Wasit Piala Dunia 2026 Asal Somalia Ditolak Masuk AS, FIFA Buka Suara

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
Wasit Piala Dunia 2026 Asal Somalia Ditolak Masuk AS, FIFA Buka Suara

Wasit Piala Dunia 2026 asal Somalia dilarang masuk AS. (Foto: Dok. FIFA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wasit asal Somalia, Omar Artan, ditolak masuk ke Amerika Serikat setelah terpilih untuk memimpin pertandingan di Piala Dunia 2026.

Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) mengonfirmasi pada Senin (8/6), bahwa seorang warga negara Somalia yang berencana menjadi wasit di Piala Dunia 2026 telah ditolak masuk setelah tiba di Bandara Internasional Miami dari Istanbul pada Sabtu (6/6) lalu.

Pernyataan CBP tidak menyebutkan nama orang tersebut. Namun, FIFA mengonfirmasi bahwa itu adalah Artan, yakni satu-satunya wasit Piala Dunia 2026 dari Somalia.

Selama proses pemeriksaan, pelancong tersebut menjalani pemeriksaan tambahan, bagian rutin dari proses pemeriksaan CBP ketika petugas perlu memverifikasi informasi atau menentukan kelayakan masuk.

kata CBP

CBP mengungkapkan, bahwa wasit Piala Dunia 2026 tersebut dianggap tak layak masuk AS karena masalah verifikasi.

Mereka juga menyebutkan, bahwa semua pelancong yang ingin masuk ke AS, termasuk atlet, pelatih, dan staf, harus tunduk pada pemeriksaan dan verifikasi CBP.

Baca juga:

Daftar 10 Skuad Termahal di Piala Dunia 2026, Nilainya Tembus Rp 30 Triliun!

Somalia Masuk Daftar Negara yang Dilarang Masuk AS

Wasit Somalia, Omar Artan, gagal pimpin pertandingan Piala Dunia 2026
Wasit Somalia, Omar Artan, gagal pimpin pertandingan Piala Dunia 2026. Foto: Dok. FIFA

Somalia sendiri masuk dalam daftar negara yang dilarang masuk ke AS, meskipun pengecualian dapat diberikan.

Pada Senin (8/6) lalu, FIFA memberikan pernyataan: "FIFA tidak terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah, termasuk penentuan visa, dan telah diberitahu oleh pihak berwenang bahwa status Bapak Artan tidak akan diubah saat ini."

Piala Dunia 2026 menghadirkan tantangan bagi pemerintahan Presiden AS, Donald Trump, yang telah menempatkan penegakan hukum imigrasi agresif sebagai prioritas utama.

Aspek-aspek yang paling terlihat dari langkah-langkah anti-imigrasi Trump, termasuk penangkapan-penangkapan besar di kota-kota seperti Chicago dan Minneapolis, sebagian besar telah mereda.

Baca juga:

Timnas Iran Kritik FIFA usai Tiba di Meksiko, Visa Piala Dunia 2026 Dinilai Bermasalah

Penonton Piala Dunia 2026 Harus Bayar Jaminan untuk Masuk AS

Penonton Piala Dunia 2026 bayar jaminan Rp 272 juta untuk masuk AS
Penonton Piala Dunia 2026 bayar jaminan Rp 272 juta untuk masuk AS. Foto: Dok. FIFA

Lalu, pemerintah telah berupaya untuk mengambil sikap ramah terhadap pengunjung Piala Dunia 2026. Misalnya, menangguhkan persyaratan bahwa mereka yang bepergian dari negara-negara yang lolos ke turnamen dan telah membeli tiket, maka harus membayar jaminan hingga 15.000 dolar AS (Rp 272 juta) untuk memasuki AS.

Namun, Gedung Putih masih mempertimbangkan opsi keras untuk menghukum pihak-pihak yang dianggap sebagai penentang.

Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Markwayne Mullin, mengancam akan menghentikan pemrosesan bea cukai di bandara yang melayani kota-kota yang pemerintah daerahnya menentang kebijakan imigrasi Trump. (sof)

#Wasit #Piala Dunia 2026 #Amerika Serikat #Somalia #FIFA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Partai Demokrat Menangi Pemilu Sela 2026, Mempercepat Status Donald Trump sebagai 'Lame Duck'
Hasil ini menjadi bentuk penolakan tegas dari puluhan juta pemilih terhadap kepemimpinan Presiden Donald Trump.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Partai Demokrat Menangi Pemilu Sela 2026, Mempercepat Status Donald Trump sebagai 'Lame Duck'
Dunia
Learjet 60 Jatuh di Florida, Satu Keluarga Dinyatakan sebagai Korban Tewas
Seorang pengusaha di bidang teknologi beserta keluarganya dinyatakan sebagai korban tewas pada Minggu tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Learjet 60 Jatuh di Florida, Satu Keluarga Dinyatakan sebagai Korban Tewas
Dunia
Selat Hormuz Belum Dibuka, Ini 7 Syarat Iran kepada Amerika Serikat
Iran mengajukan tujuh syarat kepada AS sebelum bersedia berunding dan membuka Selat Hormuz. Tuntutannya mencakup pencabutan sanksi hingga penghentian blokade.
Yusuf Abdillah - Selasa, 03 November 2026
Selat Hormuz Belum Dibuka, Ini 7 Syarat Iran kepada Amerika Serikat
Dunia
Trump Isyaratkan Serangan, Iran Peringatkan Perang Baru dengan AS Bisa Lebih Lama
Iran memperingatkan perang baru dengan Amerika Serikat bisa berlangsung lebih lama. Ancaman muncul setelah Donald Trump mengisyaratkan serangan lanjutan.
Yusuf Abdillah - Senin, 02 November 2026
Trump Isyaratkan Serangan, Iran Peringatkan Perang Baru dengan AS Bisa Lebih Lama
Dunia
9 Tewas dalam Insiden Jet Jatuh di Florida, Ciptakan sebuah Kawah Besar di Tengah Jalan Perumahan
Pesawat menukik ke tanah hampir secara vertikal dan meledak menjadi bola api besar.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
  9 Tewas dalam Insiden Jet Jatuh di Florida, Ciptakan sebuah Kawah Besar di Tengah Jalan Perumahan
Olahraga
FAM Dicueki FIFA! Masih Tunggu Jawaban Misteri Injury Time Timnas Indonesia Vs Bangladesh
FAM mengaku belum menerima tanggapan FIFA terkait perubahan injury time Timnas Indonesia vs Bangladesh dari 2 menjadi 7 menit dalam FIFA ASEAN Cup.
Frengky Aruan - Jumat, 30 Oktober 2026
FAM Dicueki FIFA! Masih Tunggu Jawaban Misteri Injury Time Timnas Indonesia Vs Bangladesh
ShowBiz
Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Young menyatakan penggunaan lagu miliknya yang dirilis pada 1989, 'Rockin' in the Free World', tanpa izin.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
 Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Dunia
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Militer Iran menyebut ketiga kapal tersebut telah menonaktifkan sistem radar dan navigasi mereka dan juga mengabaikan peringatan yang dikeluarkan Angkatan Laut IRGC.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Dunia
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Kuba mengadu ke PBB usai 2,6 juta rakyatnya kesulitan air minum akibat krisis listrik dan blokade ekonomi Amerika Serikat. Simak laporan resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Indonesia
Trump Masih Ingin Jadikan Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 Amerika Serikat
Pada 3 Januari, AS melancarkan serangan militer besar-besaran terhadap Caracas, ibu kota Venezuela, yang berujung pada penculikan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Trump Masih Ingin Jadikan Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 Amerika Serikat
Bagikan