Anies Sebut Hanya Sedikit Orang Sudah Divaksin Terpapar COVID-19

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 19 Juli 2021
Anies Sebut Hanya Sedikit Orang Sudah Divaksin Terpapar COVID-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ketika memberikan arahan terkait vaksinasi di Jakarta, Senin (19/7/2021). (ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta mengingatkan kepada masyarakat mengenai pentingnya vaksin. Pasalnya, vaksin dapat mengurangi potensi terpapar dan meminimalkan dampak gejala berat ketika terinfeksi COVID-19.

"Kalau tervaksin insyaallah lebih terlindungi dari pada yang tidak tervaksin, begitu juga ketika sampai ke tingkat kematian, mereka yang sudah tervaksin itu jauh lebih aman dibanding yang belum tervaksin," kata Gubernur Anies Baswedan melalui virtual, Senin (19/7).

Meski demikian, Anies mengakui, masih ada masyarakat yang terjangkit wabah corona meski sudah melakukan vaksinasi. Tapi jumlahnya hanya sedikit, di bawah 1 persen.

Baca Juga:

Anies Minta Warganya Salat Iduladha di Rumah Masing-Masing

Sejauh ini, di Jakarta ada sebanyak 6.484.908 orang sudah menerima vaksin COVID-19 dosis pertama. Sedangkan untuk dosis dua mencapai 1.996.217 orang.

Lanjut Anies, dari jumlah warga yang sudah divaksin dosis pertama, hanya sekitar 0,3 persen yang masih terpapar. Untuk yang sudah menerima dosis kedua, lebih sedikit lagi yakni 0,01 persen.

"Mereka yang sudah tervaksin itu menjadi kasus positif sedikit sekali," ujar Anies.

Tangkapan layar video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kanan) usai mengikuti rapat evaluasi PPKM Darurat. ANTARA/ Instagram/aniesbaswedan/Abdu Faisal
Tangkapan layar video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kanan) usai mengikuti rapat evaluasi PPKM Darurat. ANTARA/ Instagram/aniesbaswedan/Abdu Faisal

Orang nomer satu di DKI ini mengungkapkan, cara kerja vaksinasi adalah membuat tubuh terbiasa dengan COVID-19. Karena itu, jika virus aslinya datang, kekebalan tubuh sudah meningkat dan bisa menghalaunya.

"Badan itu ketika terima vaksin dia dididik untuk mengetahui virusnya, mengetahui perilakunya, tetapi dalam porsi yang terukur sehingga tidak membahayakan, tetapi badan jadi tahu sehingga ketika terpapar maka badan bisa menangkis dengan cepat dan dengan baik," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

Hari Ini Anies Salurkan BST Warga Terdampak PPKM Darurat

#COVID-19 #Anies Baswedan #Vaksinasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Bagikan