Alasan Pemilihan Jalan Padjajaran hingga Siliwangi di Yogyakarta

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 07 September 2017
Alasan Pemilihan Jalan Padjajaran hingga Siliwangi di Yogyakarta

Peta jalan-jalan baru di Yogyakarta. (Humas Polda DIY)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jalan arteri nasional di Provinsi DIY baru saja diberi nama. Pemda DIY baru saja memberikan enam nama baru pada jalan yang selama ini disebut Jalan Ring Road. Penamaan jalan baru ini tertuang pada dalam Keputusan Gubernur nomor 166/Kep/2017 tertanggal 24 Agustus 2017.

Sekretaris Daerah DIY Gatot Saptadi menjelaskan selama ini Pemda belum memberi nama jalan arteri nasional. Hal ini kerap menyulitkan warga saat hendak mencari alamat rumah atau bangunan. Karena selama ini hanya menggunakan nama Jalan Ring Road utara, timur, selatan dan barat.

"Kalau sekarang diberi nama kan jadi lebih mudah mencarinya," jelas Gatot usai rapat launching nama jalan di Kompleks Kepatihan (Kantor Gubernur DIY) di Jalan Malioboro, Yogyakarta, Kamis (8/9).

Pemberian nama jalan baru ini sengaja mengambil nama raja nusantara dan pahlawan nasional. Tujuannya untuk membangkitkan kembali semangat perjuangan dan persatuan Indonesia. "Kami pilih nama Raja Padjajaran, Majapahit dan Siliwangi karena mereka adalah pemersatu nusantara di masa lampau. Sengaja pilih dari luar karena artinya Yogyakarta terbuka dan menerima dari luar Yogyakarta," tutur Gatot.

Sementara untuk pahlawan nasional dan tokoh masyarakat dipilih agar masyarkat bisa mencontoh perjuangan pahlawan tersebut. "Khusus nama Jalan Wirjono Projodikoro dipilih atas masukan dari Pengadilan Tinggi DIY untuk memasukkan tokoh terkemuka dari bidang hukum. Wirjono adalah tokoh dari Mahkamah Agung," beber mantan Kepala BPBD DIY ini.

Ide awal pemberian nama jalan ini tercetus dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Pemberian nama jalan ini membutuhkan proses panjang selama empat tahun. Pemda DIY turut meminta masukkan kepada banyak pihak termasuk budayawan, sejarawan, pakar, dan akademisi.

Nama-nama jalan baru tersebut adalah sebagai berikut:

1. Jalan Siliwangi (sepanjang 8,58 km) adalah Jalan arteri Ring Road barat dari perempatan Palem Gurih hingga simpang empat Jombor

2. Jalan Jalan Padjajaran (sepanjang 10 km) adalah Jalan arteri Ring Road utara dari perempatan Jombor sampai pertigaan Maguwoharjo

3. Jalan Majapahit (sepanjang 3,20 km) adalah Jalan Ring Road timur dari Simpang Tiga Janti hingga Simpang Empat Jalan Wonosari

4. Jalan Ahmad Yani (sepanjang 6,50km). Jalan Ring Road selatan dari Simpang Empat Jalan Wonosari hingga Simpang Empat Immogiri Barat

5. Jalan Wirjono Projodikoro (sepanjang 2,78 km) adalah jalan Ring Road sisi barat daya dari perempatan jalan Immogiri Barat hingga perempatan Dongkelan

6. Jalan Brawijaya ( sepanjang 5,86 km) adalah nama jalan dari perempatan Dongkelan ke pertigaan Gamping. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Menkeu: Defisit Anggaran Agustus Capai 1,65 Persen

#Yogyakarta #Prabu Siliwangi
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan