Anggota PSI Ditangkap Terkait Meme Setnov, Grace Natalie: Itu Persoalan Pribadi
Ketua Umum DPP PSI Grace Natalie. (MP/John Abimanyu)
MerahPutih.com - Seorang anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berinisial DKA (29) diciduk polisi, Selasa (31/10) kemarin, diduga lantaran menyebarkan meme Ketua DPR RI Setya Novanto saat berada di rumah sakit.
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
Grace mangaku DKA adalah anggota partai, tetapi tidak berada dalam kepengurusan.
"Ya, Mas. Yang bersangkutan adalah anggota, tapi bukan pengurus partai," terang Grace kepada merahputih.com, Rabu (1/11).
Terkait hal itu, Grace mengatakan bahwa persoalan yang dihadapi DKA adalah persoalan pribadi dan tidak mewakili institusi.
"Persoalan yang dia hadapi adalah persoalan personal. Tidak mewakili institusi," kata dia.
Sebelumnya, DKA (29) ditangkap polisi karena diduga telah melakukan pencemaran nama baik Setya Novanto. DKA ditangkap pada hari selasa kemarin sekitar pukul 22.30 WIB di rumahnya, kawasan Cipayung, Depok, Jawa Barat.
Akibat perbuatannya, DKA dikenakan Pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 Ayat 3 UU No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 310 KUHP dan 311 KUHP. (Fdi)
Baca juga berita lainnya dalam artikel: Penyebar Meme Setnov Anggota Partai Politik
Bagikan
Berita Terkait
PSI DPRD DKI Soroti Jalan Rusak Dampak Banjir, Minta Pemprov Bergerak Cepat
Plafon Rusak dan Rawan Ambruk, DPRD DKI Soroti Bangunan Pasar Sunan Giri Jaktim
Tiang Monorel Rasuna Said Mau Dibongkar, Dewan PSI Pertanyakan APBD dan Prosedur
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Rakorwil PSI Jateng, Kaesang Tekad Jateng Menang Telak di Kandang Gajah
PSI Jateng Gelar Rakorwil di Solo, Undang Jokowi Hingga Kaesang
Pimpinan PSI DKI Wanti-Wanti Pemprov DKI soal Longsor Sampah di TPST Bantar Gebang
PSI Desak Publik Cerdas: Peresmian Jokowi 2018 Itu Bandara Negara, Bukan Bandara yang Diributkan Menhan Sjafrie Sjamsuddin
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK