Alasan Perempuan Suka Dicekik saat Bercinta, Salah Satunya Melepas Endorfin
Perempuan ingin dicekik saat bercinta. (Foto: Unsplash/Mayur Gala)
MerahPutih.com - Bercinta memiliki segudang fantasi. Meski terdengar aneh, mencekik pasangan nyatanya juga menjadi salah satu fantasi dalam bercinta.
Dilansir Women's Health, sejumlah perempuan mengakui dicekik oleh pasangannya saat bercinta menjadi pengalaman menggembirakan. Bahkan, beberapa perempuan menganggap apabila mereka dicekik berarti pasangannya benar-benar menginginkannya.
"Merasakan tangan pria di sekitar leher, akan membuat Anda merasa dimiliki," ujar terapis seks dan peneliti Christine Milrod, Ph.D.
"Akibatnya, Anda merasa memiliki kekuatan erotis terhadapnya. Dan reseptor dopamin Anda bekerja keras.”
Baca juga:
Selain itu, perempuan juga merasakan dampak fisiologis saat dicekik. Mereka akan merasakan pelepasan endorfin yang dapat meningkatkan suasana hati.
Seperti dilansir Alodokter, hormon endorfin dapat memberikan energi positif dari diri seseorang. Dengan kata lain, ketika hormon ini terbentuk dalam percintaan, perempuan akan merasakan perasaan nyaman dan rileks yang membuatnya senang.
“Deru napas yang muncul setelah dicekik melepaskan endorfin, yang dikombinasikan dengan campuran neurokimia seks untuk menciptakan perasaan gembira yang meningkat,” kata Ian Kerner, Ph.D., penulis buku panduan bercinta berjudul She Comes First.
Meski begitu, mencekik pasangan tidak disarankan bagi pemula atau mereka yang sulit mengendalikan diri saat gairah memuncak. Sebab saat hasrat bercinta sedang tinggi-tingginya, seorang pria bisa saja berlebihan saat mencekik pasangannya yang membuat tersedak.
Baca juga:
Maka dari itu, pastikan genggaman pria tidak terasa terlalu kencang dan membuat kamu nyaman. Pandu dia untuk melakukan cekikan secara perlahan dan bantu dia untuk selalu mengendalikan diri agar kekuatan cengkeramannya tidak berlebihan. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur