Antara Pesan dari SBY dan Keakraban AHY Bersama Jokowi-Gibran di Istana

Thomas KukuhThomas Kukuh - Kamis, 10 Agustus 2017
Antara Pesan dari SBY dan Keakraban AHY Bersama Jokowi-Gibran di Istana

Putra Presiden Joko Widodo Gibran Rakabuming Raka (kiri) berjabat tangan dengan putra Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) di Istana. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berkesempatan makan siang bersama Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/8). Dalam kesempatan itu, AHY mengaku menyampaikan pesan dari sang ayah yang sekaligus Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono kepada Jokowi.

“Sekitar 40 menit sebelum saya berangkat (ke istana), saya ditelepon Pak SBY. Tentunya Pak SBY menyambut baik dan senang mendengar saya menghadap dan sowan ke Pak Presiden,” kata AHY.

Menurut AHY, dalam percakapan di telepon itu, SBY menitipkan pesan salam hormat untuk Jokowi dan keluarga. Selain itu, SBY juga mendoakan agar Presiden Jokowi sukses dan selalu sehat serta diberikan kesuksesan di dalam memimpin negeri dan memimpin pemerintah.

"Itu harapan dan doa dari Bapak SBY," ucap AHY saat konferensi pers usai bertemu Presiden dan putranya Gibran Rakabuming Raka di ruang presidensial lounge yang terletak samping kanan Istana Merdeka Jakarta.

Putra sulung SBY ini juga mengucapkan syukur karena mendapatkan kesempatan bisa menghadap dan menemui langsung Presiden Jokowi bersama putranya, Gibran.

AHY mengatakan kedatangannya ke Istana dalam rangka saya meminta doa restu karena pada Kamis malam ini akan ada peluncuran The Yudhoyono Institute di Jakarta Theatre.

"Saya akan menjadi direktur eksekutif dari institut tersebut, oleh karena itu tentu saya memohon doa restu kepada bapak presiden sekaligus juga ingin mendapatkan wejangan, nasihat dan hal-hal lain yang perlu saya jadikan pedoman dalam rangka kesuksesan dari institut tersebut," paparnya.

AHY mengakui pertemuan dengan Presiden bersama putranya berjalan dengan baik dan tidak hanya berbicara masalah "he Yudhoyono Institute, tetapi juga berbagai hal perkembangan dunia saat ini.

"Bapak Presiden Jokowi menyampaikan kepada saya bahwa memang perkembangan dunia ini begitu cepat. Anak-anak muda diharapkan bisa menjadi bagian dari upaya memajukan bangsa, merespon perubahan, cepat beradaptasi dan mudah-mudahan juga bisa membawa berbagai kemajuan," tuturnya.

AHY juga menyampaikan bahwa Presiden berharap kepada anak-anak muda memiliki keunggulan untuk siap berkompetisi dan bersaing menghadapi persaingan global.

"Beberapa kali disampaikan. Intinya adalah membangun sumber daya manusia yang utuh, unggul, karena kompetisi ke depan, di abad 21 ini semakin sengit dan kita jangan berkompetisi di dalam saja, justru kita bersatu bersama-sama sebagai sebuah bangsa, kita siapkan diri kita. untuk siap berkompetisi dengan siapapun yang ada di luar Indonesia. Itu pesan-pesan beliau," ujarnya.

AHY mengaku mendapat restu dari Presiden, dalam arti memberikan semangat dan juga berharap bahwa melalui "The Yudhoyono Institute" ini ada pemikiran-pemikiran yang baik, sekaligus juga memotivasi generasi muda.

"Termasuk menyiapkan kader-kader pemimpin di masa mendatang. Dan inilah tujuan utama dari didirikannya 'The Yudhoyono Institute'," kata AHY, menambahkan. (*)

Sumber: Antara

#Agus Harimurti Yudhoyono #Jokowi #Gibran Rakabuming
Bagikan
Ditulis Oleh

Thomas Kukuh

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dikabarkan sudah menyiapkan sosok untuk menjadi calon Presiden dan Cawapres di Pemilu 2029.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
Indonesia
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Teman KKN UGM Jokowi mengatakan, bahwa ia memiliki nama panggilan Jack. Hal itu terungkap saat sidang lanjutan gugatan ijazah di PN Solo, Selasa (3/2).
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Indonesia
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu Gibran maju di Pilpres 2029. Ia tetap mendukung Prabowo-Gibran dua periode.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Dito Ariotedjo ikut mendampingi Jokowi bertemu PM Arab Saudi Mohammed bin Salman Al-Saud membahas lobi penambahan kuota haji Indonesia tahun 2024.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Indonesia
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dan ahli meringankan yang diajukan Roy Suryo Cs dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Penerapan mekanisme keadilan restoratif (restorative justice/RJ) dalam perkara tersebut mencerminkan arah kebijakan hukum pidana nasional di masa depan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Indonesia
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mengajukan surat permohonan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Indonesia
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, terlalu dini membicarkan restorative justice usai kliennya bertemu dengan Eggi Sudjana.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Bagikan