Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
kesehatan

Apa itu 'Panic Disorder' dan Bagaimana Kamu Tahu Jika Kamu Mengalaminya?

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 14 Januari 2019
Apa itu 'Panic Disorder' dan Bagaimana Kamu Tahu Jika Kamu Mengalaminya?

Perempuan yang mengalami gangguan panik (foto: everydayhealth.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PANIC disorder atau serangan panik adalah penyakit mental yang dikenal datang secara tiba-tiba, Terkadang itu dipenuhi dengan ketakutan. Seseorang dalam cengkeraman serangan panik, mengalami gelombang ketakutan yang luar biasa dan perasaan fisik tidak nyaman yang cukup hebat. Beberapa orang merasa seolah-olah mereka menjadi gila atau mereka berada di ambang kematian.

Kamu mungkin dinyatakan memilikinya jika kamu mengalami serangan panik berulang dan kamu khawatir memiliki serangan panik itu akan datang kembali, atau kamu takut akan gangguan fisik bahkan mental dari serangan berikutnya. Orang yang memiliki panic disorder sering menghindari tempat atau kegiatan tertentu yang mereka yakini dapat memicunya.

Sementara gejala serangan panik seperti pikiran cemas, jantung berdetak kencang, dan sesak napas. Biasanya itu mereda dalam beberapa menit, gangguan panik bahkan bisa menjadi kondisi kronis. Tetapi pengobatan dapat membantu mengurangi tingkat keparahan gejala serta frekuensinya, dan pada gilirannya bisa meningkatkan kualitas hidup seseorang.

1. Apa Sebenarnya Panic Disorder?

serangan panik anak
Serangan panik dapat terjadi pada siapapun (foto: TimeAndDate.com)

Kondisi ini dianggap sebagai gangguan kecemasan. Itu dalam kategori penyakit mental yang mencakup gangguan kecemasan umum, gangguan kecemasan sosial, dan fobia lainnya. Menurut Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, serangan panik dapat di diagnosis jika seseorang mengalami serangan panik berulang dan berlangsung sekitar satu bulan: Kekhawatiran terus-menerus tentang serangan panik tambahan atau konsekuensi yang akan didapatkan, serta perubahan perilaku yang signifikan karena serangan tersebut.

2. Gejala Panic Disorder

Perempuan Terbaring
Perempuan terbaring karena serangan panik (foto: everydayhealth.com)

Serangan panik, menurut definisi, memengaruhi orang-orang yang mengalami serangan panik berulang. Nampaknya itu muncul dengan tiba-tiba. Gejala ini datang bukan karena penggunaan narkoba, kondisi medis, atau gangguan kejiwaan lainnya. Secara tiba-tiba, seseorang bisa terperosok dalam ketakutan atau perasaan fisik yang tidak nyaman sebelum gejala mereda beberapa menit kemudian.

Ketika itu datang, sejumlah gejala bisa muncul. Ini termasuk jantung berdebar, berkeringat, gemetar, sesak napas, perasaan tersedak, sakit kepala ringan, nyeri dada, mual, perasaan terlepas, takut kehilangan kendali, mati rasa atau kesemutan, kedinginan, sampai perasaan takut mati. Akibatnya, demi mengihindari serangan panik seseorang dapat terganggu pekerjaan dan hubungannya dengan orang-orang.

Beberapa orang dengan kondisi ini juga mengembangkan agorafobia, ketakutan akan situasi atau tempat yang mungkin menyebabkan mereka merasa terjebak dan tidak berdaya. Umumnya mereka takut terjebak dalam kerumunan atau di ruang terbatas dan lalu mengalami serangan panik.

3. Penyebab Panic Disorder

serangan panik
Serangan panik dalam keramaian (foto: hwns.com)

Tidak ada yang tahu persis apa yang menyebabkan serangan panik, menurut National Institute of Mental Health (NIMH). Kadang-kadang itu terjadi dalam keluarga, tetapi itu tidak menjelaskan mengapa beberapa orang memilikinya dan yang lain tidak.

Penelitian juga menunjukkan kemungkinan hubungan dengan struktur otak dan biologi. Mungkinkah beberapa orang salah menafsirkan sensasi tubuh yang tidak berbahaya? Itu satu teori, menurut NIMH. Faktor lingkungan dan respons unik orang terhadap stres juga dapat berperan.

4. Penanganan Panic Disorder

serangan panik di sekolah
Serangan panik bisa terjadi di mana saja (foto: verywellmind)

Pengobatan untuk panic disorder terdiri dari psikoterapi, dengan atau tanpa obat. Jenis psikoterapi tertentu, yang disebut terapi perilaku kognitif, dianggap sebagai pengobatan lini utama untuk gangguan panik karena mengajarkan orang cara yang lebih produktif untuk mengatasi perasaan panik yang timbul atau takut akan serangan panik berikutnya.

Untuk pengobatan dengan obat, ada baiknya kamu yang merasa memiliki kondisi ini langsung berkonsultasi dengan dokter. karena obat yang digunakan untuk mengatasi serangan panik biasanya adalah obat keras yang harus dengan anjuran dari dokter.

Terakhir, jangan lupa untuk melakukan perawatan diri. Tidur nyenyak, makan makanan yang sehat, mempertahankan olahraga, dan menghilangkan kekhawatiran dengan berbagi cerita dengan teman atau anggota keluarga yang tepercaya dapat membantu kamu mengendalikan perasaan cemas. (ADP)

#Kesehatan Mental #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Lifestyle
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Ramalan shio besok, 7 Juli, mengulas prediksi karier, asmara, dan keuangan untuk 12 shio. Simak lima shio yang diprediksi perlu lebih waspada dalam mengelola keuangan
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Fun
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Riset ASICS menunjukkan bahwa hanya dengan 15 menit 9 detik aktivitas fisik, suasana hati dapat mulai meningkat secara signifikan.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Indonesia
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Pemerintah tidak bisa lagi menggunakan pendekatan seragam yang menyamakan wilayah perkotaan dengan daerah terpencil dalam urusan pelayanan kesehatan dasar.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Indonesia
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Masyarakat perlu memahami gejala Flu Singapura agar dapat melakukan penanganan lebih dini apabila menemukan tanda-tanda penyakit tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Lifestyle
5 Shio Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Besok 19 Juni 2026
Ramalan shio besok 19 Juni 2026: prediksi asmara, karier, keuangan, hingga 5 shio paling beruntung dengan peluang rezeki dan keberuntungan besar.
ImanK - Kamis, 18 Juni 2026
5 Shio Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Besok 19 Juni 2026
Lifestyle
5 Shio Paling Beruntung Besok 16 Juni 2026, Cek Asmara dan Keuangan Anda!
Ramalan shio besok 16 Juni 2026 lengkap. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, kesehatan 12 shio serta 5 shio paling beruntung hari ini.
ImanK - Senin, 15 Juni 2026
5 Shio Paling Beruntung Besok 16 Juni 2026, Cek Asmara dan Keuangan Anda!
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Diabetes melitus merupakan penyakit menahun yang diderita seumur hidup.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Bagikan