Antisipasi Lonjakan Penumpang Libur Nataru, KAI Commuter Tambah Perjalanan KRL dan Prameks

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 19 Desember 2024
Antisipasi Lonjakan Penumpang Libur Nataru, KAI Commuter Tambah Perjalanan KRL dan Prameks

Penumpang naik KRL dari Stasiun Solo, Balapan. (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PT KAI Commuter menambah perjalanan KRL dan Prameks selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang.

VP Corporate Secretary of PT KAI Commuter Joni Martinus mengatakan memasuki musim liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), KAI Commuter kembali mengoperasikan delapan perjalanan tambahan. Langkah itu diambil untuk mengantisipasi tingginya animo wisatawan berlibur ke wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

“Kami operasikan 6 KA tambahan perjalanan untuk Commuter Line Yogyakarta-Palur. Selain itu, ada pula 2 perjalanan tambahan Commuter Line Prameks mulai 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025,” ujar Joni, Kamis (19/12).

Dia menyebut penambahan perjalanan tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengisi liburan, agar kebutuhan transportasi warga yang berlibur dapat terpenuhi secara maksimal.

Baca juga:

Libur Nataru, Rel Layang dan Underpass Joglo Proyek Peninggalan Gibran Dibuka Fungsional 20 Desember



Joni mengatakan selama periode tersebut, secara total, 30 perjalanan Commuter Line Yogya-Palur dan 10 perjalanan Commuter Line Prameks akan dioperasikan setiap harinya. "KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta juga akan mengoperasikan 4 rangkaian KRL dan 2 rangkaian KRD Prameks. Dari 40 perjalanan Commuter Line tersebut, jadi kapasitas daya angkut mencapai 45.080 pengguna per harinya,” papar dia.

Dia menambahkan KAI Commuter memprediksi jumlah volume pengguna Commuter Line Yogya-Palur selama masa Nataru kali ini sebanyak 554.844 orang, atau lebih tinggi 18 persen jika dibandingkan dengan Nataru tahun lalu yang mencapai hampir 469 ribu pengguna.

Sementara itu, pengguna Commuter Line Prameks diprediksi sebanyak 62.926 orang, atau lebih tinggi 6 persen ketimbang tahun lalu yang tercatat sebanyak lebih dari 59 ribu pengguna.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

PT KAI Antisipasi Cuaca Ekstrem Perjalanan Kereta Api saat Nataru, Perkuat Bantalan Rel

#Solo #Nataru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Menjadi wadah bersatunya para insan pers dan masyarakat Solo guna mendoakan keselamatan seluruh korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Indonesia
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Menegaskan kasus tersebut berjalan sebelum Ahmad Ali masuk PSI.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Indonesia
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Kebijakan tersebut berlaku bagi rumah ibadah yang mengalami peralihan hak untuk kepentingan keagamaan dan sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Indonesia
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Budi mengaku tujuannya datang ke Solo untuk mengundang ke acara podcast The Johan Budi Untold Stories.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Salat istisqa tersebut dilakukan di tengah musim kemarau panjang dan kebakaran TPA Putri Cempo yang belum padam
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Indonesia
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
PB XIV Hangabehi resmi dikukuhkan sebagai penerus PB XIII lewat upacara jumenengan. Sebelumnya Purbaya sudah mendeklarasikan diri sebagai PB XIV. Konflik daualisme kepemimpinan makin rumit.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
Indonesia
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Pelaksanaan water bombing difokuskan pada sisi timur TPA Putri Cempo yang masih mengeluarkan asap.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Indonesia
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Pemadaman dibantu menggunakan water bombing yang akan dilakukan mulai Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Indonesia
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Gas metana merupakan salah satu penyebab kebakaran dan ada bahan yang mudah terbakar.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Bagikan