Alasan Korea Selatan Hanya Ingin Bantu Indonesia Dalam Mengendalikan Corona

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Rabu, 08 April 2020
Alasan Korea Selatan Hanya Ingin Bantu Indonesia Dalam Mengendalikan Corona

Alasan Korea Selatan ingin bantu Indonesia kendalikan corona (Sumber: Koreaboo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KOREA Selatan dipuji masyarakat dunia akan keahliannya dalam mengendalikan corona. Sejak awal wabah corona merebak, Korea Selatan langsung siap siaga.

Tenaga medis di negara ginseng tersebut langsung maju ke garda terdepan. Hanya dalam waktu 14 hari Korea Selatan mampu mengendalikan virus corona dan menekan angka pasien yang terjangkit corona.

Baca Juga:

Google Maps Hadirkan Fitur Baru yang Mengejutkan

Corona di Korea
Pengendalian corona di Korea Selatan hanya berlangsung 14 hari (Foto: Unsplash/Martin Sanchez2)

Selain tenaga medis yang handal, teknologi mutakhir menjadi alasan keberhasilan mereka. Alat rapid test yang mereka miliki disebut menjadi yang terbaik dengan tingkat akurasi mencapai 98 persen. Keberhasilan tersebut membuat negara lain berbondong-bondong mendatangi Korea Selatan.

Kepada Reuters, seorang pejabat Kementerian Luar Negeri mengungkapkan lebih dari 100 negara meminta bantuan pada Korea Selatan. "Kami dapat begitu banyak permintaan dari berbagai negara melihat pengalaman kami sejak awal wabah," ucapnya.

Namun keterbatasan membuat Korea Selatan hanya memprioritaskan bantuannya pada tiga negara. Ketiga negara tersebut yakni Amerika Serikat, Uni Emirat Arab dan Indonesia. Mungkin banyak yang bingung akan keputusan Korea Selatan akan negara prioritas tersebut. Apalagi mengetahui Indonesia menempati salah satunya.

Indonesia memang memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Korea. Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Kim Chang-beom mengungkapkan alasan Indonesia menjadi negara prioritas untuk mendapat bantuan untuk memerangi COVID-19 yakni karena Indonesia-Korea memiliki Kemitraan Strategi Khusus.

Baca Juga:

Cara Korea Selatan Kontrol Laju Virus Corona Dalam Waktu 14 Hari

Dokter
Pengendalian corona di Korea Selatan (Sumber: Newsweek)

"Indonesia menjadi satu-satunya negara ASEAN yang memiliki Kemitraan Strategi Khusus dengan Korea Selatan," ungkapnya dalam konferensi How Korea Deals with COVID-19, Senin (6/4). Lebih lanjut ia menuturkan bahwa ia sedang berdiskusi dengan Kementerian Luar Negeri Indonesia dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait barang apa saja yang akan dikirim ke Indonesia untuk membantu melawan penyebaran virus corona d tanah air.

Sejauh ini bantuan yang telah direncanakan oleh Korea Selatan untuk Indonesia berupa cairan disinfektan, alat pelindung diri (APD), dan alat tes COVID-19 bernama Polymerase Chain Reaction (PCR). Tak hanya pemerintah Korea Selatan saja yang akan membantu pengendalian corona di Indonesia, perusahaan besar negeri ginseng seperti LG Group dan Korea Midland Power Co. pun turut mengumumkan rencana untuk memberikan PCR dan APD untuk tenaga medis Indonesia.

"Kami harap akan lebih banyak pihak-pihak dari sektor swasta di Korea Selatan yang akan mengambil langkah serupa beberapa pekan ke depan," harap Kim. (avia)

Baca Juga:

Ini Alasan Pemulihan Corona di Korea Selatan Berlangsung Cepat

#Korea Selatan #Demam Korea #Teknologi Korea
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Olahraga
Nama Pelatih Persija Shin Tae-yong Terancam Dicopot dari Fasilitas Publik di Yeongdeok, Ada Apa?
Nama Shin Tae-yong di Taman Sepak Bola Shin Tae-yong, Yeongdeok, Korea Selatan, terancam diubah setelah muncul permintaan peninjauan menyusul sanksi KFA.
Frengky Aruan - Kamis, 24 September 2026
Nama Pelatih Persija Shin Tae-yong Terancam Dicopot dari Fasilitas Publik di Yeongdeok, Ada Apa?
ShowBiz
Calo Tiket BTS Mendadak Tajir Hasilkan Rp 30 Miliar, Beli Apartemen dan Dua Properti Komersial
Sang calo membeli 8.967 tiket pertunjukan dan acara olahraga populer pada September 2018 hingga April tahun ini.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Calo Tiket BTS Mendadak Tajir Hasilkan Rp 30 Miliar, Beli Apartemen dan Dua Properti Komersial
Dunia
Remaja China Ditangkap di Jeju, Sadap Komunikasi Menara Kontrol Bandara
Remaja itu membawa perangkat radio yang diduga digunakan untuk mendengarkan komunikasi penerbangan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Remaja China Ditangkap di Jeju, Sadap Komunikasi Menara Kontrol Bandara
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Lifestyle
JIPREMIUM 2026 Hadirkan K-Halal Pavilion kembali, Bawa Makeup Korea Besertifikat Halal
Halal Pavilion kembali hadir dalam JIPREMIUM 2026 dengan menghadirkan produk-produk asal Korea Selatan, termasuk makeup yang telah tesertifikasi halal.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
JIPREMIUM 2026 Hadirkan K-Halal Pavilion kembali, Bawa Makeup Korea Besertifikat Halal
Indonesia
Bidik Pasar Indonesia, Produsen Korea Selatan Makin Sadar Sertifikasi Halal
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pasar ke Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bidik Pasar Indonesia, Produsen Korea Selatan Makin Sadar Sertifikasi Halal
Indonesia
Kapal Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Kapal tunda terbalik di Busan, Korea Selatan, menewaskan satu awak. Dua ABK WNI ikut jadi korban, satu selamat, satu masih hilang.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Kapal  Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
Kasus ini mendorong Korea Selatan memperketat pemeriksaan terhadap impor sawi putih dari China.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Skandal Sawi Putih Berformaldehida di China Picu Kewaspadaan Korea Selatan, Parno Kimchi Beracun
ShowBiz
KOREA SPOTLIGHT INDONESIA Siap Perkenalkan Warna Baru Musik 'Negeri Ginseng' di Jakarta
Ketertarikan masyarakat tidak lagi terbatas pada K-pop, tetapi juga meluas ke berbagai genre lain seperti indie, R&B, alternative, electronica, hingga pop-rock.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
KOREA SPOTLIGHT INDONESIA Siap Perkenalkan Warna Baru Musik 'Negeri Ginseng' di Jakarta
Bagikan