Anang: Penyalahguna Narkoba Dipenjara, Bandar Tertawa
Panglima TNI Jenderal Moeldoko bersama dengan Kepala BNN Komjen Pol Anang Iskandar di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (13/5) (Foto: Puspen TNI)
MerahPutih Nasional - Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Budi Waseso dalam waktu dekat akan menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Buwas pun berencana tidak akan memberi keringanan kepada bandar narkoba.
Menyikapi pernyataan Buwas, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Anang Iskandar memiliki pendapat berbeda. Menurutnya, para pengguna narkoba seharusnya diselamatkan dengan jalan rehabilitasi. Karena mereka hanya korban dan jika tetap dipenjara hanya akan membuat para bandar tertawa.
"Mereka para korban harus kita selamatkan bersama dengan rehabilitasi, kalau korbannya di penjara itu bandarnya akan tertawa-tawa terbahak-bahak nanti," ungkapnya di Jakarta, Sabtu (5/9).
Anang menjelaskan penyalahgunaan narkoba sudah dijamin dalam pasal 4 UU 35 Tahun 2009 huruf d. Meskipun penyalahgunaan narkoba termasuk perbuatan kriminal, negara juga berkewajiban untuk memiskinkan para pengedar.
"Saya tegaskan bahwa kebijakan negara itu adalah mencegah, melindungi, menyelamatkan para pengguna. Jadi kita harus berpihak kepada korban kejahatan narkoba. Kalau bandar narkotika silahkan bila perlu dimiskinkan krena itu amanat Undang-Undang," tandasnya. (rfd)
Baca Juga:
Anang Siap Tindak Lanjut Kasus Pelindo II
Budi Waseso Pasrah jika Dicopot dari Kabareskrim
Kabareskrim Komjen Buwas Sebut Rp80 Miliar Uang Negara Berhasil Diselamatkan
Bagikan
Fredy Wansyah
Berita Terkait
Sindikat Obat Aborsi Ilegal Bogor Digerebek, Ini Nama Merek dan Tokonya
Bareskrim Mabes Polri Turun Langsung ke Batam Usut Penyelundupan Pasir Timah
Polri Geledah Kantor DSI Terkait Kasus Peggelapan Dana Anggota Rp 1,4 Triliun
Bareskrim Naikkan Status Perkara Gagal Bayar PT Dana Syariah Indonesia ke Penyidikan
Bareskrim Polri Rilis Kasus Akses Ilegal dan Pencucian Uang Judi Online di Jakarta
Bareksrim Bongkar Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 Bali, Amankan Citra Indonesia di Ranah Internasional
Modus Operandi Sistem Tempel dalam Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 di Bali, seperti Apa?
17 Orang dari 6 Sindikat Peredaran Narkoba Ditangkap Jelang DWP 2025 di Bali, Polri Amankan 31 Kg Sabu dan Ratusan Ekstasi
Etomidate Resmi Masuk Narkotika Golongan II, Penyalahgunaan Bisa Dijerat UU Narkotika
Polisi Naikkan Temuan Kayu Gelondongan Saat Banjir Sumatera ke Penyidikan