Indonesia dan Korea Selatan Sepakati Kerja Sama Migas, Fokus Teknologi Offshore

Soffi AmiraSoffi Amira - Sabtu, 04 April 2026
Indonesia dan Korea Selatan Sepakati Kerja Sama Migas, Fokus Teknologi Offshore

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan pertukaran 10 nota kesepahaman (MoU) Indonesia-Korea Selatan dalam kunjungan kenegaraan di Istana Kepresidenan Blue House, Seoul, Rabu (1/4/2026). (ANTARA/HO-BPMI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia dan Korea melakukan kerja sama di sektor minyak dan gas bumi yang ditandai dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) on the Cooperation in the Field of Offshore Plant Service Industry atau Memorandum Saling Pengertian (MSP).

MoU itu mencakup pengembangan teknologi terkait industri jasa instalasi di perairan, pembongkaran (Decommissioning) anjungan lepas pantai pasca-operasional minyak dan gas Bumi, serta pemanfaatan kembali (reutilization) anjungan lepas pantai pasca operasional minyak dan gas bumi.

Kedua negara itu juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama dan komunikasi antara sektor publik dan swasta, serta memperkuat kapasitas dan pengembangan sumber daya manusia di bidang minyak dan gas Bumi dan bidang terkait lainnya.

"MoU ini ditargetkan dapat memperkuat sinergi Indonesia dan Republik Korea dalam pengembangan industri jasa instalasi di perairan, termasuk dalam transfer teknologi, peningkatan kapasitas SDM, serta pembongkaran dan pemanfaatan kembali anjungan lepas pantai pasca-operasional minyak dan gas bumi," ujar Airlangga, Sabtu (3/4).

Baca juga:

Korea Selatan dan Indonesia Tingkatkan Kerja Sama Ketahanan Energi, Naikkan Level Kemitraan ke Posisi Komprehensif

Lebih lanjut, Airlangga menegaskan bahwa kerja sama ini juga membuka peluang besar bagi pelaku usaha industri energi nasional seperti Pertamina Group dan/atau perusahaan swasta untuk berpartisipasi dalam implementasi MoU dimaksud.

"Pemanfaatan kembali anjungan lepas pantai pasca-operasional minyak dan gas bumi nantinya direncanakan untuk dapat menjadi lokasi LNG Receiving Terminal serta lokasi Carbon Capture and Storage, dan hal ini terbuka bagi para pelaku industri energi nasional," jelas Airlangga.

Adapun, MoU ini berlaku selama lima tahun sejak tanggal penandatanganan dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua pihak.

Baca juga:

Wisatawan Indonesia kini Bisa Bayar Pakai QR Code di Korea Selatan

Kesepakatan ini juga tidak menciptakan kewajiban hukum yang mengikat secara internasional, namun menjadi landasan penting dalam memperkuat kemitraan strategis Indonesia–Korea di bidang energi khususnya sektor minyak dan gas bumi.

"Kerja sama ini mencerminkan komitmen kedua negara dalam mendorong pembangunan ekonomi secara berkesinambungan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain strategis dalam industri energi global," tutupnya. (Asp)

#Kerja Sama #Korea Selatan #Prabowo Subianto #Minyak Bumi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Polri tetapkan KSP Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (LSP) & 7 anggota polisi sebagai tersangka penyadapan Presiden Prabowo. Cek rincian kasusnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 03 November 2026
Bareskrim Tetapkan Jenderal LSP Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Fashion
Bawa Koleksi Berkelanjutan di JFW 2027, Jenama Asal Korsel Kimoui Incar Vendor Bahan Ramah Lingkungan Indonesia
Daya tarik eksplorasi material tersebut mendorong Kimoui untuk membuka peluang kerja sama dengan industri tekstil di Indonesia.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Bawa Koleksi Berkelanjutan di JFW 2027, Jenama Asal Korsel Kimoui Incar Vendor Bahan Ramah Lingkungan Indonesia
Fashion
Desainer Korsel Jung Hyo-chan Terpikat Batik Tulis, Buka Peluang Kolaborasi
Hyo-chan menilai kain batik tulis sejalan dengan nilai yang dimaksud berseni dan autentisitas tinggi yang sangat berharga.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Desainer Korsel Jung Hyo-chan Terpikat Batik Tulis, Buka Peluang Kolaborasi
Fashion
Fashion Kode Korea Selatan Dorong Desainer Indonesia Konsisten Berkarya
Upaya Kocca memboyong para praktisi mode fesyen Tanah Air tersebut merupakan implementasi kolaborasi yang nyata antara pihaknya dan JFW.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Fashion Kode Korea Selatan Dorong Desainer Indonesia Konsisten Berkarya
Fashion
Lewat K-Drama, JFW dan Kocca Kenalkan Fashion 2 Negara
Memanfaatkan K-drama untuk promosi koleksi baju.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Lewat K-Drama, JFW dan Kocca Kenalkan Fashion 2 Negara
Indonesia
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) buka suara alasan absen saat dicari Presiden Prabowo. KDM mengaku fokus memimpin pemadaman karhutla Gunung Ciremai.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,28 triliun untuk program Satu Orang Satu Rekening. Simak target dan kriteria penerimanya.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Dunia
Bukangi, Hiu Selebritas Busan, Dilepas ke Laut tapi Enggan Pergi
Sejak Bukangi masuk ke kanal di Busan, tim penyelamat telah berkali-kali mencoba menggiringnya ke laut lepas, membebaskannya ke habitat alami.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Bukangi, Hiu Selebritas Busan, Dilepas ke Laut tapi Enggan Pergi
Indonesia
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Presiden Prabowo Subianto curi perhatian publik saat mencari keberadaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) yang absen di acara Rakornas TPAKD. Simak momen uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Indonesia
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Cek hasil survei kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran terbaru dari Voxpol Center. Mayoritas publik, sekitar 63,3 persen, yakin mereka mampu memimpin dan atasi masalah negara!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Bagikan