Profil Partai Gerindra

Ambisi Gerindra di 2024: Jadi Partai Nomor 1 hingga Prabowo Presiden

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 20 Januari 2023
Ambisi Gerindra di 2024: Jadi Partai Nomor 1 hingga Prabowo Presiden

Ilustrasi - Bendera Gerindra. (Foto: MP/Dicke Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) salah satu partai yang nanti bertarung di Pemilu 2024. Mereka mendapatkan nomor urut dua.

Awalnya, Gerindra lahir dari keprihatinan politikus Fadli Zon dan pengusaha yang juga adik dari Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo.

Keduanya prihatin terhadap kondisi politik Indonesia yang saat itu mereka anggap jauh dari nilai-nilai demokrasi.

Baca Juga:

Sekjen Gerindra Sebut Pengumuman Capres-Cawapres KIR Tunggu Koalisi Parpol Lain

Pada Desember 2007, berkumpul sejumlah tokoh untuk membahas anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai yang akan dibentuk.

Tokoh yang hadir di antaranya Fadli Zon, Ahmad Muzani, M Asrian Mirza, Amran Nasution, Halida Hatta, Tanya Alwi, Haris Bobihoe, Sufmi Dasco Ahmad, Muchdi Pr, Widjono Hardjanto, dan Suhardi.

Mereka berkumpul di markas Institute for Policy Studies (IPS) di Bendungan Hilir, Jakarta yang dikepalai Fadli.

Pembentukan Partai Gerindra terbilang sangat cepat. Sebab dideklarasikan berdekatan dengan waktu pendaftaran dan masa kampanye Pemilu 2009, yakni 6 Februari 2008.

Dalam deklarasi itu, termaktub visi, misi dan manifesto perjuangan partai, yakni terwujudnya tatanan masyarakat Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu, demokratis, adil dan makmur, serta beradab dan berketuhanan yang berlandaskan Pancasila sebagaimana termaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Nah, Pemilu 2024 jadi kesempatan partai ini untuk menjadi partai terkuat di Indonesia.

Sebab dari awal keikutsertaannya di Pemilu 2009 lalu, suara partai besutan Prabowo Subianto itu selalu meningkat.

Debut sebagai peserta pemilu di tahun 2009, Partai Gerindra mendapat suara yang cukup memuaskan, yakni 4,46 persen atau 4.646.406 suara.

Jumlah tersebut menempatkan partai berlambang kepala garuda itu pada urutan partai kedelapan dengan perolehan 26 kursi DPR RI.

Di Pemilu 2014, perolehan suara Gerindra melonjak tinggi, yakni 14.760.371 atau 11,81 persen suara. Gerindra kala itu berhasil menduduki urutan ke-3 dengan perolehan 73 kursi.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Facebook/Prabowo Subianto)
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Facebook/Prabowo Subianto)


Di tahun 2014, Gerindra mampu mengusung ketua umumnya, Prabowo Subianto, maju di Pilpres berpasangan dengan Hatta Rajasa.

Kala itu, Prabowo-Hatta Rajasa mengantongi 62.576.444 suara atau 46,85 persen, kalah dari pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Di Pemilu 2019, perolehan suara Gerindra kembali naik, yakni 17.594.839 suara atau 12,57 persen.

Jumlah ini menempatkan Gerindra di urutan kedua partai dengan perolehan suara terbanyak dengan 78 kursi di DPR RI.

Pada 2019 juga, Gerindra kembali mengusung Prabowo Subianto di Pilpres 2019, dipasangkan dengan Sandiaga Uno.

Namun, Prabowo harus kalah dari Jokowi yang berpasangan dengan Ma'ruf Amin dengan perolehan 68.650.239 suara atau 44,50 persen.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan, pada pemilu 2024, Gerindra ingin melampaui capaian 2019.

Pemilu 2019 suara Gerindra mendapat urutan kedua di bawah PDIP.

Gerindra juga menargetkan Prabowo Presiden dan Gerindra menang.

“Target maksimal kami adalah Prabowo Presiden dan Gerindra menang,” ujarnya kepada.

Baca Juga:

Alasan NasDem dan Gerindra Tolak Wacana Jalan Berbayar di Jakarta

Menurut anggota Komisi III DPR ini, target Prabowo Presiden dan Gerindra menang harus dicapai dengan kerja keras dan cerdas .

Untuk itu, saat ini, lanjutnya, berdasarkan Pemilu 2019 upaya pemetaan sudah dilakukan.

“Kami pelajari betul di mana kelebihan dan kelemahan kami di Pemilu 2019 untuk mempersiapkan diri di 2024,” kata Habiburohkman.

Legislator DPR RI asal DKI itu menyebut hal utama yang ditekankan Prabowo untuk pemenangan, yakni seluruh kader yang duduk di dewan, menteri hingga kepala daerah untuk menunjukkan performa baik.

kehadiran Gerindra mesti berdampak baik untuk masyarakat. “Kehadiran kami harus benar-benar bermanfaat bagi kepentingan rakyat,” jelasnya.

Menurut Habiburokhman, untuk menjemput kemenangan, maka struktur partai dari pusat hingga daerah harus terkonsolidasi secara rapi.

Kaderisasi juga harus terus dikembangkan kapasitasnya untuk merebut hati masyarakat.

“Pendidikan politik dan kaderisasi harus terus berjalan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menuturkan, Partai Gerindra sebagai salah satu pelaku politik yang mewakili aspirasi rakyat harus secara kerja keras.

"Demi menangkap harapan rakyat untuk belajar kesulitan-kesulitan yang dihadapi rakyat, kita harus beri solusi-solusi kita cari wakil rakyat yang terbaik," tuturnya.

Ia menegaskan bahwa 2024 nanti puncaknya adalah perhelatan Pilpres 2024.

Prabowo yang juga Menteri Pertahanan itu menyampaikan sudah diberi amanah untuk maju kembali sebagai bakal calon presiden untuk yang ketiga kalinya.

"Tentunya puncaknya adalah pemilihan presiden dan Gerindra sudah putuskan berikan kepercayaan kepada saya untuk menawarkan diri kepada rakyat Indonesia sebagai pilihan untuk 2024 maju ke pilpres," pungkasnya. (Knu)

Baca Juga:

Sandiaga Uno Sampaikan Tetap Loyal terhadap Gerindra dan Prabowo

#Gerindra #Partai Gerindra #Prabowo Subianto #Partai Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai manuver AHY jadi sinyal instabilitas politik di koalisi Prabowo.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Indonesia
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Partai Demokrat membantah pidato Agus Harimurti Yudhoyono menjadi sinyal Pilpres 2029.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Baznas RI menegaskan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak digunakan dalam penerbitan buku Islam Ala Prabowo.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Indonesia
Presiden Prabowo Mau Semua WNI Punya Rekening Bank di BRI atau BSI
Presiden Prabowo Subianto minta seluruh WNI memiliki rekening baru melalui BRI dan BSI.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Presiden Prabowo Mau Semua WNI Punya Rekening Bank di BRI atau BSI
Indonesia
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Presiden Prabowo Subianto di EEF 2026 mengaitkan pepatah Rusia Odin v pole ne voin dengan filosofi gotong royong Indonesia.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Indonesia
Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi di Indonesia ke Perusahaan Rusia
Presiden Prabowo Subianto mengundang perusahaan Rusia berinvestasi di 138 blok eksplorasi energi Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi di Indonesia ke Perusahaan Rusia
Indonesia
'Maksi Bareng' di Vladivostok, Prabowo Minta Maaf ke Putin Absen Saat Perayaan Hari Nasional Rusia
Presiden Putin menyambut hangat kehadiran Prabowo sebagai tamu kehormatan utama di Eastern Economic Forum (EEF) ke-11.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
'Maksi Bareng' di Vladivostok, Prabowo Minta Maaf ke Putin Absen Saat Perayaan Hari Nasional Rusia
Indonesia
Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang, Bahas Rumah Layak Huni dan Terjangkau
Presiden RI, Prabowo Subianto, memanggil sejumlah menteri ke Hambalang. Hal itu membahas rumah layak huni bagi masyarakat.
Soffi Amira - Selasa, 01 September 2026
Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang, Bahas Rumah Layak Huni dan Terjangkau
Indonesia
Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Prabowo Bandingkan Timor Leste Lebih Kecil dari Bogor Punya 28 Menteri
Presiden Prabowo menanggapi kritik kabinet gemuk membandingkan dengan Timor Leste yang luasnya lebih kecil dari Bogor punya 28 menteri
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Prabowo Bandingkan Timor Leste Lebih Kecil dari Bogor Punya 28 Menteri
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Pemerintah dikabarkan akan menutup ratusan perusahaan BUMN di akhir tahun 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Bagikan