok
Laju IHSG hari ini ditutup melemah mengekor bursa saham Asia. Ketahui penyebab utama IHSG turun, mulai dari tensi geopolitik hingga daftar saham top gainers & losers di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 25 September 2026
IHSG Hari Ini Merah Padam! Drama Trump-Xi Jinping Bikin Pasar Saham Asia Rontok
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Faktor Global dan Ekonomi Lesu Jadi Biang Keroknya
Penasaran apa penyebab IHSG hari ini turun tajam? Cek rangkuman lengkap soal sentimen pasar modal, dari tekanan Wall Street, inflasi, hingga kondisi ekonomi dalam negeri yang lagi lesu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Faktor Global dan Ekonomi Lesu Jadi Biang Keroknya
Indonesia
IHSG Hari Ini Terbang Tinggi! Tensi Timur Tengah Mereda, Cek Prediksi Saham Paling Cuan
Pergerakan IHSG hari ini sukses dibuka menguat tajam berkat meredanya tensi di Timur Tengah dan respons pasar terhadap The Fed. Cek prediksi IHSG selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
IHSG Hari Ini Terbang Tinggi! Tensi Timur Tengah Mereda, Cek Prediksi Saham Paling Cuan
Indonesia
The Fed Resmi Naikkan Suku Bunga Akibat Efek Perang Iran, Cicilan Kredit dan KPR Siap-Siap Meroket!
Kabar mengejutkan! The Fed resmi menaikkan suku bunga akibat lonjakan inflasi imbas perang di Iran. Cek dampaknya buat cicilan KPR dan ekonomi global di sini.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
The Fed Resmi Naikkan Suku Bunga Akibat Efek Perang Iran, Cicilan Kredit dan KPR Siap-Siap Meroket!
Bagikan