Angkatan Darat AS Publikasikan Tiga Nama Korban dalam Kecelakaan Black Hawk

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 03 Februari 2025
Angkatan Darat AS Publikasikan Tiga Nama Korban dalam Kecelakaan Black Hawk

Pencarian korban tabrakan pesawat American Airlines dan helikopter Black Hawk dilakukan di Sungai Potomac.(foto: Instagram @americanair)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - IDENTITAS korban ketiga dalam insiden kecelakaan pesawat American Airlines dan helikopter Black Hawk akhirnya diungkap. Angkatan Darat AS mengungkap identitas kru ketiga yang tewas dalam kecelakaan helikopter militer yang bertabrakan dengan pesawat penumpang di Washington, DC.

Korban ialah Kapten Rebecca Lobach yang telah bertugas di bidang penerbangan sejak Juli 2019. “Kapten Rebecca M. Lobach, dari Durham, Carolina Utara, bertugas sebagai perwira penerbangan (15A) di Angkatan Darat reguler mulai Juli 2019 hingga Januari 2025. Ia tidak memiliki riwayat penugasan ke luar negeri. Ia ditugaskan di Batalyon Penerbangan ke-12, Ft Belvoir, Virginia," ujar pihak Angkatan Darat AS dalam pernyataan resmi, Minggu (2/2).

Lobach diketahui menerima beberapa penghargaan, termasuk Army Commendation Medal, Army Achievement Medal, National Defense Service Medal, dan Army Service Ribbon. Sebelumnya, pada Jumat, Departemen Pertahanan AS hanya merilis dua nama anggota kru helikopter yang jatuh, sedangkan identitas korban ketiga dirahasiakan atas permintaan keluarga.

Dua kru lainnya yang telah diumumkan yakni Sersan Ryan O'Hara, 28, dari Georgia dan Pembantu Letnan Satu (Peltu) Andrew Eaves, 39, dari Maryland.

Baca juga:

Kecelakaan Pesawat Beruntun Terbitkan Kekhawatiran terhadap Isu Keamanan Penerbangan



Pada Rabu (29/1) malam, helikopter militer AS yang membawa tiga kru bertabrakan dengan pesawat penumpang regional yang mengangkut 64 orang saat pesawat tersebut mendekati landasan pacu di Bandara Nasional Ronald Reagan dekat Washington DC.

Kedua pesawat itu jatuh ke Sungai Potomac dan tidak ada penumpang yang selamat. Insiden itu menjadi bencana udara terburuk di Amerika Serikat dalam 15 tahun terakhir.(*)

Baca juga:

Kotak Hitam American Airlines yang Bertabrakan dengan Helikopter Black Hawk Ditemukan, NTSB Mulai Penyelidikan

#Kecelakaan Pesawat #Amerika Serikat
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Ketua Umum Perhimpunan Ojek Online Indonesia (O2) Cecep Saripudin menyebut pihaknya menentang aksi Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Dunia
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Tangkapan layar di Truth Social yang dibuat seperti biografi Wikipedia, mengklaim Trump sebagai presiden sementara Venezuela mulai Januari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Dunia
AS Siapkan Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Greenland memiliki pemerintahan sendiri dan kewenangan luas dalam mengatur urusan domestik, meski kebijakan luar negeri dan pertahanan tetap berada di tangan Kopenhagen.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
AS Siapkan  Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Dunia
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Keputusan ini menandai sikap tidak setuju atas ambisi Trump yang kian meluas di belahan Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Dunia
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Meski begitu, Gedung Putih tidak segera memberikan tanggapan ketika dimintai keterangan tambahan terkait dengan pertemuan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Dunia
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Disebut tidak lagi melayani kepentingan Amerika dan mendorong agenda yang tidak efektif atau bersifat bermusuhan.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Dunia
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Trump akan melakukan hal itu dengan mengandalkan blokade laut serta ancaman penggunaan kekuatan lebih lanjut.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Indonesia
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Retorika keras Gedung Putih bertujuan untuk membujuk Denmark agar menjual Greenland kepada Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Dunia
Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
Trump mengatakan uang hasil penjualan akan berada di bawah kendalinya dan digunakan untuk kepentingan rakyat Venezuela dan Amerika Serikat.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
 Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
Dunia
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China
Trump mengatakan minyak itu akan dijual pada harga pasar, dan hasilnya akan dikontrol oleh dirinya sebagai Presiden Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China
Bagikan