Kesehatan

Antioksidan yang dapat Ditemukan dalam Makanan ini

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 07 Oktober 2020
Antioksidan yang dapat Ditemukan dalam Makanan ini

Makanan antioksidan yang ada pada sayuran membantu imun tubuh. (Foto: Pixabay/PhotoMIX-Company)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BISA jadi sudah ratusan kali membaca artikel tentang antioksidan. Apa pentingnya mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan? Dilansir dari Healthlince.com, antioksidan merupakan senyawa yang diproduksi dalam tubuh kita dan dapat ditemukan dalam kandungan makanan.

Kamu membutuhkannya untuk membantu melindung sel-sel dalam tubuh dari kerusakan karena radikal bebas. Pada kadar tertentu radikal bebas di dalam tubuh yang tinggi akan menyebabkan penyakit jantung, katarak, dan kanker.

Baca Juga:

7 Alasan Penting Menambahkan Bawang ke Dalam Pola Makan

Dilansir dari Self.com, makanan nabati seperti buah-buahan dan sayuran membantu menghancurkan radikal bebas. Pastikan makanan tersebut mengandung vitamin A, Vitamin C, dan vitamin E untuk menghancurkan radikal bebas yang masuk ke dalam sel tubuh. Ada beberapa makanan yang bisa kamu konsumsi untuk asupan antioksidan dalam tubuh.

1. Goji Berry

makanan
Goji Berry kaya akan nutrisi dan antioksidan yang baik untuk kekebalan tubuh. (Foto: Pixabay/Ivabalk)


Buah kering ini sering dimanfaatkan untuk pengobatan tradisional. Di dalam buah ini juga mengandung banyak nutrisi, seperti vitamin A, B1, C, Zat besi, dan beberapa vitamin lainnya. Antioksidan yang tinggi juga terkandung di dalam Goji Berry. Biasanya disebit dengan Lycium Barbarum Polysaccharies. Sangat baik untuk mengonsumsi buah tersebut agar meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita. Kamu bisa mengolahnya menjadi jus atau pun teh herbal.

2. Bit

makanan
Bit umbi-umbian yang kaya manfaat melawan radikal bebas. (Foto: Unsplash/foodism360)


Dari warnanya yang merah pekat ini tentunya kaya akan nutrisi untuk tubuh. Ia tergolong dalam tanaman umbi-umbian yang dapat menjadi nutrisi untuk menurunkan tekanan darah serta menjaga kesehatan jantungmu. Tidak hanya itu, buah ini juga dapat menjadi pencegah kanker karena kandungan betasianin dan antioksidan di dalamnya.

Baca Juga:

Manfaat Air Kelapa Bagi Kesehatan

3. Dark Chocolate

makanan
Dark chocolate lebih banyak mengandung antioksidan ketimbang cokelat biasa. (Foto: Unsplash/Charisse Kenion)


Untungnya bagi kamu penggemar dark chocolate, mengonsumsi makanan ini sangat bergizi. Laman Healthline.com mengatakan bahwa dark chocolate mengandung lebih banyak kandungan kakao, mineral, dan antioksidan bila dibandingkan dengan coklat biasa. Coklat hitam juga mampu mengurangi peradangan dan faktor risiko penyakit jantung. (ren)

Baca Juga:

Deretan Makanan yang Membuatmu Awet Muda, Jangan Lihat Nomor 4

#Kesehatan #Antioksidan #Sayur Mayur #Buah
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Masyarakat diminta tidak meremehkan gangguan kesehatan yang muncul secara mendadak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Februari 2026
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi buah terbuka. Hal itu dilakukan untuk mencegah virus Nipah.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Bagikan