Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Aktivis Buruh Jumhur Hidayat Sempat Dipanggil Istana, Sinyal Masuk Kabinet Prabowo?

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 27 April 2026
Aktivis Buruh Jumhur Hidayat Sempat Dipanggil Istana, Sinyal Masuk Kabinet Prabowo?

Arsip - Gedung Istana Merdeka Jakarta. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Prabowo Subianto dijadwalkan melantik sejumlah pejabat pada hari ini. Di tengah agenda tersebut, nama Jumhur Hidayat disebut masuk dalam bursa reshuffle terbatas.

Kabar itu dibenarkan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea. Ia mengungkapkan bahwa Jumhur memang sempat dipanggil ke Istana Negara pada pekan lalu, meski belum mengetahui posisi yang akan diemban.

“Iya, sempat dipanggil ke Istana minggu lalu,” kata Andi saat dikonfirmasi, Senin (27/4).

Baca juga:

Isu Reshuffle Kabinet Kembali Menguat: Qodari Geser, Hasan Nasbi Kembali Masuk

Meski demikian, Andi belum dapat memastikan jabatan yang akan diberikan kepada Jumhur dalam pelantikan tersebut. Ia menilai, jika benar Jumhur masuk dalam jajaran pemerintahan, hal itu akan menjadi momen penting bagi representasi kalangan buruh di tingkat kabinet.

Menurutnya, kehadiran tokoh buruh di dalam pemerintahan merupakan sebuah kehormatan bagi gerakan pekerja di Indonesia. Ia berharap sosok yang ditunjuk tetap membawa dan memperjuangkan nilai-nilai yang selama ini menjadi aspirasi kaum buruh.

“Ini merupakan sebuah kehormatan bagi gerakan buruh Indonesia. Kami berharap yang bersangkutan tidak meninggalkan idealisme buruh,” ujarnya.

Informasi yang beredar menyebut sejumlah posisi strategis akan mengalami pergantian, di antaranya Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), dan Kepala Badan Karantina Nasional.

Nama Dudung Abdurachman disebut akan menggantikan Muhammad Qodari sebagai Kepala Staf Presiden (KSP). Sementara itu, Qodari dikabarkan akan bergeser menjadi Juru Bicara Presiden sekaligus Kepala Bakom.

Baca juga:

Menghadap Prabowo, Bahlil Minta Wartawan Tunggu Informasi Perkembangan Reshuffle Kabinet

Selain itu, posisi Kepala Badan Karantina disebut akan diisi oleh Abdul Kadir Karding, yang sebelumnya menjabat Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) periode 2024–2025.

Nama lain yang turut mencuat adalah Hasan Nasbi, mantan Kepala President Communication Office (PCO), yang disebut akan ditunjuk sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Pria asal Sumatra Barat itu saat ini menjabat sebagai Komisaris Pertamina, setelah sebelumnya di-reshuffle dari Kabinet Merah Putih sebagai Kepala Komunikasi Kepresidenan Republik Indonesia yang dijabatnya sejak 19 Agustus 2024. (Pon)

#Reshuffle Kabinet #Aktivis #Buruh #Presiden Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Naikkan Tunjangan Kinerja Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan, Ini Kata Mensesneg
Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkap Presiden Prabowo Subianto menaikkan tunjangan kinerja prajurit TNI dan pegawai Kementerian Pertahanan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Naikkan Tunjangan Kinerja Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan, Ini Kata Mensesneg
Indonesia
Bukan Cuma Kereta, Prabowo Ingin Semua Kendaraan di Indonesia Berbasis Listrik
Presiden Prabowo menargetkan seluruh moda transportasi darat, mulai dari bus, truk, mobil hingga motor, beralih ke kendaraan listrik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Bukan Cuma Kereta, Prabowo Ingin Semua Kendaraan di Indonesia Berbasis Listrik
Indonesia
Prabowo Bangga Lulusan Terbaik IPDN dari Keluarga Buruh hingga Petani
"Saya mendapat laporan dari Menteri Dalam Negeri (Tito Karnavian), ‘Bapak Presiden, sepuluh lulusan terbaik dari angkatan ini semuanya berasal dari keluarga yang sangat sederhana'."
Frengky Aruan - Rabu, 29 Juli 2026
Prabowo Bangga Lulusan Terbaik IPDN dari Keluarga Buruh hingga Petani
Indonesia
Lantik 1.204 ASN Muda Lulusan IPDN, Prabowo: Jangan Korupsi dan Bikin Kebijakan yang Berbelit
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 1.204 Pamong Praja Muda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII tahun 2026.
Frengky Aruan - Rabu, 29 Juli 2026
Lantik 1.204 ASN Muda Lulusan IPDN, Prabowo: Jangan Korupsi dan Bikin Kebijakan yang Berbelit
Indonesia
Ribuan Buruh Garmen Jateng Terancam PHK, Said Iqbal Upayakan Negara Selamatkan Perusahaan
Ribuan buruh garmen di Jawa Tengah terancam PHK. Said Iqbal desak pemerintah segera turun tangan menyelamatkan perusahaan dan pekerja. Dua pabrik besar, PT Victoria Apparel dan PT Samwon, berpotensi merumahkan 1.500 pekerja.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Ribuan Buruh Garmen Jateng Terancam PHK, Said Iqbal Upayakan Negara Selamatkan Perusahaan
Indonesia
Prabowo: PT DSI Kelola Devisa Lebih dari USD 10,5 Miliar, Kebijakan Ekspor Satu Pintu Mulai Berbuah Hasil
Presiden Prabowo Subianto menyebut PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) telah mengelola devisa lebih dari USD 10,5 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
Prabowo: PT DSI Kelola Devisa Lebih dari USD 10,5 Miliar, Kebijakan Ekspor Satu Pintu Mulai Berbuah Hasil
Indonesia
Prabowo Pertanyakan Hilangnya Ribuan Triliun Kekayaan Negara, Singgung Kritik terhadap Program MBG
Dalam Sidang Kabinet, Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan minimnya perhatian terhadap hilangnya ribuan triliun kekayaan negara.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
Prabowo Pertanyakan Hilangnya Ribuan Triliun Kekayaan Negara, Singgung Kritik terhadap Program MBG
Indonesia
Prabowo Dorong Reformasi Birokrasi, Percepat Digitalisasi Pemerintahan dan Single National Identity Card
Prabowo menegaskan percepatan reformasi birokrasi melalui penyederhanaan regulasi, digitalisasi pemerintahan lewat GovTech, serta implementasi Single National Identity Card.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
Prabowo Dorong Reformasi Birokrasi, Percepat Digitalisasi Pemerintahan dan Single National Identity Card
Indonesia
Mensesneg Minta Hotman Paris Tak 'Seret' Nama Prabowo dalam Kasus Febrie Adriansyah
Menurut Prasetyo, pemerintah menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.
Frengky Aruan - Senin, 20 Juli 2026
Mensesneg Minta Hotman Paris Tak 'Seret' Nama Prabowo dalam Kasus Febrie Adriansyah
Indonesia
Prabowo Tanggapi Kritik Harga Beras, Tegaskan Petani Berhak Mendapat Penghasilan Layak
Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik soal harga beras. Ia menegaskan petani berhak memperoleh penghasilan yang layak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Prabowo Tanggapi Kritik Harga Beras, Tegaskan Petani Berhak Mendapat Penghasilan Layak
Bagikan