Alodokter dan Dinkes Berkolaborasi Gelar Program Bebas Stunting, Lakukan Roadshow di 20 Puskesmas
Alodokter gelar program bebas stunting. (Foto: Alodokter)
MerahPutih.com - Kolaborasi Dinas Kesehatan, Danone Indonesia, dan Alodokter sukses menyelenggarakan Program Pelatihan & Screening Generasi Maju Bebas Stunting 2024. Program ini berupa roadshow di 20 puskesmas yang tersebar di pulau Jawa dan telah digelar pada Agustus hingga September lalu.
Program ini dirancang untuk menurunkan prevalensi stunting dengan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, termasuk dokter anak, dokter umum, bidan, dan kader kesehatan melalui edukasi mendalam. Misi utama program ini adalah untuk membekali tenaga kesehatan dengan pengetahuan tentang stunting, cara pencegahannya, serta metode pengukuran dan pemantauan yang tepat.
"Pemerintah menyadari keberhasilan mengatasi stunting memerlukan kontribusi nyata dari segala pihak mendukung gerakan Generasi Maju Bebas Stunting,” ujar Muhdiar, selaku Staf Gizi Dinkes Jember, dalam siaran pers yang diterima merahputih.com, Rabu (30/10).
Hingga saat ini terdapat lebih dari 4.000 balita yang melakukan screening stunting di berbagai puskesmas di wilayah pinggiran yang memang menjad fokus program ini. Selain mendapatkan screening, balita yang terdeteksi stunting juga akan diberikan pemantauan kesehatan berkelanjutan oleh kader puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat.
Baca juga:
8,4 Juta Paket Bantuan Pengentasan Stunting Diterima 1,44 Juta Orang
"Alodokter dengan penuh semangat mendukung penyelenggaraan Program Generasi Maju Bebas Stunting, karena kami melihat ini sebagai langkah konkret dalam mewujudkan visi bersama dengan Dinas Kesehatan dan Danone Indonesia," kata Suci Arumsari, Co-Founder dan President Director Alodokter.
Melalui program ini, tiap balita yang didiagnosa mengalami stunting akan mendapatkan intervensi langsung berupa pemberian produk olahan PKMK untuk membantu memperbaiki kondisi gizi mereka. Selanjutnya, mereka akan mendapatkan poss pemantauan lebih lanjut di Puskesma dan Dinas Kesehatan setempat.
"Pada program ini kami mengedepankan inovasi zat gizi yang terdapat dalam SGM yang dapat membantu pemenuhan gizi dan zat besi pada anak," ujar Yosua Tjajadi selaku Marketing Lead, Healthcare Nutrition Danone Indonesia. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya