Aman Berlibur di Tengah Pandemi
Liburan tetap dengan protokol kesehatan. (Foto: Pexel/Alexandr Podvalny)
PANDEMI COVID-19 masih menggelantung, parahnya virus pun bemrutasi menjadi varian baru. Meskipun begitu pemerintah sudah melonggarkan pembatasan yang dibuat terdahulu. Tentunya dengan berbagai persyaratan yang membuat kita tetap sehat.
Berwisata pun tak dilarang, walaupun tak bisa seheboh dua tahun silam. Kemacetan parah pekan lalu di jalur Bogor-Puncak-Cianjur adalah bukti masyarakat memang membutuhkan liburan. Hanya saja harus tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.
Baca Juga:
Hal yang Harus Dilakukan Saat Orangtua Punya Gaya Parenting Berbeda
Tubuh sehat
Sebelum memutuskan untuk berlibur, pastikan kamu dan anggota keluargamu dalam keadaan sehat. Saat sakit atau tidak dalam kondisi prima, daya tahan tubuh cenderung menurun. Hal ini bisa memudahkan berbagai penyebab penyakit, termasuk virus Corona, masuk ke tubuh selama liburan.
Beberapa tujuan wisata, terutama yang berada di wilayah berbeda, mewajibkan kamu untuk melakukan rapid test sebelum berangkat. Bila perlu, kamu juga bisa melakukan tes PCR yang hasilnya lebih akurat. Selain untuk memastikan kesehatan diri sendiri, kamu bisa melindungi orang lain yang akan bertemu denganmu di tempat wisata nanti.
Barang pribadi
Jangan lupa untuk membawa peralatan pribadi, seperti handuk, sikat gigi, tempat minum, dan alat makan. Untuk muslim sebaiknya membawa sajadah dan mukena sendiri bagi perempuan. Dengan membawa barang-barang pribadi sendiri, kita dapat mengontrolnya dengan baik dan menghentikan penyebaran virus ini. barang-barang ini harus dimiliki oleh semua anggota keluarga dan menjaganya dengan baik, jangan sampai tercecer atau hilang.
Baca Juga:
Masker dan hand sanitizer
Hukumnya wajib untuk selalu membawa masker dan hand sanitizer. Dua barang ini harus selalu ada selama kamu bepergian. Usahakan kalau berlibur membawa masker cadangan secukupnya. Jadi kamu tidak kebingungan bila masker hilang atau tercecer entah dimana. Begitu juga dengan hand sanitizer beli yang mudah dibawa kemana-mana. Usahakan memiliki cadangan pula, meskipun saat ini di beberapa tempat wisata sudah menyediakan hand sanitizer di berbagai titik. (jas)
Baca Juga:
Konsumsi Makanan Tertentu Memengaruhi Jerawat, Mitos atau Fakta?
Bagikan
Berita Terkait
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu