Anies Lempar Bola Panas Kekosongan Posisi Sandiaga ke Tangan Jokowi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 14 Agustus 2018
Anies Lempar Bola Panas Kekosongan Posisi Sandiaga ke Tangan Jokowi

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Foto: MP/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan melempar bola panas proses pengganti posisi wakil gubernur (Wagub) yang ditinggalkan Sandiaga Uno ke Presiden Joko Widodo (Jokowi)

"Belum ada (Surat) pemberhentian dari Presiden, kalau nanti sudah ada surat itu kemudian nanti ada proses penentuan penggantinya," kata Anies di Jakarta, semalam.

Anies menuturkan proses penggantian posisi wagub harus melalui beberapa tahap. Pemprov saat ini masih harus menunggu surat dari DPRD dan surat keputusan presiden sebelum bisa mulai memproses pengganti Sandiaga.

"Jadi Prosesnya masih bertahap, sekarang kita masih menunggu surat dari DPRD, sesudah itu surat dari presiden baru nanti ada penggantian," imbuh mantan Mendikbud yang dicopot Jokowi itu.

Jokowi lantik
Presiden Jokowi saat melantik pasangan Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubenur Sandiaga Uno pada 2017 silam. Foto:Setkab.go.id

Ketika ditanya awak media siapa kriteria yang cocok menggantikan wagub Sandiaga, Anies memastikan akan mengikuti sesuai aturan yang ada di undang-undang.

"Kalau kriteria kita mengikuti undang-undang saja, kalau dari sisi pribadinya tentu pribadi yang sudah pada level dicalonkan ya tentu sudah siap untuk bekerja dan saya juga siap bekerja dengn siapapun. Karena saya yakin di tingkat ini pasti orientasi profesionalisme sudah siap," ungkapnya

Sebelumnya diketahui, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah resmi memilih Sandiaga Uno menjadi bakal calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi dirinya untuk maju di Pemilihan presidan (Pilpres) 2019.

Dengan begitu, Sandiaga langsung menyerahkan surat pengunduran diri jabatan Wagub DKI kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Jumat (10/8) lalu. Adapun surat yang sama untuk Presiden Jokowi turut dilampirkan saat itu. (Asp)

#Sandiaga Uno #Jokowi #Anies Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka ni menegaskan pihaknya akan hadiri sidang asalkan surat panggilan diterima.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Indonesia
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Jaksa akan memanggil Jokowi dan Syarif di persidangan pada Kamis (5/11).
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Indonesia
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Jaksa akan menghadirkan Jokowi sebagai saksi dalam sidang Roy Suryo pekan depan. Roy menyebut kehadiran mantan presiden itu telah lama dinantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Bagikan