Alat Pendeteksi Pedofil Berbasis AI Sukses Digunakan di Konser Beyonce

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 14 November 2023
Alat Pendeteksi Pedofil Berbasis AI Sukses Digunakan di Konser Beyonce

Pihak kepolisian setempat mengatakan penggunaan pemindaian wajah itu sangat masuk akal. (freepik/kjpargeter)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ALAT pengenalan wajah digunakan untuk memindai penonton yang menghadiri konser Beyonce di Cardiff, ibukota Wales yang merupakan Negara konstituen Inggris. Penggunaan alat tersebut ditujukan untuk mendeteksi keberadaan pedofil dan teroris di antara kerumunan.

South Wales Police and Crime Commissioner Alun Michael mengatakan, pencarian terduga teroris di acara semacam itu sudah menjadi hal biasa sejak pemboman Manchester Arena pada tahun 2017.

Dia menambahkan, kali ini para pedofil juga menjadi sasaran karena akan ada banyak sekali gadis-gadis muda yang menghadiri konser itu. Michael menggambarkan penggunaan kamera seperti itu sebagai tindakan yang sangat masuk akal.

Baca juga:

Nasib Penjaga Keamanan Konser Taylor Swift, Sempat Viral, Sekarang Terpental

Konser Beyonce pada 17 Mei lalu merupakan contoh pemindaian wajah berhasil dalam praktiknya. (Wikimedia Commons)

Ketika hadir di hadapan anggota parlemen di Welsh Affairs Committee, Michael memberikan pembelaannya dalam penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di konser.

Dia adalah salah satu dari empat polisi dan komisaris bidang kriminal di Wales yang memberikan kesaksian di Westminster sebagai bagian dari penyelidikan mengenai bagaimana pihak berwenang memberantas kejahatan.

Kamera pengenalan wajah langsung bekerja dengan membandingkan wajah dengan daftar pengawasan yang dibuat oleh polisi. Rekaman CCTV direkam dan disimpan hingga 31 hari. Namun, penggunaan kamera tersebut telah dikritik oleh aktivis hak asasi manusia.

Pengacara Katy Watts dari kelompok hak asasi manusia Liberty, sebelumnya mengatakan, teknologi tersebut memperkuat pola diskriminasi dalam kepolisian dan melanggar privasi ribuan orang.

Namun Michael mengatakan, dia tidak percaya bahwa teknologi adalah sebuah masalah. "Ada banyak kesalahpahaman yang berpikir bahwa gambar diambil dan disimpan, padahal sebenarnya tidak," katanya seperti diberitakan BBC (9/11).

Menurutnya, gambar yang akan disimpan hanya dari individu yang diidentifikasi sebagai salah satu orang yang dicari. Ia menambahkan, persoalan menjaga keamanan merupakan hal yang penting.

“Ketika ada penerapan pengenalan wajah secara langsung, saya diberitahu terlebih dahulu dan diberi tahu daftar pantauannya. Ini adalah keputusan operasional yang, secara langsung, dapat saya tinjau dan periksa," ujarnya.

Baca juga:

5 Cara TikTok Tingkatkan Keamanan untuk Remaja

Penggunaan kamera pemindai dalam konser telah dikritik oleh aktivis hak asasi manusia. (YouTube/Kannis)

Michael mengatakan, konser Beyonce pada 17 Mei 2023 lalu merupakan contoh bagaimana hal ini berhasil dalam praktiknya.

“Pemantauan sebelumnya adalah bahwa daftar pencarian harus terdiri dari dua kelompok individu. Orang-orang diketahui terlibat dalam ekstremisme dan terorisme sehubungan dengan pemboman di arena Manchester - dan yang kedua adalah pedofil, karena akan ada banyak sekali gadis-gadis muda yang menghadiri konser itu,” katanya kepada anggota parlemen.

“Itu sudah diumumkan sebelumnya dan dilaporkan ke saya, bukan rahasia,” imbuhnya.

Michael juga mengatakan, dia merasa pendekatan umum yang dilakukan Kepolisian South Wales dalam menggunakan alat tersebut adalah pendekatan yang tepat. (aru)

Baca juga:

Badan Keamanan AS Buat Pusat Keamanan Baru untuk Perlindungan terhadap AI

#Artificial Intelligence #Konser Musik
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

ShowBiz
Rayakan Valentine, Josh Groban Kembali ke Jakarta lewat GEMS World Tour 2026
Josh Groban akan menggelar konser GEMS World Tour 2026 di Jakarta pada 15 Februari 2026. Raisa didapuk sebagai opening act.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Rayakan Valentine, Josh Groban Kembali ke Jakarta lewat GEMS World Tour 2026
Lifestyle
31 Januari 2026,  Padi Reborn Tutup Rangkaian Perayaan 28 Tahun Perjalanan
Sesuai judulnya, Konser Dua Delapan menandai 28 tahun eksistensi Padi sejak berdiri pada 1997,
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
31 Januari 2026,  Padi Reborn Tutup Rangkaian Perayaan 28 Tahun Perjalanan
Tekno
Siri iOS 27: Si Chatbot Sakti Apple yang Bikin ChatGPT Kelihatan Jadul dan Kuno
Siri versi "Campos" akan memiliki akses penuh ke seluruh aplikasi utama Apple, mulai dari Mail, Musik, Podcast, hingga aplikasi pengembang Xcode
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Siri iOS 27: Si Chatbot Sakti Apple yang Bikin ChatGPT Kelihatan Jadul dan Kuno
ShowBiz
Portura Akhiri Etape Empat Kota di Pos Bloc Jakarta, Merayakan Dialog Musik dan Kota
Jakarta menjadi ruang untuk menengok kembali proses tersebut sebagai sebuah gerak kolektif yang masih terus berlanjut.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
Portura Akhiri Etape Empat Kota di Pos Bloc Jakarta, Merayakan Dialog Musik dan Kota
Indonesia
Perpres Akan Jadi Rujukan Hukum dan Etika Inovasi AI di Sektor Telekomunikasi
Diharapkan dengan regulatory framework ini kita akan bisa menciptakan lingkungan yang aman dan beretika bagi inovasi AI di sektor telekomunikasi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
 Perpres Akan Jadi Rujukan Hukum dan Etika Inovasi AI di Sektor Telekomunikasi
ShowBiz
Sentuhan AI Bikin Lagu 'Mari Bercinta' Terdengar Seperti Lagu Korea, Simak Liriknya
Lumeo memanfaatkan teknologi AI untuk mengubah lagu hits Indonesia ke versi bahasa Korea. Salah satunya lagu 'Mari Bercinta' milik Aura Kasih.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Sentuhan AI Bikin Lagu 'Mari Bercinta' Terdengar Seperti Lagu Korea, Simak Liriknya
ShowBiz
Viral! Lagu 'Bang Jono' Zaskia Gotik Hadir dalam Versi Bahasa Korea Berkat AI
Lagu 'Bang Jono' milik Zaskia Gotik hadir dalam versi bahasa Korea berkat teknologi AI. Adaptasi unik ini viral dan menuai perhatian warganet.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Januari 2026
Viral! Lagu 'Bang Jono' Zaskia Gotik Hadir dalam Versi Bahasa Korea Berkat AI
Indonesia
Grok AI Belum Punya Filter Pornografi, DPR Tuntut Langkah Proaktif Kemkomdigi
Kemkomdigi menagih kepatuhan platform, termasuk X
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Grok AI Belum Punya Filter Pornografi, DPR Tuntut Langkah Proaktif Kemkomdigi
Indonesia
Manipulasi Gambar Jadi Konten Porno, DPR Dukung Komdigi Blokir Grok AI
Anggota Komisi I DPR RI mendukung Komdigi mengancam blokir Grok AI dan X jika digunakan untuk memproduksi dan menyebarkan konten pornografi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Manipulasi Gambar Jadi Konten Porno, DPR Dukung Komdigi Blokir Grok AI
Fun
Dian Sastrowardoyo: Peran Perempuan Krusial di Tengah Disrupsi Teknologi AI
Perempuan di Indonesia terus mendorong transformasi profesi di era AI melalui kolaborasi lintas sektor, kepemimpinan, dan inovasi teknologi inklusif.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Dian Sastrowardoyo: Peran Perempuan Krusial di Tengah Disrupsi Teknologi AI
Bagikan