Amerika Serikat Kirim THAAD ke Israel
Presiden Amerika Serikat Joe Biden. (ANTARA/HO-Kedubes AS di Jakarta)
MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Joe Biden memerintahkan pengiriman Terminal High-Altitude Area Defense (THAAD) ke Israel. Pengiriman kesatuan senjata peratahanan itu juga bersamaan dengan sejumlah personel militer AS.
"Atas arahan Presiden Biden, Menteri Pertahanan Austin mengizinkan pengerahan THAAD dan kru personel militer AS terkait ke Israel untuk membantu pertahanan udara Israel," kata juru bicara Pentagon, seperti dilansir ANTARA, Senin (14/10).
Langkah AS itu diputuskan setelah Iran melakukan serangan tak terduga ke Israel pada 13 April dan 1 Oktober. Pengiriman paket senjata itu ditujukan meningkatkan kemampuan pertahanan udara Israel guna melindungi warga Israel dari serangan rudal balistik Iran.
Washington diperkirakan akan mengirim sekitar 100 tentara ke Israel untuk mengoperasikan kesatuan THAAD. Setiap paket THAAD terdiri dari enam peluncur, dengan setiap peluncur berisi delapan peluru kendali, dipasang pada kendaraan kargo, 48 rudal pencegat, serta 95 personel yang mengoperasikannya. Selain itu, satuan THAAD juga memiliki radar pengawasan bergerak dan radar pengendali, serta perangkat pengendali taktis dan komunikasi.
Baca juga:
Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran Gunakan Rudal THAAD Buatan AS
Pada 1 Oktober, Iran meluncurkan 180 rudal balistik ke arah Israel sebagai tanggapan atas pembunuhan pemimpin Hezbollah Hassan Nasrallah, pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh, dan komandan senior IRGC Abbas Nilforoushan. Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa pemerintahnya tidak berniat perang dengan Israel, tetapi akan menghadapi setiap ancaman dengan tegas.
Israel bersumpah akan merespons serangan tersebut pada waktu dan cara yang mereka tentukan sendiri.
AS dan negara sekutu lainnya mendesak Israel untuk merespons secara proporsional di tengah kekhawatiran bahwa fasilitas minyak dan nuklir Iran mungkin menjadi target utama sehingga bisa memicu perang besar-besaran di kawasan.(*)
Baca juga:
Terkait Rudal THAAD AS, Cina Tutup Layanan Jalur Tontonan Budaya
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
AS Siapkan Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS