Anies Bagi-bagi Puluhan Juta Masker untuk Warga Jakarta

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 01 Mei 2020
Anies Bagi-bagi Puluhan Juta Masker untuk Warga Jakarta

Gubernur Anies Baswedan meninjau distribusi masker di PD Pasar Jaya, Cakung. (ANTARA/HO-East Jakarta Information Office)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membuat 20 juta masker kain untuk dibagikan secara gratis ke seluruh penduduk Jakarta. Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di akun Twitter-nya.

“20 juta masker kain diproduksi bagi seluruh penduduk Jakarta. Tiap orang dapat dua masker, gratis. Ini ikhtiar Pemprov DKI Jakarta untuk melindungi warga sekaligus menggerakkan roda perekonomian di kampung-kampung,” kata Anies dalam keteranganya, Jumat (1/5).

Baca Juga:

Pemudik Dizinkan Mudik Jika Bawa Surat RT/RW, Ini Jawaban Korlantas Polri

Seperti diketahui, wilayah ibu kota saat ini menjadi episentrum atau pusat penyebaran virus corona di Indonesia.

Hingga Jumat (1/5), sudah 4.283 warga Jakarta yang terinfeksi virus mematikan dari Tiongkok ini. Dari jumlah tersebut, 2.151 tengah berada dalam perawatan, sementara 1.312 orang menjalani isolasi mandiri.

Pasien COVID-19 yang sembuh di Jakarta mencapai 427 orang. Jumlah ini masih lebih tinggi dari pasien yang meninggal yaitu 393 orang.

Pembagian masker kain gratis ini bisa meringankan beban warga karena banyak yang tidak memiliki uang untuk membelinya. Di pasaran, harga masker kain dijual rata-rata mulai Rp10.000.

Perajin menyelesaikan pembuatan masker kain di Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (1/4/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan  membagikan 20 juta masker kain bagi warga ibu kota mulai Sabtu (2/5). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc
Perajin menyelesaikan pembuatan masker kain di Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (1/4/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membagikan 20 juta masker kain bagi warga ibu kota mulai Sabtu (2/5). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc

Anies juga mengajak masyarakat DKI Jakarta untuk saling membantu melalui program anyar yakni Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB).

Program tersebut dibuat untuk mengatasi dampak virus corona.

"Seiring dengan datangnya bulan suci Ramadan, ??Pemprov DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk bahu membahu membantu sesama yang membutuhkan, dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) dalam rangka mengatasi pandemik COVID-19 khususnya di Provinsi DKI Jakarta," ujar Anies.

Baca Juga:

Pilwakot Solo 2020 Diusulkan Diundur

Anies berujar program ini merupakan kolaborasi sosial dari warga untuk warga lain yang membutuhkan. Di mana Pemprov DKI Jakarta sebagai media fasilitator program.

Dalam program KSBB ini terdapat empat fokus utama yakni:

1. Paket Makanan Siap Saji Pagi-Malam??

2. Paket Sembako??

3. Paket Lebaran??

4. Paket THR uang tunai??

"Pendistribusian akan dilakukan secara merata untuk RW rentan, pesantren, panti sosial asuhan anak, panti sosial bagi lanjut usia, panti sosial disabilitas dan lokasi prioritas potensial lainnya di Provinsi DKI Jakarta," lanjut Anies.

Selain itu Anies juga memberikan nomor yang bisa dihubungi untuk informasi lebih lanjut mengenai program KSBB ini.

Info lebih lanjut mengenai program KSBB dapat dilihat pada laman web https://corona.jakarta.go.id/ksbb atau dapat menghubungi chat center ke nomor +6281196000196 ; +6281196000197 atau +628118438899. (Knu)

Baca Juga:

PKS Soroti Maraknya PHK Tenaga Kerja dan Nasib Buruh saat Pandemi Corona

#Virus Corona #DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Dukcapil DKI Padankan Data WNI dengan Imigrasi di Jakarta
Dukcapil juga memverifikasi alamat tempat tinggal WNA serta memantau perubahan status kependudukan.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Dukcapil DKI Padankan Data WNI dengan Imigrasi di Jakarta
Indonesia
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Kebutuhan pembiayaan pembangunan Jakarta tetap besar sehingga pemerintah daerah perlu mencari alternatif pendanaan.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Indonesia
Pemprov DKI Buka 3 Tahap Uji Coba LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai
Uji coba diperlukan untuk mengetahui kekurangan layanan sebelum LRT Jakarta dioperasikan secara lebih luas.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Pemprov DKI Buka 3 Tahap Uji Coba LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai
Indonesia
Dalam 5 Tahun Seluruh Kabel di Jakarta Ditanam di Bawah Tanah
Bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta mengubah wajah kota agar lebih rapi, aman, dan nyaman bagi warga.
Yusuf Abdillah - Kamis, 10 September 2026
Dalam 5 Tahun Seluruh Kabel di Jakarta Ditanam di Bawah Tanah
Indonesia
Pemprov DKI Jamin Mahasiswa Terimbas Desil masih Tetap Kuliah
Ada 147 mahasiswa penerima KJMU yang mengeluhkan pemutakhiran desil.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Pemprov DKI Jamin Mahasiswa Terimbas Desil masih Tetap Kuliah
Indonesia
Kronologi Pria Diduga Bunuh Diri di GBK, Sempat Kirim Sinyal SOS ke Temannya
Rekan korban menerima sinyal 'SOS' itu melalui fitur jam di salah satu aplikasi.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Kronologi Pria Diduga Bunuh Diri di GBK, Sempat Kirim Sinyal SOS ke Temannya
Indonesia
Pramono Akui Sejumlah Wilayah Jakarta Alami Kekeringan, tapi sudah Teratasi
Masih bisa diatasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI karena ketersediaan air masih mencukupi.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Pramono Akui Sejumlah Wilayah Jakarta Alami Kekeringan, tapi sudah Teratasi
Indonesia
DPRD DKI Usulkan Penaikan Tarif Masuk Ragunan hingga Rp 10 Ribu
Pengelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Taman Margasatwa Ragunan memerlukan penyesuaian tarif.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
DPRD DKI Usulkan Penaikan Tarif Masuk Ragunan hingga Rp 10 Ribu
Indonesia
Kadishub DKI Jakarta Minta Maaf Tarif Parkir Naik Rp 60 Ribu Bikin Gaduh
Diketahui, tarif parkir di Jakarta diusulkan mengalami penyesuaian.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kadishub DKI Jakarta Minta Maaf Tarif Parkir Naik Rp 60 Ribu Bikin Gaduh
Indonesia
Polusi Udara Jakarta Memburuk, Dinkes Imbau Kelompok Rentan Kurangi Aktivitas di Luar
Dinkes DKI Jakarta mengimbau bayi, balita, dan lansia mengurangi aktivitas di luar rumah saat polusi udara Jakarta sedang tidak baik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Polusi Udara Jakarta Memburuk, Dinkes Imbau Kelompok Rentan Kurangi Aktivitas di Luar
Bagikan