Merahputih.com - Walikota Jakarta Timur M. Anwar mengaku tidak mengetahui status lahan Perumahan Pesona Indah, Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur diperuntukan untuk lahan hijau.
"Itu (perumahan) 2002 dibangunnya, saya nggak tahu kan saya baru jadi Walikota Jakarta Timur lima bulan. Itu 2002 dibangunnya Kalisari, bukan sekarang," ucap Anwar di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (28/11).
Sehingga, ia mengaku sependapat dengan rencana Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan audit terhadap pemukiman yang beresiko terimbas longsor.
Kini, hal itu tinggal menunggu instruksi dari Anies. "Tentunya sekarang petugas akan lakukan sesuai instruksi Pak Gubernur, ini akan diaudit tuh peruntukannya apa, lalu zonasinya apa, upayanya apa kalau seperti itu. Saya pelaksana di lapangan mengawasi apa kebijakan Pak Gubernur," kata Anwar.
Seperti diketahui, sejumlah bangungan di Perumahan Pesona Indah RT 07/RW 05, Kalisari Senin siang (26/11) lalu terdampak longsor. Longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur kawasan itu.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun, bencana itu menyebabkan satu rumah rusak dan satu unit sepeda motor yang terparkir di garasi rumah tersebut terserat arus tanah hingga tertimbun.
Saat meninjau lokasi longsor, Anies menemukan fakta bahwa rumah yang terdampak longsor tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). (asp)