Wisata Dunia

Amerika Serikat Sambut Pelancong, ini Aturannya

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 24 September 2021
Amerika Serikat Sambut Pelancong, ini Aturannya

AS siap sambut pelancong dengan berbagai syarat. (skynews.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KABAR baik bagi para pelancong, Amerika Serikat (AS) mengumumkan rencana untuk mengizinkan pelancong mancanegara masuk ke negara tersebut melalui pesawat udara pada Senin (20/9). Mulai awal November, kalau kamu sudah divaksinasi penuh, pintu ke AS terbuka.

Rencana tersebut melonggarkan dan memperketat aturan yang ada, tergantung pada negara asal wisatawan internasional dan status vaksinasi mereka. Berikut yang perlu kamu ketahui tentang kebijakan AS tersebut seperti dirangkum dari CNN (22/9).

BACA JUGA:

Toilet Hands-free Juara di Crystal Cabin Awards

1. Kelonggaran Negara yang Terkena Larangan Perjalanan


Pintu akhirnya terbuka untuk orang-orang di negara-negara yang terkena larangan perjalanan, yaitu dari Tiongkok, Iran, wilayah Schengen Eropa, Inggris, Republik Irlandia, Brasil, Afrika Selatan, dan India.

Untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu tahun dalam banyak kasus, warga negara asing yang divaksinasi yang telah berada di negara-negara tersebut dalam 14 hari sebelum memasuki Amerika Serikat akan segera diizinkan masuk dengan bukti vaksinasi dan tes COVID-19 negatif yang diambil dalam waktu tiga hari penerbangan mereka.

wisata
Pelancong yang tidak divaksinasi dari negara lain tidak akan diizinkan lagi masuk AS. (ktla.com)

2. Pengetatan Negara yang Tidak Ada Larangan Perjalanan

Pelancong yang tidak divaksinasi dari negara lain tidak akan diizinkan lagi masuk AS. Saat ini, tes COVID-19 negatif atau bukti baru pulih dari COVID-19 memungkinkan pelancong internasional yang tidak divaksinasi yang tidak terpengaruh oleh larangan perjalanan untuk memasuki Amerika Serikat.

Namun, aturan baru akan mengharuskan warga negara asing dewasa untuk memberikan bukti vaksinasi dan hasil tes COVID-19 negatif yang diambil dalam waktu tiga hari setelah penerbangan mereka. Jadi pintu AS tampaknya akan ditutup untuk pelancong yang tidak divaksinasi dari negara lain.

3. Aturan Perjalanan bagi Warga negara AS


Warga yang tidak divaksinasi dan penduduk tetap akan tetap diizinkan masuk, dengan pengujian yang lebih ketat. Orang Amerika yang tidak divaksinasi adalah pengecualian, tetapi mereka wajib mengikuti persyaratan pengujian yang lebih ketat, termasuk tes dalam satu hari setelah keberangkatan penerbangan mereka ke Amerika Serikat dan tes tambahan ketika mereka kembali. Demikian dikatakan Juru Bicara Gedung Putih untuk Koordinasi COVID-19 Jeff Zients pada Senin (20/9).

4. Aturan Perjalanan Bagi Anak-anak


Anak-anak yang tidak divaksinasi juga akan diterima, dengan pengujian tambahan
Persyaratan yang lebih ketat, seperti untuk orang Amerika yang tidak divaksinasi. "Pada titik ini, jelas akan berlaku untuk anak-anak juga," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki dalam briefing pada hari yang sama.

5. Makna Vaksinasi Penuh

"Vaksinasi penuh," menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) AS, adalah mereka yang telah menerima vaksin yang disetujui untuk digunakan di Amerika Serikat sesuai dosis yang ditentukan, serta mereka yang menerima vaksin yang terdaftar untuk penggunaan darurat oleh WHO yang mungkin belum memiliki persetujuan di AS, seperti vaksin AstraZeneca.

wisata
Perintah tracing dari CDC akan mengharuskan maskapai penerbangan untuk mengumpulkan informasi kontak. (elitelv.com)

6. Data Tracing

Perintah tracing dari CDC akan mengharuskan maskapai penerbangan untuk mengumpulkan informasi kontak yang komprehensif untuk setiap penumpang yang datang ke Amerika Serikat. Maskapau harus memberikan informasi itu segera ke CDC, atas permintaan, untuk menindaklanjuti dengan pelancong yang telah terpapar COVID-19 varian atau patogen lainnya.

7. Perlintasan di Perbatasan Darat AS Masih Dilarang

Penutupan perbatasan darat AS untuk perjalanan yang tidak penting, yang dimulai pada Maret 2020, diperpanjang pada Senin hingga 21 Oktober. "Tidak ada pembaruan lebih lanjut tentang kebijakan itu pada saat ini," kata Zients. Mengemudi ke AS dari Meksiko atau Kanada tidak diizinkan tanpa alasan yang penting.

Sementara, Kanada baru-baru ini membuka perbatasan daratnya, serta akses melalui udara, untuk orang Amerika yang divaksinasi. Meksiko juga telah mengizinkan kedatangan asing melalui udara selama pandemi tanpa pengujian atau bukti vaksinasi.

Wisatawan yang tiba di Amerika Serikat melalui udara dari Meksiko dan Kanada saat ini diharuskan menunjukkan bukti tes COVID-19 yang negatif. Segera, persyaratan itu akan beralih ke bukti vaksinasi serta tes negatif. (aru)

#Travel #Wisata #Amerika Serikat
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Ketua Umum Perhimpunan Ojek Online Indonesia (O2) Cecep Saripudin menyebut pihaknya menentang aksi Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Dunia
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Tangkapan layar di Truth Social yang dibuat seperti biografi Wikipedia, mengklaim Trump sebagai presiden sementara Venezuela mulai Januari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Dunia
AS Siapkan Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Greenland memiliki pemerintahan sendiri dan kewenangan luas dalam mengatur urusan domestik, meski kebijakan luar negeri dan pertahanan tetap berada di tangan Kopenhagen.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
AS Siapkan  Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Dunia
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Keputusan ini menandai sikap tidak setuju atas ambisi Trump yang kian meluas di belahan Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Dunia
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Meski begitu, Gedung Putih tidak segera memberikan tanggapan ketika dimintai keterangan tambahan terkait dengan pertemuan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Dunia
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Disebut tidak lagi melayani kepentingan Amerika dan mendorong agenda yang tidak efektif atau bersifat bermusuhan.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Dunia
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Trump akan melakukan hal itu dengan mengandalkan blokade laut serta ancaman penggunaan kekuatan lebih lanjut.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Bagikan