Anda Suka Dia, Dia Hanya Anggap Teman...Celaka!

P Suryo RP Suryo R - Minggu, 03 September 2017
Anda Suka Dia, Dia Hanya Anggap Teman...Celaka!

Harus disadari kata 'teman' jika perempuan sudah mengucapkannya. (Foto: huffpost)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADA seorang pria yang sangat dekat dengan 'teman' perempuannya. Ia menginginkan 'teman' perempuannya itu lebih dari sekedar teman. Ia ingin 'teman' perempuannya menjadi kekasihnya. Namun apa daya, si perempuan hanya mau berada di zona pertemanan saja. Padahal di antara keduanya tidak pernah ada orang lain, selain mereka berdua.

Ini yang kerap terjadi di dalam pergaulan. Sebenarnya dapat saja pertemanan itu berubah menjadi kekasih jika saja ada kejelasan yang sangat terang dari salah satu pihak. Sudah saatnya, terutama si pria, menempatkan prioritas yang sebenarnya di antara pertemanan atau kekasih.

Celakanya banyak pria yang kemudian terlalu lama memikirkan hal ini. Padahal urusan asmara tidak ada hubungan dengan logika, semua dari hati. Salah satu caranya adalah mengambil risiko, yang kebanyakan orang tak mau mengambilnya. Ketakutan terbesar adalah kehilangan pertemanan dengan dirinya. Padahal aksi pun belum dilakukan, namun sudah terhenti dengan asumsi yang belum tentu kebenarannya.

Andpun harus mengerti betul apa yang ada di benak dan perasaan perempuan. Pertama mereka akan menjalin kisah asmara jika memang merasakan adanya ketertarikan alami dan senyawa kimia di dalam dirinya. Kemudian seorang pria harus mengerti betul kebutuhan emosional wanita, jangan anggap remeh hal ini.

Jika si perempuan tidak merasakan ketertarikan dan senyawa kimia dalam tubuhnya, ia meletakan pria itu dalam zona pertemanan saja. Hal ini yang tidak pernah disadari oleh para pria. Jadi untuk apa membuang waktu jika masih ada perempuan lain di luar sana.

Pahamilah jika ia sudah mengatakan 'kamu teman yang baik' atau 'kamu mengingatkan saya pada kakak', berarti Anda tidak memiliki kesempatan apapun untuk berkencan dengannya. ia sudah mengungkapkan perasaannya dengan terus terang dan gamblang. Jangan pernah berpikiran untuk mengejarnya terus, sampai ia mengubah pikirannya. (psr)

#Perempuan #Pria #Pertemanan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
11,54 Juta Perempuan Indonesia Jadi Kepala Keluarga, Kesenjangan Bisa Melebar
Komposisi penduduk laki-laki mencapai 50,47 persen, sementara perempuan sebesar 49,53 persen. Sementara itu, perempuan dewasa berusia 18-59 tahun sekitar 29,57 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
11,54 Juta Perempuan Indonesia Jadi Kepala Keluarga, Kesenjangan Bisa Melebar
Indonesia
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Putusan MK soal kewajiban 30 persen caleg perempuan mendapat dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad. DPR memastikan aturan tersebut akan masuk dalam revisi UU Pemilu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Lifestyle
Tren Video Podcast Buka Ruang Baru bagi Kreator Perempuan di Indonesia
Secara global, lebih dari 250 juta pengguna telah menyaksikan video podcast di Spotify.
Dwi Astarini - Minggu, 15 Maret 2026
Tren Video Podcast Buka Ruang Baru bagi Kreator Perempuan di Indonesia
Indonesia
Kekerasan Pada Anak dan Perempuan Kian Melonjak, Pengaduan ke Komnas Perempuan Naik 10 Persen
Pengaduan kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan yang diterima Komnas Perempuan selama 2025 naik 10 persen dengan total 4.597 kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Maret 2026
Kekerasan Pada Anak dan Perempuan Kian Melonjak, Pengaduan ke Komnas Perempuan Naik 10 Persen
Fun
Sinopsis Film Alone, Jules Willcox Terjebak Kucing-Kucingan dengan Kematian
Tanpa banyak dialog dan minim bantuan, Alone menyoroti naluri bertahan hidup manusia harus menghadapi ancaman di tempat terisolasi.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Februari 2026
Sinopsis Film Alone, Jules Willcox Terjebak Kucing-Kucingan dengan Kematian
Bagikan