Makan Berlebihan Ganggu Kualitas Seks
Ilustrasi makanan. (Foto: Unsplash/Rachel Park)
MerahPutih.com - Makan dalam porsi yang secukupnya saja. Terlalu banyak makan dapat memengaruhi kualitas seks.
Dilansir Men's Health, makan dalam porsi besar sebaiknya dihindari untuk mempertahankan kualitas kehidupan seksual yang baik.
Jamin Brahmbhatt , MD, ahli urologi di Orlando Health mengatakan bahwa makan dalam porsi besar atau berlebihan dapat membuat kamu jadi malas, sehingga bercinta menjadi kegiatan nan terasa melelahkan.
“Jika Anda makan berlebihan, terutama karbohidrat dan gula, Anda mungkin akan terjatuh dan merasa terlalu lelah untuk melakukan apa pun selain berbaring di sofa atau tidur,” jelas Brahmbhatt.
Baca juga:
Makan terlalu banyak juga dapat mengganggu kesehatan jantung. Kondisi kesehatan jantung harus dalam keadaan prima agar menghasilkan kegiatan seks yang sempurna.
Apabila jantung bermasalah, seperti ada penyumbatan pada arteri, hal ini akan menghambat aliran darah ke Mr.P. Dengan demikian, makan terlalu banyak juga meningkatkan risiko terjadinya disfungsi ereksi (DE).
Lebih baik makan dalam porsi kecil namun sering. Makanlah empat hingga lima porsi kecil dalam sehari. Pastikan juga pada tiap piring kamu mengandung gizi seimbang, seperti kaya akan protein karbohidrat, dan serat. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya