Anies dan PSI Saling Sindir soal Kunjungan Giring ke Sirkuit Ancol

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 21 Januari 2022
Anies dan PSI Saling Sindir soal Kunjungan Giring ke Sirkuit Ancol

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ketika mengisi podcast Youtube Total Politik dipantau di Jakarta, Jumat (22/1/2022). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyindir pihak yang beberapa waktu lalu mengunjungi calon sirkuit Formula E di kawasan Ancol Timur, Pademangan, Jakarta Utara.

Orang nomor satu di Ibu Kota itu pun heran kenapa ada orang yang merepotkan dirinya untuk meninjau lokasi tersebut hanya untuk mengkritik Formula E yang dinilainya tak layak.

Baca Juga

Wagub DKI Enggak Tahu Korelasi Eks Wamenlu di Kasus Formula E

Diketahui, salah satu pihak yang beberapa waktu lalu meninjau lokasi lintasan Formula E adalah Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha.

"Kasihan juga waktunya longgar betul. Sehingga, kalau kita-kita yang agak sibuk ini enggak cukup waktunya untuk keliling-keliling enggak perlu," kata Anies dalam Youtube Total Politik yang dikutip, Jumat (21/1).

Pihak lain belum saatnya untuk berspekulasi, sebab menurut dia, gelaran Formula E masih dalam proses. Ia meminta masyarakat menunggu agar dirinya membuktikan bahwa Formula E bisa digelar dengan baik.

"Makanya, saya itu seringkali begini, untuk hal-hal yang perlu pembuktian, kita lihat nanti. Karena itulah nanti bukti paling kuat atas apa yang kita rencanakan," papar dia.

Mengetahui sindiran Anies ke Giring tersebut, Ketua DPW PSI, Michael Sianipar memberi tanggapan.

Baca Juga

Anies Jelaskan Tudingan Ngotot Gelar Ajang Formula E

Menurut Michael, tidak ada yang salah dari aksi peninjauan yang dilakukan Giring ke lokasi Formula E. Hal itu justru harus dilakukan oleh para pemimpin.

"Kalau kita turun ke lapangan itu kurang kerjaan, jadi kerja yang sebenernya apa," ucap Michael.

"Justru yang kita harapkan seorang pemimpin itu bisa turun ke lapangan, itu kan juga gaya yang dicontohkan oleh pak Jokowi sering blusukan," paparnya.

Oleh sebab itu, ia mengatakan, peninjauan yang dilakukan oleh mantan vokalis grup band Nidji tersebut adalah bagian untuk melihat langsung lokasi Formula E yang menggunakan anggaran ratusan miliar itu.

"Jadi kehadiran bro Giring ke lokasi itu adalah bagian dari kita merespon keresahan yang ada di masyarakat soal Formula E ini kapan jadinya dan apakah kita akan siap sementara sudah ratusan miliar yang dikeluarkan," tandas Michael. (Asp)

Baca Juga

Lelang Proyek Ditutup, Jakpro Pede Sirkuit Formula E Kelar April

#Anies Baswedan #Formula E #PSI
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Tiang Monorel Rasuna Said Mau Dibongkar, Dewan PSI Pertanyakan APBD dan Prosedur
Fraksi PSI DPRD DKI menyoroti rencana pembongkaran tiang monorel Rasuna Said yang menelan anggaran Rp 100 miliar dari APBD.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Tiang Monorel Rasuna Said Mau Dibongkar, Dewan PSI Pertanyakan APBD dan Prosedur
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Insiden 3 kali longsor pada Mei sampai Desember 2025 menunjukkan kondisinya sudah pelik.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Indonesia
Rakorwil PSI Jateng, Kaesang Tekad Jateng Menang Telak di Kandang Gajah
Kaesang mengatakan target nasional masih menunggu hasil rakorwil dari provinsi lain.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Rakorwil PSI Jateng, Kaesang Tekad Jateng Menang Telak di Kandang Gajah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
PSI Jateng Gelar Rakorwil di Solo, Undang Jokowi Hingga Kaesang
Rakorwil ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi internal partai, khususnya dalam menyambut tahapan verifikasi partai politik menjelang Pemilu 2029.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
PSI Jateng Gelar Rakorwil di Solo, Undang Jokowi Hingga Kaesang
Indonesia
Pimpinan PSI DKI Wanti-Wanti Pemprov DKI soal Longsor Sampah di TPST Bantar Gebang
Dalam kejadian tersebut, sampah yang longsor juga mengenai tiga truk sampah hingga terperosok hingga masuk ke dalam kali.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Pimpinan PSI DKI Wanti-Wanti Pemprov DKI soal Longsor Sampah di TPST Bantar Gebang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
PSI Desak Publik Cerdas: Peresmian Jokowi 2018 Itu Bandara Negara, Bukan Bandara yang Diributkan Menhan Sjafrie Sjamsuddin
PSI berharap agar masyarakat lebih bijak dan kritis dalam mencerna setiap informasi yang diterima
Angga Yudha Pratama - Kamis, 27 November 2025
PSI Desak Publik Cerdas: Peresmian Jokowi 2018 Itu Bandara Negara, Bukan Bandara yang Diributkan Menhan Sjafrie Sjamsuddin
Indonesia
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
Ariyadi menegaskan bahwa menyeret-nyeret PDIP dalam narasi yang tidak berdasar hanya menunjukkan upaya memutarbalikkan fakta
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 November 2025
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
Bagikan