Alasan Perempuan Suka Dicekik saat Bercinta, Salah Satunya Melepas Endorfin

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 06 Mei 2024
Alasan Perempuan Suka Dicekik saat Bercinta, Salah Satunya Melepas Endorfin

Perempuan ingin dicekik saat bercinta. (Foto: Unsplash/Mayur Gala)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bercinta memiliki segudang fantasi. Meski terdengar aneh, mencekik pasangan nyatanya juga menjadi salah satu fantasi dalam bercinta.

Dilansir Women's Health, sejumlah perempuan mengakui dicekik oleh pasangannya saat bercinta menjadi pengalaman menggembirakan. Bahkan, beberapa perempuan menganggap apabila mereka dicekik berarti pasangannya benar-benar menginginkannya.

"Merasakan tangan pria di sekitar leher, akan membuat Anda merasa dimiliki," ujar terapis seks dan peneliti Christine Milrod, Ph.D.

"Akibatnya, Anda merasa memiliki kekuatan erotis terhadapnya. Dan reseptor dopamin Anda bekerja keras.”

Baca juga:

Makan Berlebihan Ganggu Kualitas Seks

Selain itu, perempuan juga merasakan dampak fisiologis saat dicekik. Mereka akan merasakan pelepasan endorfin yang dapat meningkatkan suasana hati.

Seperti dilansir Alodokter, hormon endorfin dapat memberikan energi positif dari diri seseorang. Dengan kata lain, ketika hormon ini terbentuk dalam percintaan, perempuan akan merasakan perasaan nyaman dan rileks yang membuatnya senang.

“Deru napas yang muncul setelah dicekik melepaskan endorfin, yang dikombinasikan dengan campuran neurokimia seks untuk menciptakan perasaan gembira yang meningkat,” kata Ian Kerner, Ph.D., penulis buku panduan bercinta berjudul She Comes First.

Meski begitu, mencekik pasangan tidak disarankan bagi pemula atau mereka yang sulit mengendalikan diri saat gairah memuncak. Sebab saat hasrat bercinta sedang tinggi-tingginya, seorang pria bisa saja berlebihan saat mencekik pasangannya yang membuat tersedak.

Baca juga:

Ketika Perempuan Ingin Menyendiri Setelah Bercinta

Maka dari itu, pastikan genggaman pria tidak terasa terlalu kencang dan membuat kamu nyaman. Pandu dia untuk melakukan cekikan secara perlahan dan bantu dia untuk selalu mengendalikan diri agar kekuatan cengkeramannya tidak berlebihan. (ikh)

#Kesehatan #Seks
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Bagikan