Angkatan Darat AS Publikasikan Tiga Nama Korban dalam Kecelakaan Black Hawk
Pencarian korban tabrakan pesawat American Airlines dan helikopter Black Hawk dilakukan di Sungai Potomac.(foto: Instagram @americanair)
MERAHPUTIH.COM - IDENTITAS korban ketiga dalam insiden kecelakaan pesawat American Airlines dan helikopter Black Hawk akhirnya diungkap. Angkatan Darat AS mengungkap identitas kru ketiga yang tewas dalam kecelakaan helikopter militer yang bertabrakan dengan pesawat penumpang di Washington, DC.
Korban ialah Kapten Rebecca Lobach yang telah bertugas di bidang penerbangan sejak Juli 2019. “Kapten Rebecca M. Lobach, dari Durham, Carolina Utara, bertugas sebagai perwira penerbangan (15A) di Angkatan Darat reguler mulai Juli 2019 hingga Januari 2025. Ia tidak memiliki riwayat penugasan ke luar negeri. Ia ditugaskan di Batalyon Penerbangan ke-12, Ft Belvoir, Virginia," ujar pihak Angkatan Darat AS dalam pernyataan resmi, Minggu (2/2).
Lobach diketahui menerima beberapa penghargaan, termasuk Army Commendation Medal, Army Achievement Medal, National Defense Service Medal, dan Army Service Ribbon. Sebelumnya, pada Jumat, Departemen Pertahanan AS hanya merilis dua nama anggota kru helikopter yang jatuh, sedangkan identitas korban ketiga dirahasiakan atas permintaan keluarga.
Dua kru lainnya yang telah diumumkan yakni Sersan Ryan O'Hara, 28, dari Georgia dan Pembantu Letnan Satu (Peltu) Andrew Eaves, 39, dari Maryland.
Baca juga:
Kecelakaan Pesawat Beruntun Terbitkan Kekhawatiran terhadap Isu Keamanan Penerbangan
Pada Rabu (29/1) malam, helikopter militer AS yang membawa tiga kru bertabrakan dengan pesawat penumpang regional yang mengangkut 64 orang saat pesawat tersebut mendekati landasan pacu di Bandara Nasional Ronald Reagan dekat Washington DC.
Kedua pesawat itu jatuh ke Sungai Potomac dan tidak ada penumpang yang selamat. Insiden itu menjadi bencana udara terburuk di Amerika Serikat dalam 15 tahun terakhir.(*)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
AS Siapkan Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China