MerahPutih.com - Insiden mengejutkan terjadi di Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (28/4), ketika KM Sabuk Nusantara 106 menabrak permukiman warga di dekat pelabuhan. Insiden itu diduga akibat gangguan mesin kapal saat hendak bersandar di dermaga sekitar pukul 09.45 WIT.
"Motifnya akibat kelalaian pihak kapal, namun tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini. Kerugian material diperkirakan Rp 60 juta," kata Kapolsek Banda, Iptu A. Rahayamtel, saat dikonfirmasi media, Rabu (29/4).
Baca juga:
Kapal Tenggelam di Mawasangka Tengah, 15 Orang Tewas dan 19 Dinyatakan Hilang
Kronologis Tabrakan Kapal
Kapal yang baru tiba dari Pelabuhan Amahai semula bersiap untuk sandar. Namun, pada jarak sekitar 500 meter dari dermaga, mesin kanan mengalami gangguan pada pengendali throttle sehingga kapal tetap melaju meski nakhoda sudah mengoper gigi mundur.
Upaya memperlambat laju kapal dengan menjatuhkan jangkar tidak berhasil. Akibatnya, kapal menabrak permukiman warga di sekitar pelabuhan.
"Olah gerak kapal menggunakan dua mesin, namun mesin kanan mengalami error pada handle throttle sehingga kapal tetap bergerak maju," imbuh Rahayamtel, dlansir Antara.
Meski kerugian material cukup besar, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.
Baca juga:
Banda Neira Hidupkan Realita Pahit Kelas Pekerja lewat Lagu 'Mimpilah Seliar-liarnya'
Dampak Kerusakan di Permukiman
Satu unit rumah warga rusak dengan kerugian sekitar Rp 10 juta. Selain itu, satu unit perahu panjang (long boat) dan mesin ketinting milik warga juga hancur, dengan kerugian mencapai Rp 50 juta. (*)