Viral

Akun Twitter Bill Gates, Elon Musk, Hingga Barack Obama Dibajak Hacker, Kok Bisa?

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2020
Akun Twitter Bill Gates, Elon Musk, Hingga Barack Obama Dibajak Hacker, Kok Bisa?

Akun Twitter figur terkenal diretas (Foto: Republic World)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEJADIAN menggemparkan terjadi di dunia Twitter pada Rabu 15 Juli 2020. Beberapa akun media sosial Twitter milik para petinggi perusahaan teknologi diretas. Lusinan figur terkenal asal Amerika, seperti Joseph. R. Biden Jr., Barack Obama, Kanye West, Bill Gates, Michael Bloomberg, Elon Musk, hingga Apple yang jadi korbannya.

Semuanya mencuit satu pesan yang mirip di Twitter yaitu meminta followers-nya untuk mengirim Bitcoin kemudian para tokoh tersebut akan melipatgandakannya. Penipuan ini jadi salah satu pembajakan teraneh dan terbesar yang pernah terjadi.

Baca juga:

Twitter Berantas Penyebar Teori Konspirasi 5G Virus Corona

Awalnya gelombang serangan pertama hanya menyerang akun Twitter para pemimpin dan perusahaan cryptocurrency terkemuka seperti yang dikabarkan New York Times. Tak berapa lama kemudian daftar korbannya meluas pada akun tokoh-tokoh politik, hiburan, dan teknologi asal Amerika Serikat.

Akun Twitter Bill Gates, Elon Musk, Hingga Barack Obama Dibajak Hacker, Kok Bisa?
Kekacauan dimulai dari pesan penipuan yang ada di akun Twitter Elon Musk (Foto: Twitter/@elonmusk)

Kekacauan ini dimulai dari cuitan akun Elon Musk, Ceo Tesla yang sepertinya dibajak untuk melakukan penipuan Bitcoin. Lalu beberapa saat kemudian pesan serupa juga ditemukan dalam akun co-founder Microsoft, Bill Gates.

"Kami dapat mengonformasi bahwa tweet ini tidak dikirim oleh Bill Gates. Ini tampaknya merupakan bagian dari masalah yang lebih besar yang dihadapi Twitter. Media sosial berlogo burung biru tersebut menyadari hal ini dan sedang bekerja untuk memulihkan akun," jelas Teddy Schleifer, juru bicara Bill Gates.

Baca juga:

Kembali Terjadi, Twitter Tandai Video Trump sebagai Manipulasi Media

Mengutip laman The Verge, beberapa waktu setelah akun Elon Musk dan Bill Gates, gelombang peretasan berikutnya terjadi pada akun Apple, Uber, mantan presiden Amerika Serikat Barack Obama, Ceo Amazon Jeff Bezos, Jode Biden, Kanye West, Wiz Khalifa, xxxtentacion, dan mantan Walikota New York Mike Bloomberg.

Sayangnya beberapa pengguna telah tertipu dan mengirimkan uangnya. Sejauh ini, peretas telah mengumpulkan hampir USD 120 ribu atau Rp1,7 miliar.

Pihak Twitter segera menghapus pesan penipuan itu. Namun pada beberapa kasus cuitan yang sama dikirim kembali melalui satu akun yang sama. Ini jadi bukti bahwa Twitter tidak punya kekuatan untuk mengontrol pembajakan itu.

Akhirnya Twitter memutuskan untuk menonaktifkan beberapa layanannya termasuk menghentikan kemampuan pengguna terverifikasi untuk bisa mengunggah tweet dan tidak dapat mengganti kata sandi agar penipuan tidak menyebar lebih jauh. Hal ini merupakan kali pertama Twitter melakukan tindakan tersebut sepanjang sejarahnya berdiri.

"Ini hari yang berat bagi kami di Twitter. Kami semua merasa buruk hal ini bisa terjadi. Kami mendiagnosis dan akan membagikan semua hal ketika kami sudah memiliki pemahaman yang lebih lengkap tentang apa yang terjadi," ungkap Jack Dorsey selaku kepala eksekutif Twitter melalui akun Twitternya @jack.

Sampai saat ini belum diketahui penyebab pasti mengapa peratasan ini dapat terjadi. Namun berdasarkan investigasi dari pihak Twitter ditemukan bahwa beberapa akun karyawannya yang memiliki akses terhadap sistem internal telah dimasuki oleh serangan rekayasa sosial yang terkoordinasi.

Penipu kemudian menggunakan sistem internal Twitter itu untuk mendapatkan akses dan mengunggah tweet dari akun-akun para tokoh dunia.

Twitter juga sudah mengonfirmasi bahwa penipu menggunakan alat yang dimiliki karyawan untuk meretas namun tidak diketahui bagaimana peretas bisa mendapatkan akses tersebut. (sam)

Baca juga:

Bukan Sekadar Kata, Pengguna Twitter Kini Bisa Posting Tweet Suara

#Twitter #Hacker #Barack Obama #Bill Gates #Elon Musk #Jeff Bezos
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Tekno
Desain Rahasia Tesla Hingga Apple Berpotensi Dijual ke Kompetitor Buntut Data Engineering Luxshare Diretas 'RansomHub'
Hingga saat ini, baik pihak Luxshare maupun Apple masih bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi terkait ancaman serius ini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Desain Rahasia Tesla Hingga Apple Berpotensi Dijual ke Kompetitor Buntut Data Engineering Luxshare Diretas 'RansomHub'
Dunia
Dikecam di Berbagai Negara, X Akhirnya Hentikan Grok AI Lucuti Pakaian Orang Nyata
Kebijakan ini muncul setelah kekhawatiran luas atas deepfake AI yang diseksualisasi.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Dikecam di Berbagai Negara, X Akhirnya Hentikan Grok AI Lucuti Pakaian Orang Nyata
Tekno
Grok 'Tobat' Jadi Tukang Edit Bikini, Elon Musk Akhirnya Kena 'Ulti' Gubernur dan Jaksa Agung California
Keputusan xAI untuk menciptakan dan menyediakan tempat bagi predator untuk menyebarkan deepfake eksplisit, termasuk gambar anak-anak yang ditelanjangi secara digital, adalah tindakan keji
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
Grok 'Tobat' Jadi Tukang Edit Bikini, Elon Musk Akhirnya Kena 'Ulti' Gubernur dan Jaksa Agung California
Indonesia
Sri Mulyani Masuk Dewan Pengurus Gates Foundation, ini Tugas dan Perannya
Sri Mulyani ditunjuk sebagai Dewan Pengurus Gates Foundation. Lalu, apa saja tugas dan perannya di lembaga tersebut?
Soffi Amira - Rabu, 14 Januari 2026
Sri Mulyani Masuk Dewan Pengurus Gates Foundation, ini Tugas dan Perannya
Indonesia
Indonesia dan Malaysia Blokir Grok Milik Elon Musk, Kementerian Komdigi Soroti Pelanggaran HAM
Penggunaan Grok untuk memproduksi konten seksual eksplisit merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia, martabat, dan keamanan daring.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Indonesia dan Malaysia Blokir Grok Milik Elon Musk, Kementerian Komdigi Soroti Pelanggaran HAM
Indonesia
Gratiskan Layanan Internet Starlink untuk Korban Bencana Sumatra, Elon Musk: Tak Pantas Kami Ambil Untung
Starlink menyediakan layanan internet gratis bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatra hingga Desember 2025, kerja sama dengan pemerintah Indonesia dan BNPB.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 30 November 2025
Gratiskan Layanan Internet Starlink untuk Korban Bencana Sumatra, Elon Musk: Tak Pantas Kami Ambil Untung
Dunia
Elon Musk Luncurkan Pesaing Wikipedia, Namanya Grokipedia Semua Kontennya Ditulis AI
Hadir sebagai pesaing langsung Wikipedia, Musk menegaskan Grokipedia diklaim menyajikan informasi murni dan bebas propaganda yang seluruhnya ditulis AI.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Oktober 2025
Elon Musk Luncurkan Pesaing Wikipedia, Namanya Grokipedia Semua Kontennya Ditulis AI
Dunia
[HOAKS atau FAKTA]: Elon Musk Prediksi Manusia Mulai Punah Tahun 2026
Orang terkaya di dunia, Elon Musk, disebut-sebut memprediksi manusia akan mulai punah pada 2026. Cek Faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Oktober 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Elon Musk Prediksi Manusia Mulai Punah Tahun 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Elon Musk Luncurkan Tesla Pi Phone, Gratis Internet Seumur Hidup
Tidak ditemukan informasi yang membenarkan klaim Tesla merilis ponsel Pi Phone.
Dwi Astarini - Minggu, 12 Oktober 2025
[HOAKS atau FAKTA] : Elon Musk Luncurkan Tesla Pi Phone, Gratis Internet Seumur Hidup
Indonesia
Modus Hacker 'Bjorka' Indonesia 5 Tahun Lolos dari Kejaran Polisi
WFT diduga menggunakan dark web untuk beraksi meretas 4,9 juta data nasabah bank selama lima tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Oktober 2025
Modus Hacker 'Bjorka' Indonesia 5 Tahun Lolos dari Kejaran Polisi
Bagikan