Anak juga Bisa Mengalami Kolesterol
Anak juga bisa mengalami kolesterol. (Foto: Unsplash/Nathan Dumlao)
SIAPA bilang kolesterol tinggi hanya menyerang orang dewasa? Kolesterol tinggi juga bisa menimpa anak-anak, loh. Biasanya, kolesterol tinggi pada anak disebabkan oleh tiga faktor utama: keturunan, pola makan tidak sehat, dan obesitas.
Dalam kadar yang cukup, kolesterol sebenarnya dibutuhkan untuk membangun jaringan tubuh dan memproduksi hormon seks. Sebaliknya, jika terlalu tinggi, kolesterol bisa menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah arteri, sehingga aliran darah ke jantung menjadi terganggu.
Jika tidak segera diatasi, kolesterol tinggi pada anak bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke pada kemudian hari.
Kolesterol terbagi menjadi dua jenis, yakni kolesterol baik atau high-density lipoprotein (HDL) dan kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL). Mengutip laman Alodokter, kadar kolesterol pada anak dikatakan normal jika kolesterol baik lebih dari 45 mg/dL, kolesterol jahat kurang dari 100 mg/dL, dan kolesterol total kurang dari 170 mg/dL.
Jika si kecil didiagnosis kolesterol tinggi, kamu tidak perlu khawatir. Sebab, pengobatan utama untuk kolesterol tinggi adalah cukup melakukan perubahan gaya hidup lebih sehat. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan:
Baca juga:
Begini nih Kaitan antara Daging Kambing dan Kolesterol Tinggi
1. Batasi Makanan atau Minuman Beralkohol Tinggi
Batasi makanan atau minuman yang tinggi kolesterol, lemak jenuh, gula, serta lemak trans seperti keju, susu, kentang goreng, burger, sosis, pizza, dan popcorn. Selain itu, saat memasak makanan, kamu bisa menggunakan bahan-bahan yang lebih sehat, seperti mentega, minyak zaitun, atau minyak kelapa.
Baca juga:
2. Menerapkan Pola Makan Sehat
Mengajarkan pola makan sehat sejak dini kepada si kecil juga penting dilakukan guna mengatasi kolesterol tinggi pada anak. Untuk menerapkannya, kamu bisa memberikannya berbagai pilihan makanan sehat seperti yoghurt, roti gandum, kacang-kacangan, wortel, ikan, buncis, apel, anggur, jeruk, dan stroberi. Selain itu juga jangan lupa untuk membatasi asupan gula tambahan pada anak.
3. Mengajak Anak Berolahraga secara Teratur
Berolahraga secara teratur seperti berenang, bersepeda, jalan kaki, atau lari, juga bermanfaat untuk menurunkan kolesterol tinggi pada anak. Ini juga bisa menurunkan risiko mereka terkena penyakit kardiovaskular. Oleh karena itu, ajaklah mereka untuk tetap aktif bergerak dan rutin berolahraga. Setidaknya 60 menit sehari. (and)
Baca juga:
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya