Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Antrean Kendaraan di SPBU Mengular di Berbagai Daerah, Begini Respon Kementerian ESDM

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 16 Maret 2026
Antrean Kendaraan di SPBU Mengular di Berbagai Daerah, Begini Respon Kementerian ESDM

Antrean di SPBU Jalan Lintas Barat Sumatera ruas Meulaboh-Tapaktuan, tepatnya di Alue Bili, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Minggu (15/3/2026) malam. ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Antrean kendaraan di SPBU untuk mengisi BBM dalam beberapa hari ini menjadi lebih panjang dari biasanya serta beredar kabar di beberapa daerah isu mengenai kemungkinan terjadinya kelangkaan BBM.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menanggapi laporan adanya antrean panjang masyarakat di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di sejumlah wilayah.

Ia menjelaskan antrean terjadi karena adanya jeda dalam proses pengiriman ketika stok di SPBU habis. Kondisi tersebut memicu kecemasan masyarakat, sehingga pemerintah segera melakukan antisipasi.

“Ada reaksi kecemasan juga dari masyarakat. Itu yang kami antisipasi,” kata Yuliot usai meninjau Fuel Terminal Padalarang, Bandung, Jawa Barat, Senin (16/3).

Baca juga:

Pernyataan Bahlil soal Cadangan BBM Picu Antrean SPBU, DPR Minta Pertamina Klarifikasi ke Publik

Yuliot menyampaikan, koordinasi intensif dilakukan bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Pertamina Patra Niaga guna mempercepat distribusi.

“Begitu ada informasi antrean, kami langsung berkoordinasi dengan kepala BPH Migas dan Ketua Posko Nasional ESDM untuk mempercepat pengiriman. Pertamina Patra Niaga juga segera menindaklanjuti, sehingga di beberapa daerah bisa cepat tertangani,” ujar dia.

Kementerian ESDM memastikan bahwa pasokan BBM tetap tersedia dan distribusi akan terus dijaga agar tidak menimbulkan gangguan di lapangan.

Selain itu, Yuliot menegaskan bahwa secara nasional stok BBM berada jauh di atas batas minimum yang ditetapkan.

Pertalite memiliki stok untuk 24 hari, sementara batas minimum 18,2 hari. Pertamax tercatat 27,4 hari, di atas batas minimum 19,9 hari. Pertamax Turbo mencapai 30,2 hari, dengan batas minimum 22 hari.

Untuk Solar, pemerintah juga memastikan pasokan tetap terjaga. Sementara itu, stok Pertamina Dex saat ini mencapai 46,9 hari, jauh di atas batas minimum 24,9 hari.

Sementara itu,PT Pertamina Patra Niaga menyiagakan sekitar 200 mobil tangki siaga (standby) di beberapa titik dalam rangka mendukung kelancaran periode libur Lebaran tahun ini. (*)

#SPBU #BBM #Antrean
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BBM Langka karena Gaji Sopir Truk Tangki Banyak yang Belum Dibayar
Sebuah konten berisi narasi kelangkaan BBM terjadi karena banyak sopir truk tangki yang belum dibayar. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: BBM Langka karena Gaji Sopir Truk Tangki Banyak yang Belum Dibayar
Indonesia
Menteri Bahlil Kasih Sinyal BBM Nonsubsidi Bakal Turun Harga
Selain membahas harga BBM, Bahlil melaporkan hasil kerja sama pengadaan minyak mentah dan BBM dari sejumlah negara kepada Presiden Prabowo Subianto
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
Menteri Bahlil Kasih Sinyal BBM Nonsubsidi Bakal Turun Harga
Indonesia
Bahlil Berikan Sinyal Penurunan BBM Nonsubsidi, Tapi Ada Syaratnya
Bahlil mengaku telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai kerja sama pengadaan minyak mentah dan BBM dengan sejumlah negara.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Bahlil Berikan Sinyal Penurunan BBM Nonsubsidi, Tapi Ada Syaratnya
Indonesia
Kelangkaan BBM di Sumut, DPR Minta Pertamina Buka Penyebab Sebenarnya
Anggota Komisi XII DPR RI Elpisina meminta PT Pertamina mengungkap secara terbuka penyebab kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut).
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Kelangkaan BBM di Sumut, DPR Minta Pertamina Buka Penyebab Sebenarnya
Indonesia
DPR Bongkar Modus 'Ambil Jatah' BBM Subsidi, Pelaku Layak Dipidana
Modus tersebut dilakukan dengan menjaga setiap transaksi tetap di bawah batas harian 200 liter guna mengecoh deteksi otomatis.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Bongkar Modus 'Ambil Jatah' BBM Subsidi, Pelaku Layak Dipidana
Indonesia
Kelangkaan BBM Lumpuhkan Aktivitas Warga Sumut, Pertamina Diminta Segera Bertindak
Kelangkaan BBM melanda sejumlah wilayah Sumatera Utara, membuat antrean panjang terjadi di SPBU. DPR meminta Pertamina segera memperbaiki distribusi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
Kelangkaan BBM Lumpuhkan Aktivitas Warga Sumut, Pertamina Diminta Segera Bertindak
Indonesia
Polda Sumut Siaga 24 Jam, 786 Personel Kawal Distribusi BBM di 325 SPBU
786 personel Polda Sumut diturunkan untuk mengawal distribusi BBM di 325 SPBU selama 24 jam.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Polda Sumut Siaga 24 Jam, 786 Personel Kawal Distribusi BBM di 325 SPBU
Indonesia
Pertamina Tambah 10 Mobil Tangki Buat Normalkan Pasokan BBM di Sumatera Utara
Peningkatan kebutuhan BBM dalam beberapa hari terakhir di Medan naik sekitar 5–10 persen dibandingkan rata-rata harian.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Pertamina Tambah 10 Mobil Tangki Buat Normalkan Pasokan BBM di Sumatera Utara
Indonesia
Pertamina Klaim Pasokan BBM ke SPBU di Sumut Berangsur Normal
Di samping upaya percepatan distribusi, Pertamina Patra Niaga juga memperketat pengawasan di seluruh rantai penyaluran BBM.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Pertamina Klaim Pasokan BBM ke SPBU di Sumut Berangsur Normal
Indonesia
Distribusi BBM di Sumatera Utara Bermasalah, Brimob Dikerahkan Jaga SPBU
Pengamanan itu dilaksanakan oleh personel Batalyon A Pelopor, Batalyon B Pelopor, dan Batalyon C Pelopor sebagai langkah preventif untuk memastikan proses distribusi dan pelayanan pengisian BBM berjalan lancar.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Distribusi BBM di Sumatera Utara Bermasalah, Brimob Dikerahkan Jaga SPBU
Bagikan