Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Aksi Jokowi Bagi-Bagi Sembako di Jalan Dinilai tak Elok dan Beresiko

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 13 April 2020
Aksi Jokowi Bagi-Bagi Sembako di Jalan Dinilai tak Elok dan Beresiko

Presiden Joko Widodo membagikan sembako ke pengemudi ojek online di depan Stasiun Palmerah. Gambar diunggah di akun Instagram @rizkyabie pada Kamis (9/4/2020).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat politik Ray Rangkuti mengkritisi aksi bagi-bagi bingkisan berlogo istana oleh Presiden Joko Widodo di Jalanan dikritik banyak masyarakat. Menurut Ray, kegiatan itu rentan menimbulkan kerumunan orang, apalagi di tengah pandemik COVID-19 seperti saat ini.

Ray berujar, kegiatan lama presiden yang senang membagi-bagi hadiah kepada masyarakat setiap melakukan perjalanan, sebaiknya dievaluasi di masa pandemik ini.

Baca Juga

Bantuan Sosial COVID-19 Rawan Diselewengkan

"Sebab sangat rentan pada terjadinya kerumunan dan pengumpulan orang,” kata Ray kepada wartawan, Senin (13/4).

Apalagi, situasi saat ini di Jakarta misalnya, tengah diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), serta secara nasional tengah dijalankan social distancing atau physical distancing. Maka dampak dari aksi “dermawan” Presiden di jalanan itu justru tidak sesuai dengan protokol tersebut.

“Tidak sesuai dengan anjuran presiden agar masyarakat menjaga jarak dan tidak perlu berada di luar rumah jika tidak ada hal yang amat sangat mendesak dan perlu,” tuturnya

Saat yang sama juga kegiatan ini dapat mengundang risiko kepada Presiden sendiri.

"Kita tidak tahu status para penerima, apakah sehat atau sedang mengalami sakit,” imbuhnya.

Direktur LIMa Ray Rangkuti dalam sebuah diskusi publik di Jakarta (MP/Gomes R)
Direktur LIMa Ray Rangkuti dalam sebuah diskusi publik di Jakarta (MP/Gomes R)

Jika aksi itu tidak dievaluasi dan masih saja dilakukan oleh Presiden, ia menilai justru akan membuat masyarakat menjadi keluar rumah atau ke jalanan jika mereka mendapat informasi bahwa presiden akan melewati jalan umum mereka.

“Dan hal ini juga dapat mengundang terjadinya kerumunan,” ujarnya.

Selain itu, Direktur Lingkar Madani ini juga memandang aksi bagi-bagi bingkisan ala Presiden di jalanan itu juga tidak ada konsep yang jelas.

Lalu, tak jelas apa tujuan pentingnya pembagian hadiah di tengah jalan seperti ini kepada masyarakat, khususnya di tengah pandemik Covid-19 ini. Apakah ini hendak menyatakan bahwa presiden memiliki kepakaan pada derita masyarakat kecil atau presiden hendak membantu beban mereka dengan hadiah-hadiah itu, atau sebagainya.

“Dalam kondisi normal, mungkin tindakan ini bisa dilihat sebagai kedekatan publik dengan pemimpinnya. Tapi dalam keadaan darurat seperti sekarang, tindakan kebaikan dan kedekatan baiknya lebih ditingkatkan mutunya menjadi lebih kuat dan memiliki implikasi besar,” tambahnya.

Peningkatan kedekatan Presiden kepada rakyat yang dimaksud Ray adalah melalui kebijakan dan policy yang jelas dan berpihak kepada rakyar.

“Yakni membuat kebijakan yang memastikan bahwa pandemik ini akan berlalu, dan masyarakat kita mendapat jaminan pangan selama pandemik ini berlangsung,” pungkasnya.

Baca Juga

Peringatan Yusril untuk Jokowi: Jangan Anggap Enteng Virus Corona

Bagi Ray, lompatan seperti inilah yang sedang ditunggu masyarakat Indonesia sampai hari ini. Berbagai kebijakan yang telah ditetapkan oleh presiden seperti belum terlihat implikasinya di tengah masyarakat.

“Salah satunya soal masih minimnya APD untuk para tenaga medis dan rapid test yang dinilai banyak orang masih jauh dari jumlah ideal. Langkah ini amat perlu agar kita terhindar dari musibah ini,” tutupnya. (Knu)

#Presiden Jokowi #Ray Rangkuti
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
Pengamat Beri Nilai 6 untuk Setahun Kinerja Prabowo-Gibran, Sebut Tata Kelola Pemerintahan Semrawut
Ray mencontohkan kerusuhan yang terjadi pada akhir Agustus 2025
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Oktober 2025
Pengamat Beri Nilai 6 untuk Setahun Kinerja Prabowo-Gibran, Sebut Tata Kelola Pemerintahan Semrawut
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Indonesia
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tiba dikediaman Jalan Kutai Utara 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo usai berlibur bersama cucunya di Bali, Sabtu (12/7).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 13 Juli 2025
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Indonesia
Pengamat Nilai RUU ASN Hambat Otonomi, Berpotensi Munculkan Konflik Pemerintah Pusat dan Daerah
Wacana perubahan dalam UU ASN tersebut mengusulkan agar kewenangan itu nantinya dapat dikembalikan kepada pemerintah pusat
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 03 Mei 2025
Pengamat Nilai RUU ASN Hambat Otonomi, Berpotensi Munculkan Konflik Pemerintah Pusat dan Daerah
Berita Foto
Anggota Watimpres Era Presiden Jokowi, Djan Faridz Jalani Pemeriksan KPK
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Djan Faridz usai menjalani pemeriksaan KPK di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta, Rabu (26/3/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 26 Maret 2025
Anggota Watimpres Era Presiden Jokowi, Djan Faridz Jalani Pemeriksan KPK
Indonesia
Pulang ke Solo, Jokowi Akan Dilibatkan dalam Kegiatan Kampung oleh Pengurus RT/RW Setempat
Jokowi diharapkan kembali berbaur dengan masyarakat di wilayah setempat.
Frengky Aruan - Selasa, 22 Oktober 2024
Pulang ke Solo, Jokowi Akan Dilibatkan dalam Kegiatan Kampung oleh Pengurus RT/RW Setempat
Indonesia
H-1 Pensiun, Mural Infrastruktur Era Jokowi Mejeng di Jalan Slamet Riyadi
Presiden Joko Widodo akan kembali ke Solo setelah purnatugas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 Oktober 2024
H-1 Pensiun, Mural Infrastruktur Era Jokowi Mejeng di Jalan Slamet Riyadi
Indonesia
Hari Kerja Terakhir di Istana Negara, Jokowi Bicarakan Proses Transisi Pemerintahan
Jokowi juga menggelar makan siang terakhir bersama jajaran menteri kabinet kerja
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 Oktober 2024
Hari Kerja Terakhir di Istana Negara, Jokowi Bicarakan Proses Transisi Pemerintahan
Lifestyle
Mitos Seputar Pohon Pulai yang Ditanam di Istana Negara oleh Jokowi
Presiden Joko Widodo menanam pohon pulai di perkarangan Istana Negara Jakarta pada Kamis (17/10) atau sebelum berakhirnya masa jabatan.
Frengky Aruan - Jumat, 18 Oktober 2024
Mitos Seputar Pohon Pulai yang Ditanam di Istana Negara oleh Jokowi
Bagikan